✦ Prolog.

125 14 1
                                        

jangan lupa voment + follow!
update kalo rame awokawok
btw, maap kalo banyak typo :p

────୨ৎ────

Ada sebuah kota terpencil bernama Kota Gapyeong. Disana, banyak pemuda yang sangat genius. Mereka sangat menikmati kota yang mereka tinggali.

Di sebuah rumah besar, terdapat satu keluarga yang sedang menonton televisi bersama.

"Beomgyu, tolong ambilkan popcorn yang ada di kulkas ya!"

"Iya ma!" ucap pemuda yang dipanggil Beomgyu.

Beomgyu adalah pemuda yang penurut, walaupun kadang ia sangat nakal sih.

Di kotanya, ia dijuluki "Pangeran Cantik" Karena wajahnya yang cantik seperti wanita. Tetapi ia tidak ingin dipanggil cantik, karena dia pria sejati katanya.

Back to real life. Beomgyu sedang mencari popcorn yang dimaksud mama nya di kulkas.

Ia pun melihat sekantong popcorn lalu mengambilnya untuk diberikan ke mamanya.

"Ini ma!" ucap Beomgyu sambil tersenyum. "Gyu mau main keluar dulu ya ma! Boleh ya?" ucap Beomgyu samnil memelas ke mamanya.

"Iya, sana main." jawab mamanya sambil mengacak-acak rambut Beomgyu. Beomgyu pun tersenyum lebar, "Makasih ma, aku jalan dulu ya!" ucap Beomgyu sambil berlari keluar rumah.

Setelah memakai sepatunya, Beomgyu pun berlari ke rumah teman dekatnya yang berada tidak jauh dari rumahnya. "Taehyun! Ayo main ke taman!!" teriak Beomgyu dari pagar rumah Taehyun.

"Iya sebentar!" sahut Taehyun dari dalam. Setelah menunggu selama beberapa menit, Taehyun pun keluar dari rumahnya. "Ayo!" ajak Taehyun. Beomgyu pun mengganguk-anggukan kepalanya. Padahal Beomgyu dan Taehyun sudah berumur 15 tahun, tapi tetap saja kelakuan mereka seperti bocah yang berumur 7 tahun.

Beomgyu dan Taehyun sudah sampai di taman, disana mereka melihat beberapa teman mereka yang sudah menunggu kedatangan mereka.

"Hei kalian! Ayo kesini!" teriak salah satu teman perempuan mereka.

Beomgyu dan Taehyun pun berlari mendekati mereka. "Eh? Emangnya hari ini ada tugas ya?" tanya Beomgyu kebingungan. "Sebenarnya ga ada sih, kami bosan. Jadinya kami ngerjain soal deh." ucap Seunghan, salah satu yang sedang mengerjakan soal.

"Oh begitu.. Omong-omong, kalian mau ikut main kejar-kejaran tidak?" tanya Beomgyu antusias. "Aku mau!" , "Aku juga mau!" jawab mereka serempak. 

"Baiklah, ayo kita main!"

***

Beomgyu hari ini bangun kesiangan karena kemarin ia bermain di taman lalu mengerjakan tugas kelompoknya dirumah Taehyun. Beomgyu pun buru-buru bersiap untuk pergi kesekolahnya.

"Gyu berangkat dulu ya ma, sarapan nya di sekolah aja. Bye ma!" teriak Beomgyu yang sedang memakai sepatunya di teras rumah. Lalu ia langsung berlari untuk mengejar bus sekolah yang sebentar lagi akan berangkat.

Untungnya, Beomgyu masih sempat menaiki bus sebelum pintu bus tertutup. "Hah..Hah.. Cape banget.." ucap Beomgyu yang kekurangan oksigen karena berlari terlalu kencang. 

Beomgyu pun duduk di kursi paling belakang bus sekolah, disebelahnya ada Jaemin, murid yang terkenal karena ketampanannya. "Hai!" sapa Jaemin yang sedang bermain game di ponselnya.

