Aku berusaha tidak memikirkan hal seperti itu dan berusaha mencari kotak P3K,aku melihat kotak P3K diatas lemari. Aku tidak bisa mengambilnya karena terlalu tinggi dan aku tidak bisa memakai apa pun karena tidak ada barang yang setinggi lemari bahkan tangga pun tidak ada,karena tidak menemukan solusi untuk mengambil kotak P3K aku memutuskan untuk kembali ke kamar ku untuk melihat kondisi ibu. Saat aku masuk aku melihat ibu tersungkur lemas dengan muka yang pucat di atas kasur ku, aku meminta handphone ibu menelfon pihak rumah sakit.
Shasa 8th:ha-halo!
Petugas:iya ada apa dek
Shasa:pak!, tolong ibu saya pak,kepala ibu saya berdarah banyak banget! (Menahan tangis)
Petugas:maaf kan dek tapi hari ini pasiennya lagi banyak sekali paling lama ambulance datang 3 jam dari sekarang.
Shasa 8th:apa tidak bisa lebih cepat lagi pak!?
Petugas:tidak bisa dek maaf ya.. (Menutup telepon)
Aku mulai menangis karena pihak rumah sakit tidak akan datang, lagi-lagi ibu ku berusaha menenangkan ku dengan kondisi tubuh yang lemah.
Ibu:cup, cup, cup. Anak ibu jangan nangis dong~, anak ibu gak boleh gampang menangis.Jangan nangis ya nak..
Mendengar hal itu aku berusaha lagi untuk tidak menangis,aku duduk di samping ibuku dan memeluknya. Niatnya sih aku ingin menghibur ibu ku tapi aku malah ketiduran di samping ibu ku.
Ibu:yampun nak, kamu cape ya? (Senyum). Shasa... Ibu harap kamu tetap semangat ya nak menjalani hidup walau tanpa ibu..,maaf kan ibumu ini yang tidak bisa selalu melindungi, menemani, dan mendampingi shasa sampai gede nanti. (Mengusap kepala shasa saat tertidur), ibu harap semoga kamu selalu bahagia ya nak...
Beberapa saat kemudian Ibu pun ikut "tertidur" bersama ku di dalam kamar yang sunyi dan sepi...
Keesokan harinya aku terbangun dari tidurku aku melihat ke sekeliling, tidak ada noda darah sama sekali di dalam kamar ku dan tidak ada ibu di sebelah ku. Aku berpikir kejadian itu hanyalah mimpi buruk biasa aku segera pergi berlari keluar kamarku dan mencari ibu ku, tapi aku tidak menemukan ibu di mana pun. Saat aku pergi ke ruang tamu aku melihat ada seorang perempuan yang hampir seumuran dengan ibu dan ada anak laki laki yang terlihat lebih tua dari ku yang sedang mengobrol dengan ayah, aku menghampiri ayah ku dan bertanya kemana ibu. Ayah hanya terdiam mendengar pertanyaan ku lalu tiba tiba perempuan di sebelah ayahku bilang"ibu mu sudah pergi meninggalkan ayah mu".
Aku menatap nya dengan sinis ketika dia berbicara seperti itu,tapi ayah ku hanya diam ia menyuruh ku duduk di sampingnya untuk memperkenalkan mereka.
Ayah:shasa, ibu ini sekarang akan menjadi ibu mu dan anak laki laki di sebelahnya juga akan menjadi kakakmu.
Aku sangat kaget mendengar hal itu, sebelum aku berbicara ayah memotong omongan ku dengan memperkenalkan mereka lagi.
Ayah:ibu ini namanya rose dia seorang yang menguasai banyak bisnis dan juga orang terkaya no 1 di negara kita, dan anak itu adalah anaknya ibu rose namanya Alex umurnya beda 4 tahun lebih tua dari mu,Semoga kalian cepat akrab ya. Dan shasa jangan pernah bertanya tentang ibu mu lagi. Jika kamu berbicara tentang ibu lagi ayah akan menghukum mu.
