cerita ini kubuat untuk menutup kisah kita berdua, kisah yang kita alami dan dijalani bersama. dengan mu, kevin.. pria yang kutemui di sebuah game.
kan ku jadikan kamu sebagai tokoh inspirasi ceritaku, abadi lah di tulisanku dan gambarku
Libur sekolah selalu meninggalkan ruang kosong yang sama. Hari-hari yang terlalu panjang, terlalu sunyi, dan terlalu mudah diisi dengan hal-hal sepele. Pada 12 April 2025, aku dan temanku Dila memilih cara paling aman untuk mengusir kebosanan itu, bermain gim daring, tanpa tujuan, tanpa harapan apa pun.
kami berdua memang suka bermain gim itu karena kita bisa mencari teman dan relasi, awalnya aku menemukan rekomendasi dari aplikasi tiktok, tentang map favorit di gim roblox tersebut, namanya club social aquatic.
Oups ! Cette image n'est pas conforme à nos directives de contenu. Afin de continuer la publication, veuillez la retirer ou mettre en ligne une autre image.
aku pun masuk ke sebuah map bertema akuarium di Roblox-ruang digital dengan cahaya kebiruan dan suara air yang tidak pernah benar-benar basah. Di sana, aku dan dila foto foto di tempat yang menurut kami bagus dan pas untuk di posting nanti di instagram, setelah beberapa lama keliling itu map kami bertemu dengan sebuah avatar yang mencolok tinggi, diam, bahkan memiliki tato di tubuhnya dan memiliki nama yang terasa janggal. nenekkujanda. aku yang pertama kali menertawakannya. Ia tidak berniat apa-apa, hanya ingin membunuh waktu. candaan itu mulai berlanjut dan kami sempat menjalankan roleplayer singkat karena avatar aku dan dila kecil sedangkan avatar dia besar dan tinggi.
Avatar itu memperkenalkan diri sebagai Kevin. Karena namanya, aku memanggilnya om kevin, panggilan yang lahir tanpa makna, namun kelak terasa terlalu akrab untuk sekadar lelucon. Mereka bertanya tentang kota asal, tentang sekolah, tentang hal-hal kecil yang biasanya tidak diingat. Kevin berasal dari Jakarta Barat, anak SMA jurusan IPA. Dila tampak tertarik dengan nya karena dila memang menyukai anak SMA.
mulai dari situlah kami mulai sering bermain bersama, awalnya aku mencoblangkan dila dengan kevin, karena saat itu aku sedang dekat dengan pria yang ku suka.
suatu hari lagi dan lagi aku mendapatkan rekomendasi dari aplikasi tiktok tentang map piano digital, oh tentu saja aku sangat ingin mencobanya. saat ku masuk kedalam map itu suasana nya tenang langitnya selalu senja dan musik merdu menyertai nya, aku mencari posisi piano itu berada dan mulai mencoba memainkannya.
sial, itu susah sekali karena tombol nya terlalu kecil untuk jariku, saat itu aku memainkannya di ponsel ku. ku coba berulang kali tapi tetap saja susah. tiba tiba ada notif yang muncul di layar ponsel ku
"nenekkujanda-bergabung dengan anda" — apa ini? dia join ke map ku?
tidak lama dia datang menghampiri ku dengan avatarnya yang emo serba hitam, dia memanggilku ether karena itu namaku di roblox
"ether, main ini juga?" katanya.
aku membaca chat itu dan membalasnya "iyaa aku baru coba, tapi susah" ujar ku yang masih kesulitan untuk memencet tombol piano tersebut.
kevin membaca chat itu dan memintaku untuk bergantian dengan nya, baiklah aku kasih dia giliran untuk bermain. aku kagum dengan skill nya, ternyata dia mahir dengan ini, aku segera mengetik pujian yang tidak berhenti karena kagum.
"gila! ko bisa?!" ucapku
"bisa dong, gampang ini mah" katanya
setelah itu aku mulai di ajarkan not demi not, aku selalu mengeluh tidak bisa dan ini mustahil untuk dilakukan oleh ku. Kevin mengajari ku memainkan nada-nada sederhana. Tidak ada kata manis, tidak ada pujian berlebihan. Hanya suara piano yang dipencet perlahan, satu per satu, dan kehadiran yang tidak pergi.
Ada kebetulan yang berulang. Dan dari kebetulan itu, tumbuh kebiasaan.
hari demi hari aku selalu masuk kedalam map itu tanpa sadar karena ingin meningkatkan skill piano milikku, tapi kevin selalu bergabung untuk mendengarkan aku bermain dan dia ingin tahu sejauh mana progres ku dalam belajar main piano ini.
sesekali dia memujiku, skill ku meningkat tapi masih tetap salah, dia terus mengajariku agar bisa tapi sedikit susah karena roblox memiliki kata kata sensitif, setiap kali aku mengirim pesan selalu sensor entah apa alasannya, kasar? tidak juga.
komunikasi di roblox itu sulit, ada kata kata yang tidak bisa disampaikan disana, kevin mengejanya dan mengetik satu persatu dengan sabar untukku. dia cape. akhirnya dia keluar dari map itu dan mulai mengirim pesan pribadi di akun roblox ku
"ether, gua malas chat di roblox. selalu di sensor" yang dia katakan benar, aku juga capek selalu sensor setiap nengirim pesan, padahal itu tidaklah kasar.
dan disaat itulah dia menanyakan ku "ether ada ig? kalau ada ngobrol disana aja. kalau lu mau" pesan darinya. dia langsung mengirim nama akun miliknya.
apa ini?? instagram? serius dia ingin lebih lanjut? baiklah aku mau dan mengirim nama akun ku juga tanpa tahu bahwa satu klik itu akan membuka pintu yang sulit ditutup kembali.
Dari unggahan-unggahan Kevin, aku tahu ia anak gunung, penyuka alam, berkacamata, dengan senyum yang jarang berlebihan. Foto-fotonya tenang, seolah tidak sedang mengejar siapa pun. Perasaan Keii tumbuh lagi lebih jelas, lebih dalam, dan kali ini, lebih berbahaya.
Oups ! Cette image n'est pas conforme à nos directives de contenu. Afin de continuer la publication, veuillez la retirer ou mettre en ligne une autre image.
chat pertama ku dengannya, lucunya hanya demi not piano hahaha. disaat itu tidak ada gengsi yang menyertaiku, aku nyaman begitu saja dengan nya, seolah olah dia sudah teman lama ku.
hari demi hari kami selalu berkomunikasi lewat dm instagram, hal random semua dibahas oleh nya, suatu hari aku pernah posting gambar ku si story instagram dan dia komen di postingan ku "boleh tuh req gojo" katanya seperti itu.
Oups ! Cette image n'est pas conforme à nos directives de contenu. Afin de continuer la publication, veuillez la retirer ou mettre en ligne une autre image.
hal kecil seperti itu saja bisa memulai topik lebih jauh, sedangkan diriku berkomunikasi dengan nya. kata demi kata, kalimat demi kalimat terkirim.. semua semakin jelas. apa ini cinta yang mulai tumbuh??