Story By Noon_Halu95
Welcome to my first story
Hope you like it 😚
================================
"Sayang...."
"Stop merengek, Kim Taehyung! Aku tetap tidak akan mau jika aku harus menjadi yang kedua untukmu. Jika kau akan menikah dengan wanita, untuk apa kau masih mempertahankan hubungan kita?"
"Baby... You know jika eomma ku menyukaimu. Dan aku menikahi wanita itu hanya untuk bisnis. Jadi please, mengerti untuk kali ini saja!"
"No!! Sekali tidak tetap tidak, taehyung! Sekarang, sebaiknya kau angkat kaki dari apartemen ku!"
"Baby...."
"No!! Don't say anything again!! Pergi taehyung!! Pergi!!"
Taehyung menghembuskan nafasnya kasar. Dia menatap nanar ke arah jungkook yang masih duduk di atas sofa dan tidak menoleh sama sekali ke arahnya.
Taehyung tahu, ini keputusan yang begitu berat untuknya. Di lain sisi, dia begitu mencintai jungkook dan tidak ingin menyakitinya.
Namun di sisi lain, dia masih ingat bagaimana eomma nya memohon untuk taehyung menikahi wanita yang bahkan tidak taehyung cintai sama sekali.
Seperti yang sudah taehyung katakan, jika dia menikahi wanita tersebut hanya untuk kelangsungan bisnis ayahnya. Dan taehyung berjanji, jika dia akan kembali menceraikan wanita tersebut jika semuanya sudah stabil.
Hanya saja, orang mana yang mau di duakan? Begitu juga dengan jungkook. Jika sudah seperti ini? Taehyung harus bagaimana?
Dulu, taehyung begitu sulit untuk menaklukkan jungkook. Dia bahkan harus berjuang mati-matian demi mendapatkan cinta pria cantik tersebut.
Hanya saja, sekarang taehyung terpaksa. Dia terpaksa harus melakukan ini demi bisnis, dan ini tidak sama sekali di kehendaki oleh taehyung.
Jungkook menangis sejadi-jadinya ketika taehyung sudah pergi dari dalam apartemennya. Sudah sejak lama, taehyung mengajak jungkook menikah. Hanya saja, jungkook selalu menolak dengan alasan jika dia masih ingin fokus bekerja.
Jungkook bekerja sebagai sekretaris di salah satu perusahaan terkemuka di korea. Dan tidak ada seorang pun yang tahu, jika perusahaan tersebut merupakan milik kakak sepupunya.
Jungkook pun selalu mengaku jika dia anak yatim piatu, karena orang tuanya terlalu sibuk menjalankan perusahaan mereka di luar negeri. Begitu juga dengan taehyung, dia tidak tahu jika jungkook merupakan putra tunggal dari seorang pengusaha ternama di luar negeri sana, tepatnya di London.
Orang tua jungkook tidak pernah mengunjungi putranya di korea. Karena mereka sudah mempercayakan putra tunggalnya pada kakak sepupunya. Dan jika jungkook rindu mereka, jungkook bisa terbang kapan saja untuk melepas rindu.
Bukan tanpa alasan Jungkook menyembunyikan identitasnya. Jungkook melakukan hal ini karena dia tidak ingin seseorang mengenalnya sebagai anak dari pengusaha sukses.
Jungkook ingin jika orang-orang mengenalnya sebagai jeon jungkook. Pria cantik sederhana, yang juga ikut bekerja dengan orang lain.
Jungkook mengambil ponselnya. Dia melihat waktu yang saat ini sudah menunjukkan pukul 9 malam. Dia ingin bertemu yoongi, sepupu sekaligus bossnya saat ini. Hanya yoongi yang bisa menghiburnya di antara teman-temannya yang lain.
Tuuutttt!!
Tuuutttt!!
"Hmm? Ada apa menghubungi ku malam-malam begini?" tanya yoongi to the point.
"Hyung!! Aku ingin menginap di rumahmu. Aku juga izin tidak berangkat ke kantor, besok!"
