prolog

769 78 0
                                        

ini cerita pertama ku, jadi mohon dimaklumi kalo gak nyambung, tapi ku usahain buat ceritanya semaksimal mungkin, kalo ada typo di hiraukan saja


_happy reading_

di sebuah restoran terdapat sepasang kekasih yang sedang menikmati makanannya dengan tenang. sepasang kekasih tersebut bernama, zean dan Marsha, mereka tak sadar jika ada sepasang mata yang memperhatikan mereka dari meja seberang

"ternyata sesakit ini yah menaruh rasa sama orang yang udah punya kekasih "   ucap seseorang yang sedari tadi memperhatikan mereka, orang itu bernama Frey

hingga tak lama Marsha menyadari kehadiran Frey disana, dan ingin mendatangi nya tapi, ia mengingat bahwa ia masih bersama zean.

"ini gimana yah cara buat ngomong sama Frey"
batin Marsha merasa harus menjelaskan hal tersebut kepada Frey

"lagi mikirin apa sayang? kok kayak gelisah gitu " tanya zean pada Marsha

"ehhh...... ini mau pipis" jawab Marsha bohong

"sanalah pipis......" sambil celingukan mencari keberadaan toilet, "tuh toilet nya disana ..!!"  lanjutnga sambil menunjuk sebuah lorong yang menuju  ke toilet.

"yaudah.. sayang, aku ke toilet dulu yah" pamit Marsha pada zean

"iya, jangan lama lama yah sayang "

"kayak mau kemana aja, emang aku se ngangenin itu yah sampe gak mau jauh jauh.haha"ledek Marsha pada zean sambil terkekeh pelan

"lucu banget cihh pacar siapa sih ini" gemas zean sambil mencubit pipi Marsha

"ihhh swakiet swayang" keluh Marsha yang pipinya sekarang di uyel uyel oleh zean

"hahahaha, iya iya maaf yah" tawa zean sambil melepas tangannya dari pipi Marsha "udah sana katanya mau ke toilet, hus hus!!"

"ohh ngusir?" tanya Marsha dengan gaya petantang petenteng nya

"Iyya!!!" jawab zean Dengan nada bercanda

"ohhhh, okey, bye" kemudikan Marsha malangkah sambil menekan setiap kata yang keluar

setelah punggung Marsha sudah tak terlihat zean kembali duduk di kursinya

"ada ada aja" gumam zean berbicara sendiri

dimeja seberang, Frey menyaksikan interaksi mereka, sambil memegang dadanya yang terasa seperti di timpa baru besar
"apakah aku harus mengikhlaskan nya?"

tutttt ........ tuttt.........tutt........

tak lama ada telepon masuk, dan memperlihatkan layar handphone tersebut, ternyata yang menelepon adalah Marsha, gadis yang tengah mengusik pikiran nya sekarang

tanpa pikir panjang Frey pun mengangkat ptelepon tersebut

chacha 🤍

halo cha, kenapa?

kak Frey lagi dimana?

kak Frey lagi di .... rumah

LANTAS?  Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang