Sebuah tirai berwarna pink terbuka lebar sehingga sinar matahari leluasa masuk ke dalam kamar yang bernuansa pink putih itu.
" Qeela sayang, bangun!".mamah aqeela mengusap Surai coklat anaknya dengan lembut.
" Mamaaa... ini masih jam berapa coba..qeela masih ngantuk banget, sepuluh menit lagi yaa".
"Sayang, kamu lupa hari ini hari pertama kamu masuk kerja?".
Seketika Aqeela tersentak bangun.
" Yang bener mah? Ya ampun, aku lupa iyaiya ni qeela siap siap" aqeela segera bangkit dari tempat tidurnya.
" ya udah cepet ya, mamah sama papah tunggu dimeja makan".
.
.
Aqeela merapihkan barang bawaannya sambil menuruni tangga ke meja makan.
" Pa?".
"Iya sayang".
" Papa ngerekomendasiin aku kemana?".
" Ke salah satu perusahaan yang kamu impikan, besar dan sukses, kamu tenang aja "
"Hhh iya deh, papa anter aku kan?".
" Untuk hari ini iya ".
Mereka melanjutkan makan.
Fyi, keluarga aqeela bukanlah keluarga biasa, mereka adalah keluarga kaya, dan punya perusahaan sendiri, aqeela baru saja menamatkan S1 nya, dan papanya ingin dia punya pengalaman kerja dari bawah, karena itu dia tidak langsung ditempatkan di perusahaan papanya, Nicolas Widjaja ingin anaknya mandiri, apa yang akan terjadi jika dia langsung menempatkan aqeela di perusahaannya? pasti semua orang memperlakukannya sebagai bos karna dia anak CEO perusahaan itu.
.
.
.
Dilain tempat, seorang CEO dari sebuah perusahaan besar baru saja sampai dikantornya, dia mendapat sambutan ramah dari seluruh karyawan kantornya, sayangnya, sikapnya yang dingin membuatnya tak pernah menyapa balik seluruh karyawannya, bahkan tersenyum pun tidak.
" Pagi, pak"
" Hm,ada apa?"
"Hari ini sekertaris bapak yang baru akan tiba".
" Dia lulusan mana?".
" Oxford university pak"
Harry mendadak berhenti, dia merasa tertarik karena belum pernah mendapat sekretaris lulusan Oxford, mantan sekretarisnya kebanyakan lulusan universitas Nasional, memang sudah bukan rahasia lagi, vaughan crop, memiliki seorang CEO galak dan dingin sehingga semua sekretarisnya tidak dapat bertahan lebih dari 2 minggu.
"laki-laki atau perempuan?".
" Perempuan pak".
" Baik, kalo sudah sampai suruh langsung keruangan saya".
"Baik pak".
Harry langsung masuk ke ruangannya.
Drrrtt.... Drrrtt....
Ponsel Harry berbunyi.
' wiliam '
'kenapa dia nelfon pagi pagi gini ' gumam Harry.
Harry mengangkatnya.
" Woyy Kanpa lo gak ngasih tau gue?".
"Lo stres ya? ngasih tau apa coba?. tiba tiba nelfon gue dan marahin gue lagi".
