Si Brengsek

7.3K 291 16
                                        

"Apa-apaan, si brengsek itu berani berkhianat!?"

Suara keterkejutan bergema di seluruh apartemen mewah itu, begitu kerasnya hingga lampu kristal di langit-langit tampak bergetar.

Mata Qi Chen tampak memerah: "Aku belajar banyak hal hanya untuknya. Dia bilang suka masakanku, jadi aku belajar memasak untuknya. Dia bilang suka bermain game, jadi aku bermain dengannya, meskipun aku tidak tahu cara bermainnya. Aku melakukannya hanya karena dia suka."

Zheng Peng dengan santai bertanya, "Game apa?"

"Wen Dao*," jawab Qi Chen. "Game holografik yang sangat populer beberapa tahun terakhir itu. Ingat waktu dirilis? Aku bahkan memberinya sebuah game pod sebagai hadiah"

*Wen Dao (问道) "Mencari Kebenaran".

Zheng Peng teringat.

Itu benar-benar salah satu game paling populer dalam beberapa tahun terakhir.

Di penghujung abad ke-21, tim teknologi modern akhirnya mengembangkan game holografik berskala besar, Wen Dao. Setelah penyempurnaan selama beberapa generasi, game ini memungkinkan pemain memasuki pod game dan merasakan simulasi yang 100% realistis, tak berbeda dari kenyataan. Yang lebih menakjubkan lagi adalah dunia Wen Dao yang luas dan bebas hampir seluruhnya dibangun oleh pemain, dengan guild dan markas yang dibentuk oleh para pemain sendiri, menjadikan game itu sangat menarik. Zheng Peng merenung, "Jadi si brengsek itu juga main game."

Qi Chen mengangguk.

Zheng Peng berkata, "Jangan khawatirkan dia. Orang seperti itu tidak pantas mendapatkan simpatimu. Dia mungkin akan melakukan hal yang sama kepada orang lain. Ayo laporkan dia ke polisi, atau ungkapkan perbuatan buruknya dan beri tahu semua orang."

Qi Chen tampak sedih: "Saat ini, media hanya menunggu untuk mencari-cari kesalahanku. Aku tidak peduli, tapi orang tuaku sudah tua. Aku tidak ingin membuat mereka khawatir. Kalau mereka tahu, semuanya akan jadi sangat sulit."

Zheng Peng merasa sedikit simpati. Berada di industri hiburan membuat segalanya semakin rumit. "Jangan khawatir, semuanya akan baik-baik saja." Zheng Peng menepuk punggung temannya. "Orang seperti dia akan menerima akibatnya."

Qi Chen dengan lesu menyetujui, jelas mabuk, dan segera tertidur. Zheng Peng sendiri tidak terlalu mabuk, tapi ia sudah siap untuk tidur karena sudah larut malam. Ia tidak berencana untuk begadang lebih lama lagi. Tepat saat hendak tidur, ponsel Zheng Peng tiba-tiba bergetar. Itu notifikasi tren dari Weibo, dan key word-nya adalah nama temannya.

Bergegas ke komputernya, Zheng Peng membuka Weibo dan benar saja, topik yang menjadi tren teratas adalah:

#HubunganPenyanyiQiChen Terungkap#

Postingan tersebut telah direpost dan disukai berkali-kali.

Saat menggulir ke bawah, Zheng Peng melihat bagian komentar penuh dengan ejekan:

"Dia pernah bilang tidak sedang berkencan dengan siapa pun."

"Baru bulan lalu dia masih menyangkalnya, dan sekarang dia malah membocorkan foto-fotonya."

"Kudengar mereka sudah putus."

"Hahaha, mungkin diputusin. Rasakan."

"Ya, benar."

Banyak netizen yang ikut-ikutan mengejek Qi Chen munafik. Mereka tidak tahu kalau si brengsek itu tidak mau mempublikasikan hubungan mereka, dan sekarang melimpahkan semua kesalahan pada teman Zheng Peng. Egois dan menjijikkan. Melihat kesalahpahaman dan asumsi jahat orang-orang tentang temannya, Zheng Peng begitu geram hingga gemetar. Wajahnya yang manis memerah karena marah. Zheng Peng menelepon manajer Qi Chen: "Ge, Qi Chen mabuk dan tidur di rumahku. Ada apa dengan topik yang sedang tren di Weibo?"

✅[BL] Sorry, Wrong Target! (Tian Xuning & Zi Yu)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang