Eps 69.
Akhirnya selesai acara, nata dan archen langsung menuju ke kamar hotel utama yang sudah di siapkan mama dan papa archen, sesampainya di kamar kedua nya langsung merebahkan diri ke kasur setelah seharian penuh melayani tamu rasanya sangat lelah
Nata "akhirnya.. selesai cape banget"
Archen "iya cape, acara abis ini gak."
Nata*perasaan aku gak enak, jadinya,
"em..suam, bantuin bukain resleting baju di belakang"
Archen langsung berdiri memasang wajah smrik
Archen "buka semua aja"
Ucapnya dengan menggigit bibir bawahnya menggoda dan menakut-nakuti nata.
Nata "serem kamu, gak sopan sama yang lebih tua"
Ucapnya agar, lebih santai karna sekarang nata sedang di tatap seseorang yang terlihat seperti serigala yang kelaparan.
Archen*smrik "aku udah besar umur ku 20 tahun, aku tau cara memperkosa"
Ucapnya dengan sangat santai membuat nata benar benar ketakutan. rasanya archen yang selalu lucu berubah menjadi serigala dalam satu malam ini.
Nata"jangan ngomong gitu,aku gak suka kamu serem".
Tanpa aba-aba archen langsung membuka pakaiannya nata, tanpa persetujuan dari nata dengan kasar dan tak menyisakan apapun nata bahkan sangat terkejut malu jadi satu kini terlihat jelas lekuk tubuh nata yang indah, dan bokong nya yang semok.. archen langsung membanting nata ke kasur, nata terlalu takut untuk melawan, karna dia melihat jelas sosok di depan nya benar benar kelaparan.., archen memolai dari mencium bibir pink nata..
Nata "emh~~~ ah~~~s-top~"
Rasanya sangat sesak, archen benar benar kasar. setelah puas archen melepasnya untuk memastikan nata bernafas bibir pink nata kini mengeluarkan darah, archen mengelapnya dengan dari nya lalu memakan nya nata hanya diam rasanya waktu begitu cepat, archen manis dan lucu berubah jadi seperti hewan buas.., setelah nya archen membuka pakaiannya sendiri tak menyisakan apapun. Dia mengambil kondom yang sudah di siapkan nya di lemari ada 2 kardus dan berisi sekitar 24 pcs.., tapi sebelum menyetubuhi nata dia membuka mulut nata paksa memasukkan 'miliknya' ke mulut nata ..nata terkejut hampir tak muat karna terlalu besar .. tapi archen memaksa nya.
Archen "telan s-ayang ~~~ ah~~ sial s-angat nikmat ~~"
Nata hanya bisa menangis rasanya seperti ingin muntah.. setelah archen puas, melepas nya tapi memastikan kalo nata benar' menelan nya nata tersedak.
Nata "uhuk..uhuk..uhuk..s-top?. Hiks ..h-iks"
Archen hanya tersenyum lalu mengecup kening nata dengan lembut, mengambil semua kondom dan memperlihatkan nya ke nata dan berbisik di telinganya pelan.
Archen "kita habis, kan malam ini"
Nata langsung mematung, lalu menangis ini permulaan tapi dia sudah tak sanggup.
Nata "hiks... jangan ya? Hiks.."
Archen "memohon lah,di bawah ku baby~~"
Archen langsung memasang kondom nya, dan tanpa persetujuan nata membuka kaki nata lebar, dan memasukkan nya hingga mentok tanpa ampun nata meringis kesakitan menangis bahkan berteriak.
Nata"akhhhh...ah~~shsss~~emh~sakit~~ ah~stop~ hiks..hiks"
Archen tersenyum puas, rasanya hasrat yang sudah tertahan, kini terbayar.., archen mengentakan nya sampai mentok nata berteriak
Nata "AKHHHHHH...."
Archen "ahaha...memohon lah, baby di bawah ku ..wajah mu sangat cantik ketika meringis dan menangis"
Archen menyelesaikan permainan nya dari pukul 08.00 sampai 00.15 bahkan nata sudah berbaring lemas tapi archen tak peduli, terus menghentakkan nya sekarang mungkin sudah hentakan ke 45x nata benar benar lemas, tak berdaya tapi dia tetap terus mendesah dan meringis.. menangis karna sakit, tapi justru membuat archen semakin bergairah dan panas.
