[Maaf sebelumnya kalau pusing baca nya, cerita ini 90% penuh narasi dan percakapan 🙏.]
Banyak typo nya maapin 🙏🙂
Semua anak membutuhkan peran kedua orangtua
Disaat dunia sedang bergemuruh.
(Lalu apakah dunia itu adil?)
Alkisah dia adalah seorang ramaja yg tumbuh dengan seiring berjalannya waktu
Dia merupakan anak tunggal, terlahir dengan keluarga yg sederhana ayah nya yg sangat berwibawa ibu nya yg sangat anggun.
Dia adalah mingyu saat ini menginjak usia 16 tahun dia kategori anak yg tidak terlalu ambis terhadap apapun, karna orang tuanya selalu mengajarkan bahwa kehidupan dunia hanyalah sementara
17 april 2019 dimana jadwal pemberangkatan kedua orang tuanya ke luar negri dengan pemberangkatan pukul 7 malam.
*kamu jangan nakal ya kita cuma 3 hari ko disana.
*ia mah mama juga jaga kesehatan disana sama ayah.
*ia
Awal mula semua berjalan dngn lancar
Mingyu pulang setelah memgantarkan kedua orangtuanya ke bandara,
Tapi saat waktu meunjukan pukul 21.00 mingyu membuka X dia melihat urutan daftar trending di nomor dua terdapat "2.pesawat jatuh"
Awalnya dia tidak sadar dan tidak mencari cari kejadian itu, tapi hati mulai tidak enak setelah dibuka dan dicari tahu pesawat yg jatuh dengan nomor penerbangan 121 dia hanya menatap hp nya dengan tatapan kosong seakan tak percaya dengan apa yg dia lihat.
*hah!!!! Ga percaya aku (dengan memasang wajah cemas)
Ternyata benar itu adalah pesawat yg dinaiki kedua orangtuanya ternyata pesawat itu jatuh di laut cina selatan sebelah barat daya, semua penumpang beserta pilot dan perugas awak kapal tidak ada satupun yg selamat,
Pesawat itu jatuh karna trumbulensi yg sangat besar dan mendapagkan sambaran petir yg sangat amat besar ,
Dia sangat kebingungan disaat itu apa yg harus dia lakukan dengan keadaan hati yg campur aduk
Dia mendapatkan pesan dari pihak bandara yg berisi
Bahwa jenazah kedua orangtua nya akan di antarkan ke rumah nya sebelum dilaksanakan pemakaman
*ko bisa ancur gini si (dengan keadaan pikiran yg sudah ambyar) mah, ayah aku masi butuh kalian sekarang gimana aku belum kerja aku belum punya penghasilan buat kedepannya
Tuk tuk tuk bunyi ketukan dari pintu depan
* permisi dek
*ia pa maaf bapa dengan siapa ya
*saya dari perusahan ayah kamu, boleh saya masuk ada beberapa yg saya ingin sampaikan
*silahkan pak
*jadi gini sebelum nya saya dan semua rekan kantor turutberdukacita atas apa yg telah menimpa ayah dan ibu kamu
Saya ingin memberi tahu bahwa kamu akan memegang kartu rekening milik aya kamu agar kamu bisa lenjutkan hidup karna ayah mu sekarang detik sekarang sudah pensiun, dan uang pensiun setiap bulannya akan masuk ke rekening ini nak jadi kamu jaga baik baik ya, ini dompet ayah kamu disana ada sandi rekening nya saya titip ini ke kamu (memberikan dompet ayah nya yg sebelumnya tertinggal di kantor sebelum keberangkatan itu)
Sekali lagi kita mengucapkan turut berdukacita
Saya permisi ya dek,
*eh ia pak maaf saya tidak menyuguhkan sesuaktu
*ahh santai aja dek saya lagi buru buru
Sedikit masalah suda teratasi dengan meringannya beban pengeluaran dengan adanya kartu rekening itu karna jika tidak ada itu dia akan mendapatkan uang darimana, karna saat ini dia masi di bangku smk
"Mah jujur aku gak siap ditinggal sendiri gini sekarang aku sendiri dong (tidak ada satupun keluarga dari pihak ayah maupun mama nya karna kedua orang tuanya juga merupakan sama sama anak tunggal yatim piatu),
YOU ARE READING
Neptunus
Randommingyu memang sudah mengiklaskan orangtuanya pergi namun rasa rindu yg datang terus menerus, Hingga seakan dunia menjadi jahat, semua berjalan se iring dimakan oleh waktu, sampai dimana ia menemukan titik terang dengan di datangkannya sese orang y...
