Sutsujin adalah Pria yang bisa di bilang tampan dan cantik. Sutsujin selalu bahagia setiap hari. Namun, kebahagiaan itu perlahan menghilang saat ia lulus Kuliah.
Karna, ia susah sekali untuk mendapatkan pekerjaan. bahkan waktu itu ia di pecat di karenakan kecerobohan nya sendiri.
hingga akhirnya, saat sutsujin melewati rumah temannya. ia melihat poster yang berisi tentang pekerjaan. namun pekerjaan nya itu adalah Babysitter.
"Lumayan nih, gua coba kali ya? " gumam sutsujin. sutsujin akhirnya meraih Handphone nya dan menelpon nomor yang ada di poster itu.
saat di angkat, sutsujin mulai memberikan salam dan mulai bertanya dengan suara pelan. namum masih dapat di dengar.
"Kira-kira di gaji berapa pak? " tanya sutsujin
"5 juta, kalau cocok nanti saya naikin gaji kamu jadi 8 juta" ucap orang di telfon itu.
sutsujin terdiam sejenak, ia mulai berfikir keras. ia berfikir, mana ada pekerjaan babysitter bisa di gaji begitu banyak. mungkin babysitter nya rafathar? 🥰
setelah berfikir, sutsujin akhirnya setuju juga.
......
Sesampainya di lokasi, sutsujin sedikit terkejut saat melihat mansion yang besar dan.. mewah.
"anjing, Kira-kira berapa ya mansion sebesar ini? 2 miliar dollar apa?" bingung sutsujin
saat sedang bergumam, Tiba-tiba ada sosok besar dan tinggi membuka pintu. sutsujin yang awalnya bergumam mulai kicep saat melihat pemilik rumah.
"Arthur ya? "
"eh, iya pak" ucap sutsujin sambil mengeluarkan senyuman manis nya itu.
"saya Rinz. oh iya, anak saya ada di dalam. kamu masuk saja" ucap Rinz dan di angguki oleh sutsujin.
saat sutsujin masuk, ia hanya bisa melongo saat melihat dekorasi dan barang-barang mewah di mansion itu. bahkan ada hiasan yang dari emas. jiwa kemiskinan sutsujin mulai bergetar saat melihat semua itu.
"ini Sheyna, anak saya. dia baru berumur 1 tahun, jadi tolong jaga dengan baik" ucap Rinz
"Sheyna? tapi.. istri bapak mana? " tanya sutsujin dengan tiba-tiba yang membuat Rinz terdiam. ekspresi Rinz terlihat bingung dan kesal.
"istri saya udah sama pria lain." ucap Rinz yang membuat sutsujin terdiam sesaat.
"ah? maaf ya pak kalau saya lancang."
"gapapa, kalau gitu saya pergi dulu. ada urusan penting." ucap Rinz, sedangkan sutsujin hanya mengangguk-mengangguk saja.
Rinz akhirnya meraih jaket yang ada di sofa lalu pergi.
setelah Rinz pergi, Sheyna malah merangkak ke arah Rinz, seolah ingin mengejar ayahnya itu, tapi di cegah oleh sutsujin. sutsujin dengan cepat menggendong Sheyna yang akan mengejar Rinz.
"Sheyna disini aja ya? sama kakak." ucap sutsujin, namun Sheyna malah menangis saat sutsujin mencegah nya untuk mengikuti Rinz. tangisan Sheyna semakin keras saat Rinz sudah pergi dengan mobil nya.
sutsujin panik saat tangisan Sheyna semakin keras, ia mulai berlari kecil ke dapur dengan Sheyna di gendongan nya. sesampainya di dapur, ia mulai membuatkan susu untuk Sheyna
setalah berhasil membuat susu, sutsujin memberikan nya pada Sheyna. Sheyna mulai meminum nya dengan sedikit mengantuk akibat menangis terlalu keras.
setelah beberapa saat, Sheyna akhirnya tertidur di gendongan sutsujin. sutsujin akhirnya mulai mencari kamar milik Sheyna, setelah menemukan nya, sutsujin meletakkannya di box bayi dengan hati-hati.
"anjing, baru awal masuk aja udah nangis, apalagi kalau udah lama kerja." ucap sutsujin dengan kesal.
"tapi gapapa sih. bapaknya ganteng" gumam sutsujin, sutsujin akhirnya tertawa kecil saat pikiran nya tertuju pada Rinz.
TBC
Seginii dulu yak? besok gua kok, tenang ajaaa, hehehe
jujurly gua sebenarnya tadi mau up wp Skyren, tapi ga jadi, mwehehehe
BESOKKK GUA UP, SOREE ATAU GA MALEMMM, HEHEHEE
YOU ARE READING
Babysitter? (Rinsu)
Fanfictionkalo gasuka skip aja #BxB #no copy #100% murni dari otak author #bahasa non baku #🔞 Top: Rinz Bottom: sutsujin