Aku kaget mendengar hal itu, tapi karena aku merasa sangat ingin bertemu dengan ibu apa lagi setelah aku "bermimpi buruk", aku tetap ingin menanyakan tentang ibu ketika aku ingin berbicara tiba tiba alex berbicara ingin bermain bersamaku. Alex:shasa!!, a-ayo bermain bersama ku.
Alex menarik tangan ku dan pergi dari raung tamu,selama perjalanan aku memberontak.
Shasa:hei!!, apaan ini!?. Lepaskan!!, memangnya siapa yang ingin bermain bersama mu!!? (kesal).
Alex membawa ku sampai ke ruang keluarga, jarak dari ruang tamu sampai ruang keluarga cukup jauh btw. Sesampainya di ruang keluarga Alex langsung memarahiku.
Alex:hei, memangnya kamu mau di marahi oleh ayahmu?, kau kan sudah bilang tidak boleh membicarakan tentang ibu mu!
Shasa 8th:memangnya gw peduli!?,lagi pula kau siapa ngatur-ngatur hidup orang!!
Alex:aku keluarga mu tentu saja aku berhak mengatur mu!!(Kesal)
Shasa 8th:kamu kan cuman baru"akan"menjadi keluarga ku saja, lagi pula jika kamu benar-benar akan menjadi keluarga ku akau tidak akan menganggap mu keluarga.
(aku lari ke kamar ku dan mengunci pintunya).
(Shasa 10th:itu adalah pengalaman pertama aku ku bertemu dengan alex, pengalaman yang paling benci saat itu, saat aku akan menanyakan tentang ibu ku lagi di kemudian hari Alex selalu menghalangi ku lagi. Alex pasti akan selalu menghalangiku ketika aku bertanya tentang ibu ke pada kepada ayah,tapi ada yang berbeda ketika aku gagal lagi membicarakan tentang ibu kepada ayah, saat aku kembali ke kamar ku saat itu aku mengunci pintu kamar ku.Alex berada di depan pintu kamar ku, aku hanya mendengar suara bisikan seperti "aku minta maaf, aku tidak tau kalau situasi mu seperti itu" Berulang ulang kali habis itu Alex pergi. Aku tidak tahu dia minta maaf karena apa yah jawaban nya kembali kepada orangnya dia kan mengetahui"sesuatu" Yang dia ucapkan sendiri).
2 tahun kemudian..
Semakin aku besar aku menjadi mengetahui banyak hal... Tentang alex, yang kebaikan nya bukan hanya sekedar muka dua, tentang ayah ku yang sudah tidak mengangapku lagi, dan tentang ibu ku...
Kini satu satunya harapan ku adalah belajar, aku ingin cepat cepat menyelesaikan pendidikanku agar aku bisa pergi dari rumah ini yang sudah ternodai oleh banyak hal...
Hari ini aku pergi ke perpustakaan untuk belajar,setahun yang lalu perpustakaan itu di buat di dalam rumah. Perpustakaan menjadi tempat favorit ku jika suasana hati ku sedang tidak enak, atau lagi ingin belajar.
Tanpa sadar Aku sudah belajar di dalam perpustakaan itu selama 2 hari, tubuhku lemas dan pusing tapi aku harus tetap belajar karena ini satu satunya cara agar aku bisa keluar dari rumah ini..(darah keluar dari hidungku).
Shasa:(memegang hidung),apa ini!?,darah?.... Pusing...(dubrak).
Aku terjatuh dari kursi ku, aku tidak bisa menggerakkan tubuh bisa menggerakkan tubuh lagi semakin lama aku mulai kehilangan kesadaran. Aku pun meninggal di dalam perpustakaan.
(???? :"kasihan sekali dirimu wahai***".(melihat dari kegelapan) .
Aku tidak tahu aku beneran sudah meninggal apa belum, aku merasa aku masih punya "kesadaran".saat ini aku berada di ruangan yang sangat hitam,kosong, hampa.
(???? :***, kebalik lah, gantikan****.dan bikinlah takdir menjadi berubah) .
