We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

PROLOG!

1.1K 31 1
                                        

Di kota tempat keluarga-keluarga besar membangun kerajaan bisnisnya, ada empat nama yang selalu disebut bersama.
Empat anak laki-laki yang tumbuh dengan reputasi, prestasi, dan sorotan yang tidak pernah kecil.
Namun di balik itu semua, ada satu perasaan yang tumbuh diam-diam.
Dan hanya satu orang yang tidak menyadarinya.

JUHOON
KIM JU-HOON AS JUHOON

Juhoon dikenal sebagai yang paling tenang.
Ia jarang berbicara, tapi ketika ia membuka suara, semua orang mendengarkan. Bukan karena takut tapi karena tahu kata-katanya selalu tepat.
Ia cerdas. Bukan hanya sekadar pintar di kelas.
Juhoon sering mewakili sekolah dalam olimpiade sains dan debat nasional. Nilainya hampir selalu sempurna. Tapi jangan salah di lapangan basket, ia berubah.
Tinggi, fokus, dan mematikan saat pertandingan. Ia memimpin tim dengan tatapan dingin yang membuat lawan gentar.
Anak pengusaha properti besar. Kaya? Jelas.
Tapi ia tidak pernah pamer.
Teman-temannya tahu, kalau ada masalah serius Juhoon yang akan maju duluan.

JAMES
ZHAO YUFAN AS JAMES

Kalau Juhoon adalah ketenangan, James adalah melodi.
Ia tumbuh dengan suara piano setiap pagi. Ayahnya seorang produser musik ternama, dan darah seni mengalir kuat di nadinya.
James bisa mengubah suasana kelas hanya dengan satu lagu.
Ia sering mengisi acara sekolah, festival kota, bahkan pernah tampil di acara televisi lokal. Suaranya lembut tapi penuh emosi
jenis suara yang bikin orang diam tanpa sadar.
Cewek-cewek? Banyak.
Tapi James santai. Ia lebih peduli nada yang pas daripada drama yang tidak penting.

MARTIN
MARTIN EDWARS PARK AS MARTIN

Martin dan James sering disebut “duo panggung”.
Ayah Martin adalah komposer terkenal. Ia tumbuh di studio rekaman, terbiasa dengan gitar dan mikrofon.
Kalau James emosional, Martin karismatik.
Ia punya aura percaya diri yang natural. Senyumnya gampang bikin orang salah paham.
Tapi di antara mereka berempat, Martin paling peka membaca situasi.
Dan dia orang pertama yang menyadari sesuatu tentang Keonho.

SEONGHYEON
EOM SEONGHYEON AS SEONGHYEON

Seonghyeon adalah pusat perhatian bahkan tanpa ia sadari.
Juara satu hampir di setiap olimpiade akademik. Rangking pertama konsisten. Basket? Kapten tim setelah Juhoon lulus nanti.
Ia cepat, strategis, dan tidak mudah panik. Banyak yang bilang ia terlahir
untuk memimpin.
Perempuan' di sekolah? Tidak terhitung.
Tapi Seonghyeon terlalu fokus pada target dan persahabatannya.
Ia tidak pernah melihat tatapan berbeda yang selalu mengikutinya.
Baginya, semuanya sederhana.
Persahabatan ya persahabatan.

KEONHO
AHN KEONHO AS KEONHO

Keonho berbeda.
Ia tidak banyak bicara. Tatapannya tajam. Terkenal dingin dan sulit didekati.
Juara 1 Olimpiade Renang Internasional saat usia 16. Media sempat meliputnya. Banyak tawaran sponsor datang.
Tubuhnya terbentuk dari disiplin latihan bertahun-tahun. Banyak yang menyukainya dari siswi biasa sampai anak pejabat.
Ia tidak pernah merespon.
Bukan karena sombong.
Hanya karena hatinya sudah lama terisi.
Oleh satu orang.
Seonghyeon.
Dan semua orang melihat cara Keonho berubah saat berada di dekatnya.
Nada suaranya lebih pelan. Tatapannya lebih lembut. Bahkan ekspresinya yang biasanya datar bisa berubah hangat.
Semua orang sadar.
Kecuali Seonghyeon.

Between us, since childhoodStories to obsess over. Discover now