Siapa bilang melukis, mewarnai itu
hal yang mudah, semua sama saja seperti pekerjaan pada umumnya yang harus di kerjakan. Namun melukis itu sesuatu yang mudah bagi pemuda satu ini, ia memang kerap sekali melukis jika pikirannya menganggu.
katanya melukis bisa menyembuhkannya dari masalah kesehatan mental ucap psikiater yang pernah menanganinya sih, coba kamu tanya pemuda yang sedang duduk di depan kanvas besar beserta pallet di tangannya, dengan baju compang-camping dan banyak warna cat acrylic. Sudah bisa mendeskripsikannya kan?
Hanif Andra winata namanya memang pasaran dia sadar kok, tapi nama inilah yang membuat ia menjadi seorang pelukis dengan segudang karya-karyanya. Nama pemberian ayahnya tentu saja, sejak lahir ia hanya tahu ayahnya sejak kecil dia hanya punya ayahnya, apa hanif pernah mencari ibunya? Tentu saja, tidak.
Kalau hanif ditanya role model kamu siapa Han? Hanif akan dengan lantang menjawab role modelnya adalah ayah. Ayah seorang seniman yang kerap membuat semua orang kagum dengan karyanya, ayah cukup terkenal menurut ia, tapi memang begitu sih ya kan hanif?
Banyak orang bilang semua kerja keras ia didapat dari ayahnya yang seorang seniman, tentu saja tidak. Semuanya itu hasil dari kerja keras hanif sampai namanya bersanding dengan nama sang ayah. Banyak juga orang bilang hanif bisa menjadi terkenal seperti ini berkat sang ayah. Memang begitu ya han?
Tidak juga, ya memang dalam usaha dia ia pasti melibatkan sang ayah, tapi bukan berarti hasil kerja ia juga berhasil karna sang ayah, itu salah besar. Ayah hanya akan menyarankan, memberikan masukan untuk anaknya, ayah akan memberi tahu mana yang benar mana yang salah hanya itu kok.
Role model ayah itu Leonardo da Vinci, ayah punya dua cita-cita menjadi seorang seniman, dan melihat hasil karya lukis seorang seniman terkenal yang menjadikannya panutan hanya itu. Dan hanif akan selalu kagum pada ayah, pada cita-cita ayah.
Soal ibu bohong rasanya hanif tidak mencari tahu keberadaan ibu, bohong rasanya ia tidak pernah peduli pada ibu, bohong rasanya kalau ia tidak membenci ibu, semua tentang ibu ayah simpan rapat-rapat sampai ia tidak tahu apapun tentang ibu, ia tidak tahu kesukaan ibu apa, ia tidak tahu cita-cita ibu itu apa, ia tidak tahu role model ibu itu siapa, semua tentang ibu, hanif tidak tahu.
Ayah pintar dalam memendam rahasia sampai-sampai hanif tidak sadar kalau ia juga pernah di lahirkan dari rahim seorang ibu, saat ia di bangku perkuliahan hanif mulai mengulik diam-diam semuanya tentang ibu. Jangan sampai ayah tahu, tapi di pertengahan hanif ketahuan ayah karna sedang mencari-cari tahu sang ibu, emosi ayah meluap-luap hingga cairan bening keluar dari mata ayah, hanif belum pernah melihat ayah semarah ini. Sedari kecil ia memang tidak mempertanyakan tentang ibu karna itu akan membuat ayah sangat emosional.
Setalah hanif mencari-cari tahu tentang ibu ia menemukan fakta baru bawah ibu lah yang dengan sengaja meninggalkan ia dan ayah hanya demi laki-laki yang ia cintai, hanif jadi tahu kenapa ayah begitu marah padanya, ayah hanya tidak ingin hanif merasakan sakit hati karna ia tidak mendapatkan perhatian dari sang ibu yang hanya memperhatikan anak dari pria yang ia cintai. Ayah tidak mau itu terjadi, ayah tidak mau anak kesayangannya menangis karna ibunya yang hanya memperhatikan anak itu lebih dari ia.
Hanif sempat menanyakan kepada ayah kenapa ayah tidak menikah lagi setelah di tinggalkan ibu? Ayah jawab ayah tidak mau hanif sedih, ayah tidak mau hanif merasa di asingkan oleh ayah seperti ia di asingkan oleh ibu. Ayah akan membuktikan bahwa hanif tidak akan pernah kekurangan kasih sayang walau punya orang tua tunggal.
Mari mengulik kisah hanif dengan gadis yang ia cintai tapi sialnya ia malah menjadi teman hanif.
Kalau di suruh mengungkap isi hati pada gadis itu ia tidak mau, huh. Lempar saja ke laut, hanif ini cemen betul? Ia hanya tidak mau komunikasi dengan gadis itu akan canggung jika hanif mengungkapkannya, padahal ia tidak tahu saja gadis itu juga menyukainya.
