SEKOLAH

84 7 4
                                        

-chp 1 [SEKOLAH]

Di pagi hari yang cerah, hiduplah seekor manusia yang selalu rajin dan tanpa di bangunkan sudah bagun lebih awal dari bapaknya. Tentu dia adalah Seonwoo Eden, anak tunggal jeong ildu.

Dia bangun pagi, gosok gigi, cuci muka, makan pagi, pakai seragam, siap sekolah, itulah. Seonwoo Eden

Seonwoo berangkat mandiri [mandi sendiri] dengan motor ducati miliknya ke sekolah tanpa pamit pada Ildu.

"Dasar anak setan. Sek, kalo Seonwoo anak setan berarti gw setan dong? Lah Seonwoo mah bukan anak gw. Buang"

Kata siapa? Kata Ildu yang melihat Seonwoo pergi dari balkon atas. Dia sedang minum kopi bapack-bapack. kopi kafal afi

Di perjalanan ke sekolah, Seonwoo tentunya sangat santai sembari melepas tangannya dan memasukannya ke saku celana sekolahnya.

Wajahnya di tutupi helm menyelamat wajah tamvan dari benturan atau pun hal yang merusak wajah.

"Males banget anjing. Gue udah pinter pritil bajing, kagak usah sekolah aja gue bisa ngalahin bapak gue"

Gumamnya kesal karena malas sekolah di pagi hari itu yang merupakan hari terburuknya, Hari ulang tahun.

Saat asyik mengendarai motor tiba-tiba ada penampakan seperti anak kecil di tengah jalan. Anak itu berpakaian lusuh dengan rok seatas lutut dengan lenga pendek, rambut gerai sedikit pendek, berlari menyebrang namun kakinya seperti tidak terlihat.

Seonwoo reflek mengeluarkan tangannya dengan adrenalin yang meningkat secara tiba-tiba menarik rem dengan panik.

Saat itu anak itu hampir tertabrak namun Seonwoo untungnya dengan cepat menarik rem motornya, nafas Seonwoo menggebu-gebu antara panik dan terkejut.

"Woy! Lo mau mati hah!? Lo kira hebat gitu lari-lari ke tengah jalan!? Kagak! Bisa metong, bangsat!"

Teriak Seonwoo dengan penuh emosi pada anak itu. Anak itu hanya menunduk dan diam tanpa menangis atau pun takut.

Seonwoo menatap anak itu dengan heran namun dia segera mengikuti gerakan tangan anak itu yang menunjuk gang di sebelah kanan dimana anak itu akan menyebrang.

Mata Seonwoo membelak melihat topeng kelinci besar hampir tidak muat di gang yang agak sempit itu dengan tangan banyak seperti kelabang. Bisa di bilang, dia roh jahat.








"Seonwoo♡"

"Akh! Apa-apaan lo bangsat!?"

Seonwoo segera menarik gas motornya namun hantu itu muncul dari gang depannya dan membuat Seonwoo reflek turun dari motornya.








N
N
  N
   N
    G
      G
        G
          I
           I
            I
             N
               N
                 G
                   !
                   !
                   !



















B
R
U
K
K
!

Tubuh Seonwoo berguling keras dan punggungnya membentur dinding apartemen di samping jalan aspal.

"Akh! Ohok-ohok! lari.."

Gumam Seonwoo sembari bangun dengan bantuan dinding apartemen sebagai tumpuannya.

Badannya terasa nyeri dan sakit. Bagaimana tidak? Dia harus turun dari motor yang bergerak dengan kecepatan besar dan punggungnya membentur dinding dengan keras menghindari benturan kepala agar tidak terlalu pusing.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Mar 24 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

gw ga gay! ah masa~..Stories to obsess over. Discover now