Terlihat pertarungan hebat antara Tian Mo dan Li Xue.
"Li hentikan semua ini!" Ujar Tian Mo Dengan nada yang tegas.
"Buku itu adalah kunci kehidupan bagi pulau ini!" Amarah Li Xue sambil terus mengayunkan pedang miliknya.
"Jangan sampai aku membunuhmu Li Xue!" Amarah Tian Mo sambil menghempaskan pedangnya yang membuat Li Xue terjatuh.
Pertarungan berhenti sejenak, Tian Mo menarik nafas dalam-dalam.
"Kaisar Zhang Fei akan marah melihat buku milik mu ini Li" Ujar Tian Mo dengan nada lembut sambil menodongkan pedangnya ke arah Li Xue.
"Ramalanku selalu benar Tian Mo, a... Apakah kau tidak melihat halaman terakhirnya Mo?" Tanya Li Xue dengan nada kelelahan.
"Aku tidak memerlukan buku mu ini, biarlah kekuatanku menjadi saksi atas keberlangsungan hidup pulau ini (Pulau Honkai) dan Disappeared yang kau tulis sebagai ramalan ini akan menuntun mereka (Rakyat Pulau Honkai) menuju neraka Li" Ujar Tian Mo dengan penuh percaya diri dan penuh kewibawaan lalu membuang buku itu ke jurang (Gerbang Abyss).
"Apa yang kau lakukan Mo!, kau melakukan kesalahan paling fatal, Disappeared adalah kunci satu-satunya untuk mencegah semua ramalan yang akan terjadi!" Teriak Li Xue pada Tian Mo.
"Kehancuran yang kau maksud adalah anak bernama Seli?" Tanya Tian Mo pada Li Xue.
"Ya, dalam mimpiku dialah yang akan menghancurkan pulau Honkai dengan kekuatan gelap miliknya". Jawab Li Xue.
"Tapi dalam mimpiku, anak itu adalah keturunan Dewi cahaya yang agung, jadi mustahil baginya untuk menghancurkan pulau ini bukan?" Ujar Tian Mo dengan nada lembut.
"Maafkan aku Mo, tapi kali ini aku lebih percaya pada ramalanku" berkata dengan nada pelan lalu mengambil pedang miliknya dan menusukkannya pada perut Tian Mo.
"Sudah kuduga kau akan melakukan semua ini Li, tapi ingat suatu hal, dunia ini tidak akan membiarkan pembunuh sepertimu hidup dengan tenang dan jikalau Kaisar Zhang Fei mengetahui kau membunuhku ka... Kau akan dihukum Li" Ujar Tian Mo dengan nada kesakitan.
"Apa pun resikonya Mo aku akan menerimanya, maaf Mo kali ini kau kalah" Ujar Li Xue dengan nada penuh penyesalan lalu mendorong Tian Mo kedalam jurang yang sering di sebut sebagai gerbang Abyss atau gerbang iblis.
Saat Li Xue hendak pergi ia mendengar suara geraman dan tawaan yang mengerikan dari dalam jurang itu.
"Suara mengerikan apa itu?" Tanya Li Xue pada dirinya sendiri dengan nada yang ketakutan.
Saat ia kebingungan munculah sesosok iblis dari jurang tersebut.
"Terimakasih wahai manusia, akhirnya aku bisa terlepas dari pelindung gamma itu berkat dirimu" Ujar Iblis itu.
"I... Iblis kenapa ka... Kau ke... Keluar?!" Tanya Li Xue pada iblis itu dengan nada gugup karena ketakutan.
"Berkat tumbal yang kau berikan pelindung gamma menjadi rapuh dan mudah dihancurkan, oleh sebab itu aku menghancurkan pelindung gamma itu untuk kebebasan apa itu salah?" Jawab Iblis itu.
"Tian Mo!" Batin Li Xue.
"Aku juga menemukan buku ini yang berjudul Disappeared" Ujar iblis itu.
"Buku itu!, buku itu milikku, kembalikan lah" Ujar Li Xue.
"Sayangnya barang yang sudah ada di tanganku akan menjadi milikku" Ujar iblis itu.
"Buku itu sangat penting bagiku dan bagi pulau ini" Ujar Li Xue pada iblis itu.
"Ohh, sayangnya aku tidak sepolos itu, aku tahu buku ini adalah ramalan nyata bukan?" Tanya iblis itu pada Li Xue.
"Iblis itu sudah tahu tentang ramalanku" Batin Li Xue.