"Hai juga!" jawab Beomgyu, lalu ia pun melihat ke arah jendela bus sekolah. Ia sangat menikmati pemandangan di kotanya, indah dan sejuk.

Baru beberapa menit, Beomgyu sudah sampai di sekolahnya, SMP Haenam.

Beomgyu pun berjalan sambil tersenyum tengil, ia melihat Taehyun sedang bersama Eunseok yang sedang mengobrol sambil sesekali tertawa. Beomgyu ingin mengejutkan mereka berdua.

"DORR" teriak Beomgyi dari belakang Taehyun. 

"EH COPOT-COPOT, NGAGETIN AJA SIH!!!" teriak Taehyun kesal, Beomgyu pun tertawa terbahak-bahak karena reaksi Taehyun, Eunseok pun hanya bisa geleng-geleng sambil melihat kelakuan temannya yang jahil itu.

Beomgyu memang dikenal sebagai anak paling jahil dan nakal di sekolahnya. Walaupun nakal, Beomgyu adalah murid berprestasi disekolahnya.

Beomgyu, Taehyun dan Eunseok pun berjalan bersama ke kelas mereka, 9-2.

Setelah sampai, dikelas, mereka langsung duduk bersampingan, Beomgyu di kiri, Taehyun di tengah, dan Eunseok di kanan Taehyun.

Pelajaran pertama adalah Fisika, pelajaran paling dibenci semua murid di sekolah Haenam.

Beomgyu yang masih mengantuk pun tertidur sambil menyilangkan tangannya di meja. Guru yang menerangkan di depan menyadari bahwa Beomgyu tidur di kelasnya, tetapi ia tidak ingin membangunkannya karena ia tahu bahwa Beomgyu sudah pintar sejak ia lahir. Jadi, semua guru pun menerapkan prinsip yang sama saat melihat Beomgyu tertidur.

Tapi kali ini berbeda, Pak Kim harus membangunkan Beomgyu karena ia dipanggil ke ruang kepala sekolah. "Taehyun, tolong bangunkan Beomgyu." ucapnya. Taehyun pun mengganguk lalu menggoyang-goyangkan tubuh Beomgyu.

"Bangun Gyu.. Kamu dipanggil Pak Kim.." bisik Taehyun.

"Eung? Kenapa emangnya?" tanya Beomgyu. Taehyun hanya menggelengkan kepalanya.

Beomgyu pun berdiri lalu menguap karena masih mengantuk. "Kenapa Pak?" tanya Beomgyu.

"Kamu dipanggil ke ruang kepala sekolah, ada yang mau dibicarain katanya." jawab Pak Kim.

Beomgyu bingung, tetapi ia mengiyakan perkataan Pak Kim, lalu ia pun berjalan keluar kelas.

Beomgyu pun berjalan menuju ruang kepala sekolah, ia sesekali menengok ke kanan dan kekiri melihat murid yang lain sedang fokus belajar.

Setelah beberapa menit berjalan, Beomgyu pun sampai di ruang kepala sekolah, ia sedikit gugup karena baru pertama kali masuk ke sini.

Ia pun mengetuk pintu, lalu ada sahutan dari dalam yang menyuruhnya masuk, ia pun membuka pintunya sambil menunduk.

Beomgyu pun berdiri di depan meja Pak Kepala Sekolah.

"Ada apa ya pak?" tanya Beomgyu takut-takut.

Pak Kepala Sekolah, alias Pak Kang. Terkekeh pelan melihat Beomgyu yang takut pada dirinya.

"Kamu mendapat beasiswa, apakah kamu senang?"

"Eh?"

── .✦. to be continued :p

ini pertama kalinya ak nulis wp bjir, hope u like my story ygy.

ini pertama kalinya ak nulis wp bjir, hope u like my story ygy

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

ANGKAT TANGAN YANG ISTRINYA BEOMGYUUUUUU ☝🏻☝🏻🤭🤭

About You, B. - SoogyuWhere stories live. Discover now