Hai guyss!!! 😆
Ini bukan full novel eps 1 yang biasa kalian baca biasanya, ini cuman tester untuk karya pertamaku, yaitu
"Another Side : Yang telah lama hilang".
Nah kalo bagus nanti aku post full episode nya di Wattpad!
AYO DUKUNG NOVELIST KECIL🥹
Selamat membaca, semoga kalian suka😉🎀
Malam itu Jack (Jasper gen 2) sedang memperkenalkan penemuan barunya yaitu, portal menuju dunia bawah tanah, yang merupakan tempat Dark Onyx Sang Dewa Kegelapan dan pasukannya. "Teman teman, biarkan aku menunjukan penemuan baruku ini,*dengan tegas* yang bakal bawa kita ke dunia bawah tanah, tempat kegelapan berada" kata Jack (Jasper) dengan nada tegas posisi betdiri dengan percaya diri
Tangan Jasper perlahan menarik kain yang menutupi penemuannya itu, lalu penemuan baru nya itu menjadi seusatu yang penting dan sangat dibutuhkan oleh ke 5 teman nya dan juga dirinya.
"Ha? Serius? Kalo beneran kita bisa lebih cepat menemui kegelapan" jawab Ray (Agate)
"Iya dong!!! Soalnya aku kemarin bantuin Jack bikin alat ini!" Seru Lune (Blune) dengan semangat dan meyakinkan teman temannya
"Yaudah sih kalo gitu, aku percaya" jawab Rini (Cetrine) dengan santai
"Aku ikut aja" Jawab Sarwa (Onyx) singkat Sarwa dengan dingin
"Nah sekarang cara buka portalmya gimana?" Tanya Sarwa santai dan dingin
Lalu Jack Jasper mulai mengambil buku mantranya, dan merapal satu persatu mantra itu, dan portal mulai terbuka
Saat Jack sudah membuka portal itu, tiba tiba mereka semua masuk secara paksa dan ditarik oleh magnet portal, dan terpisah di tempat yang berbeda beda.
Saat itu akhirnya Sarwa keluar juga dari portal, namun saat Sarwa berhasil keluar, Sarwa malah berada di suatu ruangan yang hanya di terangi lampu yang gemerlip kecil, ruangan aula besar yang megah dan ala ala jaman dahulu.
"Tempat apa ini?, kok rasanya asing dan gelap, tapi juga lumayan indah...*melunak* " tanya Sarwa
Saat Sarwa sedang berjalan kebingungan, langkahnya kecil namun penuh rasa penasaran, tiba tiba angin malam mulai membuat suasana ruangan itu jadi sesak dan dingin, dan tak lama setelah itu mulai perlahan muncul sesosok hitam, yang setiap sesosok hitam itu mendekat dan mengejar Sarwa, aura dingin dan suasana jadi semakin tegang.
Sarwa jadi mulai merasa takut namun sebagian hatinya merasa bingung dan penasaran soal keadaaan ini
"Kenapa sih ini?, kok tiba tiba jadi tegang gini?" Tanya Sarwa sambil hati kecil semakin penasaran. Tiba tiba sesosok hitam itu mulai turun dari posisi terbangnya dengan tenang, dan mulai menyentuh lantai ruangan itu
"Siapa disana?!" Teriak Sarwa takut.
Sesosok hitam itu mendekat dan sekarang persis didepan Sarwa, membuat Sarwa terdiam takut sementara tangannya memegangi sarung pedang kerisnya itu,
"Siapa kamu hah?! Gak usah dekat dekat!" Teriak Sarwa tegas. Namun sesosok hitam itu hanya diam dan wajah yang tertutup bayangan jubah,
"Gua bilang! Elu Siapa hah?!" teriak Sarwa kini lantang,
dan akhirnya Sesosok hitam itu berjalan mendekat lagi, langkahnya dingin, "Bagaimana manusia sepertimu bisa sampai di ruangan khusus ku?" Tanya sesosok hitam itu dengan dingin,
"Eh... aku juga gak tahu! Aku nyasar! Lah elu siapa sih?!" Jawab Sarwa makin bingung,
"Nyasar? Bagaimana bisa? Hal itu tak mungkin terjadi!, manusia sepertimu tak mungkin semudah itu bisa nyasar ke tempat ini!" Jawab sesosok hitam itu dengan tenang, "eh... itu sih gak penting, tapi elu nya siapa dulu?!" Jawab Sarwa mulai kesal karna bingung,
"Bagaimana kalau aku bilang...*seringai dingin* kau nyasar ditempat yang bisa membuatmu menyesal hidup, yaa tempat ini adalah tempat anak Dewa Kegelapan" jawab Sesosok hitam itu,
"mampus.... beneran teleport ke dunia kegelapan nih?!!! Jasper!!!! Kampret lu!" Gumam Sarwa didalam hatinya,
"Kenapa? Panik? Takut? Manusia sepertimu patut takut bertemu aku, sebagai pemilik ruangan ini yang merupakan sang anak Dewa Dark Onyx *nada rendah*" Tanya Sesosok hitam mengancam langkah dingin, memdekat ke Sarwa sebagai ancaman dan mengelilingi Sarwa dengan langkah dingin membuat udara diruangan itu terasa sesak suasananya menjadi tegang.
Sarwa mulai menodong pedang kerisnya dari sarung nya dan mencondongkannya ke arah sesosok hitam itu, dan sesosok hitam itu perlahan mundur dengan wajah menantang.
"Woah... tenang... udah main condong pedang aja, Sabar dong" kata sesosok hitam santai, "DIEM!" Singkat Sarwa marah. Lalu Sarwa mulai menyerang sesosok hitam itu dari belakang, namun ditepis
YOU ARE READING
Another Side : Yang telah lama hilang (Tester karya pertama)
Fantasy(Mohon hargai karya pertama dari penulis amatir😇) Tentang pertemuan Sarwa (MC) dengan sesosok penting yang ternyata masih ada di bagian kehidupan yang sama, namun pertemuan Sarwa dengan sosok itu bukanlah pertemuan yang baik, melainkan menjadi pert...
