33344477777778

12.7K 514 14
                                        

Author pov

Bandung, 2027

SMA Cassiopeia // kelas 11 Bahasa 1

Pukul, 08.23 wib

Suara riuh terdengar begitu nyaring dari dalam kelas 11 Bahasa 1 yang saat ini tengah jamkos karena gurunya telat masuk gara-gara kejebak banjir bukan macet maksudnya. Iya, hari ini hari jumat hari terakhir buat para pelajar belajar di sekolah cassiopeia ini. Loh? iya, kan full day jadi sabtu nya libur. Kelas semakin ribut tak tertolong saat ada satu penghuni kelas yang tiba-tiba datang entah dari mana dengan berita yang cukup menggemparkan semua teman kelasnya.

Ian, salah satu penghuni kelas 11 bahasa 1 yang tiba-tiba aja nongol dengan beritanya yang ia bawa dari luar sana. Ian ini termasuk siswi yang sangat aktif dan inovatif. Banyak berita dari luar yang ia ketahui termasuk berita yang saat ini tengah ia bawa. Semua temannya sudah tak aneh lagi dengan sikap ian yang selalu heboh sendiri. Terutama bestienya, yaitu jiwoo, stella, dan juga nayeon yang udah biasa liat kelakuan kocak ian.

Di bangku paling belakang ujung tembok, ada si cegan yang lagi merhatiin bestienya itu dengan malas. Jiwoo anantha alexyus atau kerap dipanggil jiwoo ini termasuk ke jejeran cegan yang sangat sulit untuk di dekati berbeda dengan ian dan juga stella yang cukup hyper. Jiwoo hanya diam dengan pandangan tajam nan dinginnya seraya mengikuti gerak-gerik Ian yang lagi ngeghibah di depan kelas. Yang ia tangkap dari ghibahan si Ian cuman di kelasnya ini akan kedatangan murid baru tapi entah kapan datangnya. Itu yang jiwoo dengar, selebihnya dia cuman denger suara yang ga bermutu dari semua teman kelasnya.

Pandangan jiwoo pun beralih ke bestie satunya lagi, dari ketiga bestienya cuman Nayeon yang waras, sisanya jamet semua. Nayeon ini paling bisa jiwoo andalkan dan percaya, soalnya kalo nitip jajanan ke stella atau ian pasti yang Dateng bakalan setengah. Dari yang seharusnya 5 jadi 2. Ya gitulah, nama pun ian sopian sama stella anggur ga bisa di percaya. Tatapan jiwoo pun kembali ke depan saat ian kembali bercerita dengan hebohnya.

"Eh katanya ya murid pindahan nya tuh cewek!" tambah ian setelah tadi ia selesai dengan ghibahan nya, stella yang dari tadi duduk di bangku guru pun jadi ikut penasaran dengan sosok murid baru yang akan menempati kelas nya ini. Lantas dengan tak ada adab nya stella pun menggeplak punggung ian menggunakan penggaris kayu yang ada disana.

"Apa sih njing? nyari ribut lo?" tanya ian dengan kesal dan menggeplak balik stella pake buku temannya.

"Mwehehe, itu loh yan murid baru nya dari mana?" tanya stella cengar-cengir sendiri, ian pun diam dan berpikir. Jiwoo yang daritadi merhatiin keduanya cuman bisa senyum kecil aja. Interaksi keduanya cukup kocak.

"Emmm dari--- dari sebrang kali" jawab ian setelah ia diam beberapa saat, semua teman kelasnya cuman bisa nahan bengek aja, berbeda dengan stella yang langsung termenung dan menatap malas ke sahabat nya itu.

"Pala lo dari sebrang!! tau ah, btw pak junet ga bakalan masuk nih?" stella berdiri lalu mendekat ke ketua kelas yang lagi nyatet ga jelas di bukunya. Dengan perlahan tangan itu pun menggeplak bahu teman kelasnya guna menanyakan kepastian gurunya. Ian pun ikut mendekat dan berdiri di samping stella.

"Napa?" tanya ketua kelas

"Pak junet bakalan masuk ga? kalo ga masuk gue mau ke kantin nih!" tanya stella balik, lantas ian pun melirik kecil ke stella dan melirik ke jiwoo sama nayeon yang lagi masih merhatiin mereka berdua.

"Mau ngapain ke sana?" tanya ian

"Nyari beha!"

"Hah?"

"MAKAN LAH NJING, LAPER NIH!"

"Sabar atuh! poporongos wae anying!" geplak ian dan berlalu begitu saja keluar setelah ia mengkode ke jiwoo sama nayeon agar ikut bersamanya. Stella yang digituin sama ian cuman bisa diem seraya mengusap kepalanya yang terasa nyut-nyutan. Jiwoo sama nayeon pergi keluar mengikuti ian disusul sama stella setelah ia meminta ijin ke ketua kelas nya.

Rival [Woomen, Juunmen]Onde histórias criam vida. Descubra agora