Ayah Aneh

3.4K 17 0
                                        

Keluarga wiliam adalah keluarga ternama dan cukup terkenal dikalangan masyarakat, karna memiliki perusahaan, hotel, resto yang bisa dibilang cukup sukses dan berkembang pesat.

Seiring berjalannya waktu Wiliam, istri Wiliam, dan ketiga anaknya selalu berbahagia setiap harinya. tetapi kebahagiaan mereka hanya sementara, duka menghampiri keluarga wiliam dimana istri dari pemilik perusahaan yakni Yunistari Wiliam meninggal dunia. Wiliam jauh lebih terpuruk dari semua orang, bagaimana tidak, Wiliam begitu mencintai istrinya.

•••

5 Tahun berlalu. 

tok..

tok..

tok..

Seseorang mengetuk pintu kerja Wiliam

"Ayah, aku membawa sesuatu untuk ayah" Ucap gadis kecil manis yang menyembunyikan tangannya dibelakang, yang tak lain adalah Haura anak bungsu sekaligus anak perempuan satu satunya dikeluarga Wiliam.

"Wah apa itu??" Jawab Wiliam dengan antusiasnya

"Tadaaa" Menunjukan 3 tangkai bunga mawar berbentuk love.

Wiliam terkejut dan termenung karna istrinya dulu pernah melakukan hal yang sama seperti ini kepada nya.

"Ayah? ayah? ayah ga suka yaa sama hadiah dari Haura"

"Eh ga gitu sayang, ayah suka ko, sini bunganya, wahhh lucuu yaaa seperti kamu"

"Ohh terimakasih ayah"

Anak gadisnya kini sudah berusia 16tahun, ntah kenapa perasaan ini berubah, ada perasaan aneh di dalam dirinya kepada anak gadisnya ini.

Wiliam berfikir sejenak

"Sayang, sini ayah mau peluk kamu boleh?"

"Tentu boleh ayah" Berlari menghampiri ayahnya dan memeluk ayahnya

'aku benar benar tidak ingin melepas ini, ada apa di dalam diriku ya tuhann..'

"Terimakasih sayang"

"Sama sama, ayo kita sarapan" Haura Menarik tangan ayahnya.

Wiliam pun mengikuti langkah putrinya pergi kemana pun dia mau

"Loh ka Arion sama ka Raffa kemana bi?" Tanya Haura kepada bibi pelayan

"Cie nyariin, kangen ya" Jawab Raffa

"Apasiiii, sana makan terus anterin Haura ke sekolah"

"Haura hari ini ayah yang anterin kamu ke sekolah ya" Ucap Wiliam

"Ko tumben ayah, emang ayah ga sibuk?" Tanya Haura

"Engga dong, lagian searah koo"

"Baiklah ayah"

"Yess ga nganterin beban" Ucap Raffa

"RAFFAA!!!!!" Bentak Wiliam

"E-eh iya iya ayahhh becanda ajaa pun"

Dengan senang dan bahagia, haura mengeluarkan lidah seolah meledek Raffa yang kena omel ayahnya.

Raffa pun hanya memutar bola malass.

Mereka memulai sarapannya bersamaan, dengan memakan roti panggang.

"Eh loh ka arion kemanaaa Haura lupaaa ilang satu hehe" Tanya Haura

"Dia mah udah berangkat duluan, soalnya ada meeting diluar kota jam 9" Jawab Raffa

Haura pun hanya menganggukkan kepalanya. Setelah sarapan Haura mengajak Wiliam pergi.

SEORANG AYAH YANG MENCINTAI PUTRINYA SENDIRIOpowiadania do pokochania. Odkryj je teraz