Aku merasa kesal,aku tidak Terima mati seperti ini,aku membenci diri ku sendiri,aku membenci ayah ku. aku ingin balas dendam kepada ayah yang sudah tidak membuangku dan menghancurkan keluarga ku,selama aku terlarut dalam perasaan balas dendam samar samar aku mendengar suara seorang wanita,
??: *******
semakin lama suara itu semakin besar,Ternyata itu suara ibu ku.
Ibu:..nak.
Shasa:ibu!!? (Melihat ke sekeliling)
Shasah:ibu!!, ibu ada aada di mana!? (Mencari ibu di ruang hampa..)
Ibu:nak...maafkan ibu ya nak,ibu tidak bisa bisa melindungi,menemani, dan mendampingi shasa..
Shasa:tidak ibu!!,ini bukan salah ibu!,ini.. Semua salah ku(menhan tangis)
Ibu:shasa, ibu harap shasa bisa bahagia selalu ya nak..
Aku menangis mendengar hal itu, aku mulai menangis di ruangan hampa itu, aku pun mulai berpikir daripada balas dendam lebih baik aku mencari kebahagiaan yang sudah lama tidak Kurasakan,berapa lama juga ya...aku terakhir kali menangis?.rasanya menyesakkan sekaligus melegakan juga...
Setelah aku menangis aku mendengar suara memanggilku.
???? :apa kau sudah selesai bernostalgia nya?
Shasa:tidak sopan sekali kau berbicara seperti itu(sinis)
(???? Tersenyum).
???? :ok aku minta maaf.. Aku ingin kita buat kesempatan
Shasa:muka mu tebal sekali ya?, setelah mengejek orang sekarang kau mau memperalat orang?
???? :kau pendendam sekali ya... Jika kau tak mau bekerja sama dengan ku kau tidak akan menemukan kebahagiaan yang ibu mu bilang
Shasa(kaget), ba-bagaimana kau bisa tahu hal itu!?
(???? Tersenyum)
Dih, senyum senyum mulu lo jijik gw liatnya,..ok gw mau Terima tapi apa keuntungannya buat gw?
???? :wah... Kecil kecil sudah mata serakah...
Shasa:TINGGAL JAWAB AJA SIH!!, APA SUSAHNYAA!!? (TERIAK)
???? :iya iya, berisik tahu!! (Menutup telinga). Keuntunga nya lo bisa menjalankan perkataan orang tua kamu yaitu mencari kebahagiaan dan tidak mati dia dia dengan cara aku menghidupkan mu lagi(tersenyum)
Shasa:.... Pertanyaan pertama tau dari mana gw bisa bahagia jika berkerjasama dengan mu, kedua... MEMANGNYA LO DEWA APA!!? KALO MAU NGOMONG YANG MASUK AKAL DONG!!
????:(bingung), pertama lo bisa tahu langsung kalo mau bekerja sama denganku di jamin kok, yang kedua... Aku memang dewa kamu pikir memangnya ada orang yang bisa masuk ke alam bawah sadar mu?
(Setelah mendengar hal itu shasa hanya di mematung)
???? : .... Jika kau diam terus seperti itu aku akan menganggap kau setuju dengan tawaranku .
(Tiba tiba ada lubang hitam yang Menyedot ku, dan aku pun kembali normal)
Shasa:he-hei tunggu dulu!!, aku belom bilang aku setuju!!
???? :toh lagi pula kau gak punya pilihan lain kan?
Shasa:tapi setidak nya kasih tau dulu dong tugasnya aapaaAA!!!., (aku pun sudah tersedot ke dalam lubang hitam itu).
YOU ARE READING
someone who is solving problems
FantasyHalo aku shasa, aku anak konglomerat terkaya no 3 di negara asal ku dan aku juga anak yang lumayan cerdas dari anak seumuran ku.Di media sosial di ceritakan sebagai keluarga harmonis dan damai, memang benar keluarga ku sempat harmonis tapi sebelum a...
