sesuatu akan terjadi?

9 0 0
                                        

{Terdengar suara seseorang berjalan di lorong yang panjang dan sunyi. itu seorang perempuan, yang berjalan dengan selembar kertas yang panjang. Perempuan tersebut terus berjalan dan berjalan di lorong yang gelap dan sunyi, ada sebuah pintu besar di depan lorong yang panjang itu yang berwarna merah gelap, perempuan tersebut mendorong pintu besar itu dan terlihat sebuah meja besar, kursi yang berhadap belakang dan kertas-kertas di atas meja,} Perempuan tersebut bilang.

"permisi tuan, Anda ada urusan yang penting" Ucap perempuan tersebut.

"Urusan penting?, saya masih ada yang lebih penting daripada urusan tersebut" Ucap seseorang yang ada di belakang kursi tersebut.

"Tapi tuan, ini dari malaikat itu sendiri" Ucap perempuan tersebut.

"Malaikat? hahaHAHAHAA..!!"seseorang yang ada di belakang kursi tertawa kencang sampai bisa terdengar bergema di lorong belakang perempuan tersebut masuk.

"Makhluk suci tersebut? JANGAN BERCANDA!" Ucap seseorang yang ada di belakang kursi tersebut dengan 'MARAH'.

"I-iya tuan, Saya tahu anda lagi sibuk sekali tapi, iya. Ini dari malaikat itu sendiri" Ucap perempuan tersebut dengan suara sedikit takut.

{Kursi yang dari tadi menghadap belakang terputar untuk melihatkan seorang yang ada di kursi tersebut, ternyata itu adalah makhluk yang kepalanya terpisah sama tubuhnya, dengan senyuman yang tajam dengan gigi-giginya yang runcing, memiliki telinga berbulu seperti rubah dan memiliki tinggi 2 kali lipat dari pria dewasa di Amerika.}

"Baiklah, simpan aja di meja mungkin ada yang akan menarik nanti, bakal ku nunggu. Kikiki..." Makhluk yang duduk di kursi tersebut tertawa pelan sambil tersenyum tajam melihat ke perempuan itu.

"Baiklah Tuan, maaf untuk mengganggu waktu anda" ucap perempuan tersebut dengan ekspresi yang sedikit marah.

{Sehabis menaruh kertas yang panjang tersebut di meja tuannya ia langsung keluar tanpa basa-basi dari ruangan tersebut.}

"......" Perempuan tersebut Berdiam sebentar di depan pintu yang sudah tertutup.

"Eeehhhh....Saya sudah muak dengan ini!, kerjaan ku cuman mengantar surat terus menjaga anak-anaknya tuan ku!, jarang-jarang aku bisa keluar dari sini untuk melihat ke bumi." Ucap perempuan tersebut dengan kesal.

Selesai bicara sendiri perempuan itu ingin berjalan tapi tiba-tiba terdengar

"Hei, bianka!" Ucap seseorang memanggil perempuan tersebut dengan nama palsunya.

Perempuan tersebut namanya 'Bianka' itu adalah nama palsunya karena nama aslinya sudah ia buang jauh-jauh dari dirinya.

"Bianka, apakah kamu sudah kasih suratnya ke tuanmu?" Ucap sebuah makhluk seperti tuannya,

{tapi makhluk tersebut mempunyai satu mata, warna kulitnya yang berwarna merah dan merah muda dan mempunyai sayap berwarna putih susu dan sesuatu yang ada di kepalanya tersebut} 'dia adalah malaikat'

"Oh!, Hikaru. kenapa anda ke sini dan ya saya sudah mengantar surat yang anda berikan kepadaku" ucap bianka dengan terkejut melihat Haruka ke sini.

"Ya biasalah~ Saya cuman ingin bicara dengan seseorang yang ada di dalam pintu besar tersebut." Ucap Hikaru.

(Seperti nanti ada sesuatu yang terjadi nanti) ucap Bianka di dalam hatinya.

"Oh gitu, silakan masuk Hikaru dan berhati-hatilah Hikaru karena Tuan lagi tidak senang" ucap Bianka yang sedikit khawatir untuk Hikaru.

"Iya iya~ kamu tidak usah khawatir" ucap Hikaru memegang kepalanya bianka.

"Ih! oke iya saya emang khawatir karena Tuan lagi sama sekali tidak senang dia sering marah-marah makanya Saya khawatir." Ucap Bianka sambil memukul tangannya Hikaru dari kepalanya karena malu.

"Hahaha!... dah, saya mau masuk dulu, Bianka" ucap Hikaru sambil membuka pintu besar yang ada di belakang nya Bianka.

"........."

Bianka yang terhenung di depan pintu untuk beberapa saat sehabis Hikaru masuk ke dalam Bianka bilang di dalam dirinya,

[Aku tidak bisa diam di sini pasti nanti ada masalah saya harus pergi dulu] ucap Bianka di dalam hatinya.

(Bianka mulai berjalan tanpa melihat ke belakang karena dia tahu apa yang nanti bakal terjadi dan benar, mereka bertengkar di dalam sampai terdengar di lorong, Bianka tahu kalau tuanya sama sekali benci atau tidak suka sama malaikat walaupun Tuhan sudah bilang jangan bertengkar sama malaikat lagi)

[Aku harap Hikaru tidak apa-apa] ucap Bianka di dalam hatinya...

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Yeeeeeey! :D
Selesai episode 1!!!!!!
"aku harap lanjut kalau aku niat, yey" :3💅
⟨⟨Ig:konyasa_misaki⟩⟩

it's just YOU⁉️Stories to obsess over. Discover now