"Aih Aih aih lagi lagi aku terjebak dalam fatamorgana yang tak kunjung usai tuhan berikan aku sebuah jawaban" kata seorang pemuda yang sibuk mencari loker pekerjaan. Dia kesana kemari mencari sebuah loker pekerjaan untuk menggerakkan perekonomian kompor keluarganya demi sesuap nasi dan hidangan tahu tempe.
Dalam sebuah perjalanan ia menangis sambil berlari untuk mencapai sesuatu yang ia tidak tahu sama sekali. Suatu hari dia mendapat sebuah uang yang sangat banyak hasil dari menjual product digital yang ia buat secara awur awuran. Itulah awal mula perjalanan ini dimulai
.
Dia kembali kesebuah kampungnya bernama new village, dan menginvite 3 orang anak2 muda disana untuk bekerjasama membangun sebuah new onderlanding. Bunga, Yemima dan Guritno, ketiga anak muda dari latar belakang yang berbeda2.
Bunga anak dari seseorang janda yang berjualan jajan yang sedang meniti karir untuk masa depan keluarganya. Sedangkan Yemima seorang pemuda pekerja cleaning service yang sedang sibuk untuk mencicil kendaraannya. Dan Guritno seorang gojek yang malas malasan tapi ia selalu menyapaku.
..
Ketiga anak tersebut berpotensi untuk mengembangkan onderlanding baru untuk new village.
Dan aku mengumpulkan ke 3 orang tuanya untuk berdiskusi dan bercakap2, setelah percakapan tersebut aku berhasil meyakinkan mereka untuk bergabung dengan onderlandingku.
.
Dengan uang sebanyak 2M itu aku menyekolahkan ke 3 anak tersebut. Lalu aku pergi ke mall untuk membelikan laptop Yemima dan bunga ku berikan satu laptop dan Guritno aku belikan 1 laptop sendiri.
.
Bunga dan Yemima aku beri uang 1,5 juta setiap bulan untuk biaya kehidupannya dan aku bebaskan mereka untuk bekerja atau apapun tapi satu hal mereka harus tetap belajar. Sedangkan Guritno pun sama kuberikan 1,5 juta untuk kegiatan mereka.
.
Bunga dan Yemima aku sekolahkan di lembaga matematika sedangkan Guritno aku sekolahkan di lembaga DKV. Mereka kuberi waktu 1 tahun untuk belajar dan berkembang untuk kemudian bergabung dengan onderlandingku.
.
Dan aku bingung menghabiskan uang 2M ini, akhirnya aku memanggil teman2ku Ebi dan Samo, yang kuberikan uang 500 juta untuk Samo dan Ebi 300 juta dengan itu kita membangun sebuah konten bersama selama 1 tahun dalam penantian ke 3 anak buahku tersebut. Samo sebagai perancang dan Ebi sebagai pemotret, sehingga konteku berjalan dengan lancar.
.
Tidak terasa 1 tahun telah berlalu
.
Akhirnya aku dan ke 3 anak buahku bertemu lagi, ke tiga anak buahku keberi waktu 2 tahun untuk mengembangkan potensinya dan melamar pekerjaan di sebuah onderlanding lain sedang aku menghabiskan uang 2M ini dengan bersekolah lagi di Mataram. Aku mengambil jurusan biologi untuk meneliti sebuah mekanik baru tentang dukun beranak. Selama 2 tahun itu aku bersama My Enrol melakukan perjalanan bersama pergi ke tempat wisata dan bermain monopoli,.
.
2 tahun hampir berlalu, pada penutupan wisudaku aku ingin melihat konser bersama my Enrol, dan semua keluargaku datang ke acara wisudaku bersma2 menggunakan Tank kecil milik mas Kira.
.
Lalu setelah itu aku pergi ke Solo untuk bertemu dengan Andromeda .....
YOU ARE READING
Sebuah negri yang makmur
Adventuretentang perjalanan seorang pemuda yang berjuang untuk memakmurkan kota kecilnya dengan caranya sendiri
