Keping Ke-0 : Dongeng 8 Bintang

1 0 0
                                        

Dahulu kala...

Dunia ini dikuasai oleh seorang Raja yang kejam nan serakah

Ia menaklukkan berbagai wilayah, mengambil alih dan memperluas wilayah kekuasaannya hingga ke setiap sudut benua

Tidak ada kebahagiaan disana bagi rakyatnya. Kerja paksa, perbudakan, pembunuhan, pelecehan, penyiksaan, segala kejahatan seakan jadi hal yang biasa di bawah pimpinan sang Raja.

Di mata rakyatnya, dia bukan lagi manusia, melainkan Raja Iblis yang menguasai dunia.

Walau begitu, tidak ada satupun orang yang dapat menentang kehendak sang Raja.

Sang Raja hanya maukan kekuasaan yang tiada batas, pemilik segalanya, harta tahta maupun nyawa

Namun..

Semua itu berakhir saat tiba-tiba saja Bintang Gelap jatuh tepat diatas istananya

Bintang itu mengamuk, berubah menjadi monster mengerikan yang memporak-porandakan seluruh dunia tanpa terkecuali.

Apapun yang ia lewati, berakhir mati seakan energi kehidupan disedot olehnya.

Penderitaan rakyat bertambah dengan kehadirannya.

Belum selesai dengan rasa takut terhadap kepemimpinan sang Raja, kini mereka dikelilingi rasa takut oleh sesosok monster yang entah datang dari mana.

Tidak ada yang bisa mengalahkannya, hanya kematian yang menunggu di depan sana

Di tengah keputusasaan itu, bersama dengan sisa kehidupan di sana, mereka berharap ada penyelamat yang menolong mereka.

Secara ajaib, permohonan mereka terwujud, muncullah segerombolan Bintang Terang yang tiba di dunia ini.

Ukurannya memang tak sebesar Bintang Gelap sebelumnya, namun itu tidak hanya 1, ada 7 bintang terang yang datang ke dunia itu dan membawa harapan baru bagi mereka.

Begitu mereka turun, pertempuran hebat terjadi, satu Bintang Gelap raksasa melawan tujuh Bintang Terang.

Bintang-bintang itu perlahan memperlihatkan wujud aslinya di tengah pertarungan, wujud makhluk besar nan gagah yang mempunyai kekuatan luar biasa.

Lalu 7 cahaya kecil dari tiap Bintang Terang itu meluncur ke arah mereka, memperlihatkan wujud manusia.

Tujuh manusia itu, melindungi mereka dari dampak pertarungan antar makhluk besar itu, menuntun mereka ke tempat perlindungan teraman, memastikan setiap nyawa yang tersisa selamat.

Setelah memastikan semua aman, ketujuh manusia itu kembali pada masing masing Bintang Terang miliknya, mengikuti pertarungan yang tersisa.

Dengan seluruh sisa tenaga, mereka mengalahkan monster dari Bintang Gelap itu, dan menyegelnya ke dalam lapisan dunia itu.

Penyegelan bukanlah akhir dari segalanya, muncul monster monster kecil yang kerap kali memangsa makhluk hidup tak terkecuali manusia, mereka disebut MOMAGEL.

Setelahnya ketujuh manusia sebelumnya, kemudian berjaga di dunia itu untuk menjaga segel tetap utuh, melindungi dunia itu dari berbagai serangan MOMAGEL.

Ketujuh manusia itu kemudian dikenal dengan sebutan ASTAKA.

ASTAKA dikenal punya kekuatan besar yang merupakan anugerah para Bintang Terang.

Namun, kekuatan mereka ternyata belum cukup untuk melawan MOMAGEL di seluruh penjuru benua secara bersamaan.

Anugerah itu kemudian dibagikan ke masyarakat sekitar, sehingga masyarakat sekitar sejak saat itu juga mendapat kekuatan yang sama dengan para ASTAKA sehingga dapat melawan berbagai ancaman MOAMGEL yang ada jika ASTAKA belum sempat menanganinya.

Anugerah itu mereka sebut dengan SHIKRA.

Sejak saat itu, peradaban baru dimulai, masyarakat mulai kembali bangkit bersama anugerah yang para ASTAKA berikan pada mereka, kota-kota dibagun, para Raja sebelumnya di berbagai wilayah kembali memerintah wilayah mereka, merebut kembali dari sisa sisa kekuasaan sang Raja yang Kejam.

Peradaban pulih dengan cepat dengan era baru, era manusia yang memiliki SHIKRA.

Disisi lain, ASTAKA juga kemudian juga ikut melanjutkan hidup mereka, dengan umur mereka yang panjang, dari generasi ke generasi, selama ribuan tahun mereka menjaga segel sembari melindungi masyarakat dari berbagai ancaman MOAMGEL yang tidak dapat ditangani masyarakat pada umumnya.

Semakin lama, perkembangan SHIKRA yang dimiliki masyarakat membuat mereka semakin kuat dan dapat mengatasi ancaman MOAMGEL dengan sendirinya, Hal itu membuat mereka tidak lagi memerlukan bantuan para ASTAKA

ASTAKA mulai jarang terlihat di tengah-tengah masyarakat, hingga di satu titik mereka tidak lagi muncul.

Sebagian masyarakat menganggap bahwa mereka telah menghilang, melebur bersama segel yang mereka buat, sebagian lainnya percaya ASTAKA masih hidup diantara kehidupan alam diluar sana, menjaga segel di daerah Terlarang, yang tidak pernah didatangi seorang pun manusia, daerah yang mereka namai KRASTA.

Walau mereka tidak pernah lagi melihat ASTAKA, manum mereka tetap mengenang jasa dan anugerah SHIKRA yang mereka berikan pada mereka. Kisah mereka menyelamatkan dunia tetap diceritakan dari mulut ke mulut, menjadi dongeng sebelum tidur yang menjadi tradisi masyarakat

Begitulah dongeng turun temurun yang masyarakat dunia itu percaya. Semua itu tidaklah salah. Benar, semua itu benar-benar terjadi. Tapi, apakah hanya sampai situ kisah para ASTAKA? Kenapa mereka menghilang perlahan dari masyarakat? Apakah mereka benar-benar masih ada? Bagaimana keadaan mereka sekarang?

Jawabannya iya, mereka ada dan hidup hingga saat ini. Lalu, setelah ini, seluruh pertanyaan itu akan segera terjawab. Perlahan tapi pasti.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jan 28 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

ASTAKAWhere stories live. Discover now