Tokyo.
Selalu ramai dengan segala isinya, terlalu ramai. Sampai rasanya sesak.
Ditengah keramaian tersebut,ada 2 orang pria yang berjalan santai,seperti sangat menikmati suasana disana.
.
.
"Itadori Yuuji,kau harus bisa mengendalikan kekuatan Sukuna yang ada didalam dirimu. Jika tidak,yaah... Kau akan 'dimakan' olehnya~"
Ucap seorang pria yang tingginya menjulang seperti bambu dengan surai putihnya sambil berjalan santai mengangkat tangannya kebelakang kepalanya
"Sensei,kekuatan ini... Sangat luar biasa.
Sambung pria bersurai merah muda dibelakangnya yang dipanggil Itadori Yuuji sambil menatap kepalan tangannya tanpa mendengarkan perkataan pria itu didepannya.
"Hahaha~ Sebaiknya kau berhati-hati saat memakai kekuatan itu."
Yuuji hanya mengangguk pelan,pandangannya tidak bisa lepas dari kedua kepalan tangannya.
.
Brukk!
Terbangun dari lamunannya,Yuuji tidak sadar telah menabrak tubuh seseorang didepannya. Seorang gadis,dengan apron hitam yang dipakainya dan membawa setumpuk pamflet dikedua tangannya. Sebagian pamflet jatuh ke trotoar yang sedang mereka pijaki.
"E-eh... A-ahh! Maaf! Aku benar-benar tidak sengaja..."
Ucapnya sambil membungkuk 90°. Gadis didepannya juga ikut menundukan kepalanya.
"I-iya,tidak apa-apa. A-aku juga harusnya berhati-hati..."
Yuuji segera mengambil beberapa pamflet yang terjatuh,begitu pula dengan gadis itu.
Pria tinggi bersurai putih seketika berhenti berjalan mendengar keributan dibelakangnya. Matanya yang tertutup kain hitam tetap bisa melihat dengan jelas pemandangan didepannya. Heran,kemudian dia menghampiri Yuuji yang sedang memunguti beberapa pamflet di trotoar.
"Ada apa?"
"A-ah,Gojo-sensei aku tidak sengaja menabrak gadis ini. Bisa tolong bantu ambilkan pamflet nya juga?"
Pria tinggi berambut putih yang di panggil 'Gojo-sensei' itupun juga segera membantu Yuuji mengambil beberapa pamflet yg terlanjur tersebar karena terbawa angin.
"Ah,maaf jadi merepotkan kalian~" Ucap gadis itu.
.
Tak memakan waktu lama,pamflet yang terjatuh akhirnya berhasil terkumpul semua.
"Terimakasih sudah membantuku,sensei." Ucap Yuuji kepada Gojo.
Gojo tidak menjawab dan hanya menatap 'si gadis pamflet' didepannya. Matanya fokus melihat jepit rambut berbentuk kucing putih miliknya.
'Nyann~'
Gumam pria itu pelan. Perlahan ia mendekat kepada gadis itu dan memberikan beberapa pamflet yang berhasil ia kumpulkan.
"Maaf kan muridku yang sudah menabrakmu,ya nona~"
Ucap Gojo sambil sedikit membungkuk kan badannya untuk bisa sejajar dengan wajah gadis itu.
"A-ah,aku juga minta maaf. Harusnya aku memperhatikan sekelilingku. Terimakasih sudah membantu mengambil pamflet ku yg terjatuh."
Gojo hanya membalas dengan senyum,lalu membalikan badannya dan kembali berjalan melanjutkan perjalanannya.
Melihat Gojo sudah kembali melanjutkan perjalanannya, Yuuji dengan segera menghampiri gadis itu,memberikan pamflet yang ia kumpulkan juga,dan sekali lagi membungkukan badannya kepada gadis itu sebelum pergi mengikuti pria bernama Gojo tadi.
.
.
YOU ARE READING
The Extraordinary Bond
FanfictionGojo Satoru X Reader Apa itu kutukan? Memangnya ada Sorcerer di dunia yg sudah secanggih ini? Ada apa denganku? Haruskah aku percaya pada orang yang bernama Gojo Satoru ini? Happy reading o(〃^▽^〃)o