"Aku tidak ada urusan lagi denganmu terimakasih dan selamat tinggal manusia baik" Ujar iblis itu dengan nada yang lembut lalu menusuk Li Xue dengan kekuatan bayangannya.
"Akhirnya... Pulau ini akan kembali tunduk padaku, kekalahanku dulu hanya sebuah kesalahan, kini aku datang dengan persiapan yang lebih siap lagi haha..." Ujar iblis itu berbicara pada dirinya diantara derai tawa.
8 tahun lamanya, tahun 1878 terlihat suasana ramai di kerajaan Chai Pen, China. Hari itu adalah hari paling penting bagi kerajaan Chai Pen karena penobatan kekaisaran China anak Zhang Fei yaitu Wong Fei dari dinasti Fei.
"Menjadi kaisar bukan hanya sekadar tahta, tapi tanggung jawabmu juga untuk menjaga China wong" Ujar Xuyin ibu wong dengan nada lembut.
"Demi dinasti Fei aku Wong Fei akan segenap jiwa melindungi kerajaan Chai Pen meski nyawa menjadi taruhannya" Ujar Wong dengan penuh kewibawaan.
2 hari setelah acara itu, Minggu 7 April 1878 tepat pada pukul 08:56 seseorang datang dari pulau Honkai ke kerajaan Chai Pen dengan luka di sekujur tubuhnya.
"Xia Li, apa yang terjadi padamu, mengapa kau terluka parah?" Tanya Xuyin dengan cemas sambil memegang pipi Xia Li.
"Pu... Pulau Honkai, di... Diserang oleh i... Iblis" Ujar Xia Li sambil menahan sakit yang luar biasa.
"Diserang iblis?, kenapa bisa?, kemana perginya Tian Mo dan Li Xue?, bukan kah mereka pendekar yang di kirim oleh suami ku untuk menjaga pulau itu?" Tanya Xuyin pada Xia Li.
"Ti... Tian Mo tidak tahu kemana ta... Tapi Li Xue ter...terbunuh di jurang ke... Kematian, yang dimana ju... Jurang itu adalah ge... Gerbang iblis, na... Namun pelindung gamma nya telah ha... Hancur hingga membuat pa... Para iblis itu bisa le... Lepas dari pelindung gamma" Jawab Xia Li sebelum ia tidak sadarkan diri.
Malam hari, suasana yang seharusnya bahagia menjadi tegang bagi Xuyin.
"Zhang Fei suamiku" Ujar Xuyin pada Zhang Fei dengan nada lembut.
"Ada apa Xuyin istriku?" Tanya Zhang Fei.
"Tadi Xia Li kembali" Ujar Xuyin dengan nada lembut.
"Xia Li?!" Zhang Fei terkejut.
"Tapi..., Xia Li penuh luka, Xia Li berkata jikalau ada iblis yang menyerang pulau Honkai belakangan ini" Ujar Xuyin.
"Bagaimana bisa iblis itu kembali, bukankah Dewi cahaya yang agung telah menguncinya dengan pelindung gamma?, mustahil mereka bisa lepas dari pelindung gamma!" Ujar Zhang Fei keheranan.
"Tapi itu 3,5 abad yang lalu, saat kekaisaran China masih Lee Yong Dae dari dinasti Lee dan sekarang dinasti Fei, Xia Li juga mengatakan jikalau pulau Honkai membutuhkan bala bantuan dari kerajaan Chai Pen ini!" Ujar Xuyin.
Zhang Fei terdiam sejenak, ia menarik nafas dalam-dalam dan berpikir untuk mencari solusi yang paling baik untuk masalah ini.
"Jika aku pergi kesana bagaimana dengan nasib Xuyin?" Batin Zhang Fei.
"Akan ku pikirkan lagi nanti, sekarang kau istirahat saja dan jangan terlalu banyak pikiran, aku yang akan menyelesaikan semua masalah ini" Ujar Zhang Fei berusaha menenangkan hati Xuyin yang khawatir.
"Apa yang harus aku lakukan?, apakah aku akan pergi kesana?, atau aku suruh Wong Fei saja untuk pergi kesana?" Batin Zhang Fei.
YOU ARE READING
SELI Chapter 1
FantasySebuah pulau yang terletak di wilayah jepang, pulau itu bernama pulau Honkai, Pulau Honkai bergantung oleh sihir dan teknologi untuk tetap hidup, ramalan yang ditulis Li Xue menjadi panduan mereka untuk mengincar Seli tetapi mimpi Tian Mo selalu men...