"Ada apa? Apa ada masalah?"
"I-iya..."
Suara jungkook terdengar bergetar, tanda pria itu sedang menahan tangisnya. Selama ini, jungkook selalu berusaha tegar di hadapan orang-orang, termasuk taehyung.
Hanya di hadapan yoongi lah jungkook berubah menjadi bayi kecil, yang akan selalu mengungkapkan semua keluh kesahnya.
"Wait!! Aku akan menjemput mu sekarang."
"Thank you, hyung."
"With my Pleasure, Baby.."
Jungkook mematikan panggilannya, dia mengusap air mata yang kembali mengalir deras melewati pipi putihnya. Sebelum kemudian, jungkook segera bersiap untuk pergi ke kediaman yoongi.
Jungkook tidak perlu membawa apapun selain ponsel dan juga dompetnya. Karena di rumah yoongi sudah ada segalanya, termasuk kebutuhan dirinya.
Jungkook terkejut, saat dia tiba di pelataran apartemennya, mobil yoongi sudah terparkir di sana. Padahal, jarak antara rumah yoongi dan apartemennya lumayan jauh. Seberapa kencang yoongi menjalankan mobilnya?
"Hyung, kenapa cepat sekali sampai?"
"Masuk!"
Jungkook menunduk. Dia tahu, jika yoongi paling benci saat mendengar dirinya menangis. Maka dari itu, jungkook hanya berusaha menahan tangisnya agar tidak jatuh.
Yoongi lah yang mengajarkan jungkook agar tidak cengeng dan tidak lemah di hadapan orang lain. Dan jungkook tahu, semua itu demi kebaikannya.
"Say! what makes you cry?"
"T-taehyung.."
"What did he do?"
"Dia akan menikah dengan seorang wanita, hyung. Hikss..."
"What? Apa dia sudah gila?"
Jungkook menggeleng, dia hanya berani menunduk tanpa mendongak menatap ke arah yoongi. Dia terlalu takut menatap wajah kakak sepupunya tersebut.
"Explain everything!"
Jungkook mengangguk, dia menunduk dan hendak menceritakan semuanya. Hanya saja, yoongi tidak suka, ketika lawan bicaranya tidak menatap ke arahnya.
"Look at me, jungkook!"
Jungkook kembali menatap ke arah yoongi, dan menatap ke arah mata sipit pria tersebut. Dan jungkook mulai menceritakan apa yang taehyung katakan tadi.
Sedangkan yoongi, dia hanya menyimak apa yang sedang di ceritakan oleh jungkook. Sebelum beberapa saat kemudian, yoongi memijat dahinya.
"Hug me, baby!"
Yoongi memundurkan kursinya, dan jungkook segera menghambur ke dalam pelukannya. Jungkook kembali menangis di pelukan kakak sepupunya, dengan yoongi yang membalas pelukan adik kecilnya.
"Kau sendiri yang membuat kehidupanmu sulit, baby. Kau hanya tinggal katakan apa yang harus aku lakukan. Maka aku akan melakukan apapun yang kau inginkan. Apa kau ingin aku membantu perusahaan Kim?"
"No, hyung. Biarkan mereka menyelesaikan permasalahan mereka sendiri."
"Bagaimana dengan perasaan mu?"
"Aku akan berhenti, jika aku lelah."
"Sure... Aku akan selalu mendukung keputusanmu. Dan ingat, jangan pernah memperlihatkan kelemahanmu, termasuk pada taehyung."
"Iya hyung, aku mengerti."
"Good boy. I love you!"
"I love you more, hyungie..."
To be Continue ....
Don't forget follow, vote and comment for support my story!!
Thank you ☺☺
VOCÊ ESTÁ LENDO
My Heart💜 (On Going)
FanficStory Taekook!! Vkook OnLy!! Mature content 🔞🔞 Di prioritaskan tidak membuatku merasa puas. jika sebagian waktunya dia habiskan bersama orang kedua. Jika semua itu mengikis cinta, untuk apa tetap bertahan dengan alasan di prioritaskan?