Archen "kita baru habis, kondom 8 kau sudah lemas baby? kurang 16 lagi? jadi nikmati lah"*smrik
Nata benar benar sudah tak kuat, kasur sudah basah, tanda merah di badannya sangat banyak bahkan di area pribadi nya, archen benar benar hilang akal. Akhirnya nata pingsan di pukul 03.00 pas archen tetap melanjutkan nya, tak mempedulikan nata sekarang sudah hentakan ke 79x.., punggung archen ada banyak cakaran nata yang sudah tak kuat, dan di tubuh nata banyak bekas cupang bahkan bukan merah tapi abuh bengkak, sampai akhirnya nata terbangun lemas, di kasur yang sudah basah, tubuh lengket bau sperma di mana mana... matahari sudah muncul dan di sebelah nya ada archen yang juga tertidur. Nata hendak berdiri tapi nihil tubuhnya sudah sangat lemas, dan tak berdaya dia juga merasa tak nyaman dan saat dia melihat ke bawah selimut, milik archen masih di dalam, belum di keluarkan,, itu membuat nata reflek menampar archen yang memeluk nya archen terbangun..
Archen menguap lalu tersenyum ke arah nata yang sekarang memasang wajah jengkel "kenapa?" Tanyanya tanpa berdosa
Nata "keluarkan milik mu, cepat."
Archen*smrik dan menghentakkan nya sekali lagi, nata menjerit
Nata "AKHHHHHHHHH brengsek"
Archen hanya tersenyum mengeluarkan miliknya, lalu berdiri dengan santai, sementara nata sangat jengkel ke archen.
Archen "ayo mandi..tuh tubuh kamu udah lengket"
Nata menatap archen seolah berbicara 'ini kan ulah mu brengsek'
archen mengendong nata, tanpa persetujuan nata, tapi nata justru menangis archen menatapnya bingung
Archen "kenapa?"
Nata "sakit..hiks hiks .."
Archen baru sadar, kalo tubuh nata banyak yang luka akibat nya, jadi tersentuh sedikit rasanya pasti perih dan sakit.
Archen "nanti aku salepin, sekarang mandi dulu ya?"
Ucapnya dengan nada yang halus, agar tak membuat nata lebih jengkel dan sedih, nata mengguk
Saat keduanya mandi, archen sudah menelepon resepsionis hotel untuk menggantikan sprei nya yang basah, jadi saat keduanya selesai kamar hotel sudah rapih kembali dan sudah ada sarapan juga di meja, archen menaruh tubuh nata, hati hati di atas kasur
Archen "mana coba, buka kaki nya aku salepin yang sakit?"
Dengan bahasa dan tutur kata yang sangat lembut.
Nata "aku gak mau, malu"
Archen "aku udah liat semuanya, pink putih halus" ucapnya dengan nada menggoda pipi nata langsung merah padam, tapi akhirnya nata membuka kaki nya..
Archen *sadar cen, jagan dulu nanti baru lagi, tadi malem lu udah habis 24 kondom sadar Cen. Ucapnya menahan hasrat nya lagi, sambil mengoles kan salep nya lembut, nata jelas melihat kalo milik archen berdiri, tapi dia sudah tak sanggup untuk menuruti nafsu archen. Akhirnya selesai..
Nata "makasih suam"
Archen tersenyum,, lalu memulihkan baju yang longgar, untuk nata, dan dirinya juga setelah selesai archen menyuapi nata makan.
Nata "Dede sama nara, kaka nak phu..mamih papih kemana?"
Archen "di hotel yang gak jauh dari sini hotel 2 , di sini cuma ada kita berdua dan pelayanan, karna ini milik keluarga ku dan sekarang milik kamu juga,, ini di kosongkan khusus untuk kita honey moon berdua seminggu"
Nata terkejut, lalu mengguk mengerti.
Archen "masih sakit?"
Nata "udah mendingan".
Archen "maaf ya? Buat kamu jadi sakit, aku kemarin hilang kesadaran"
*Sebenarnya aku mau kita ngelakuin 1 Minggu non stop.
Nata "tak apa, itu memang kewajiban ku sebagai istri mu" jawab nya lalu tersenyum agar archen tak merasa bersalah, tapi yang nata tak tahu pikiran archen jauh dari pada yang di bayangkan nya.
Archen "udah mendingan kan?"
Nata terkejut takut, kenapa archen tiba tiba mengucapkan kata kata yang bagi nata menyeramkan, tapi nata mengganguk, setelah selesai makan archen berdiri di depan nata posisi yang sebenarnya sangat ambigu.
Nata "mau apa?" Ucapnya dengan ketakutan.
Archen "mau kamu." Archen molai smrik dan memasang wajah kelaparan lagi, entah kenapa archen sangat menyeramkan, archen semakin mendekat mencium kening nata, dan tiduran di sebelah nya.nata lega dan bersyukur..
Archen "kita lakuin nanti malem lagi ya? sampe mungkin 48 jam" ucapnya nata langsung merinding..tak bisa membayangkan jeritan nya lagi.
YOU ARE READING
ibu Cantik.
Romancetokoh utama "POND" seorang pemuda penuh luka masalalu dan troma kehilangan.., juga "NATA" seorang ibu hebat dari tokoh utama, inti dari cerita kasih sayang seorang ibu dan perjuangannya sembuh kedua nya dari luka masalalu yang sama.., juga "ARCHEN"...
