Kerajaan Obsster
kerajaan Utara dikenal dengan kekayaan dan kembrutalan mereka, spesies manusia yang berbeda pada umumnya kekuatan yang melebihi kekuatan manusia dikenal dengan sebutan manusia Obsster karna badan mereka yang besar dan tinggi memyerupai monster
Gavriel sendiri adalah keturunan murni dari Obsster menjadikanya Raja yang Agung sikapnya yang acuh tak acuh darah murni obsster yang mengalir pada tubuhnya membuatnya memiliki kekuatan luar biasa tiada tanding, dikenal dengan mosnter biadap di medan perang karna selalu berhasil membawa kepala tanpa badan sang musuh tanpa belas kasih
•
•
•
•
•
Sementara itu didalam kereta kuda kerajaan dengan lambang naga hanya bisa terdengar suara nafas dari 2 manusia didalamnya, tak ada dari salah satu dari mereka yang mencoba untuk berbicara memecah keheningan, Laura yang sibuk dengan fikiranya yang berkelana entah kemana dan dia Gavriel hanya diam dan sesekali menatap kearah laura yang menggunakan gaun pengantin putih bersih yang cocok untuk tubuhnya yang ramping dan kulit putih cantiknya, rambut yang diikat indah dan anggun ditambah wajah yang mungil hidung mancung sempurna mata indah jernih lecoklatan dan bibir pink merah muda yang seksi.
Lama Gavriel menatap laura dengan intens sedangkan yang dilihat (laura) hanya diam ditempat dan sesekali bergerak kurang nyaman ' mungkin ia lelah pikir Gavriel
" Apa kamu lelah? kita bisa berhenti dan membuat tenda untuk kamu agar istirahat,"
Laura menoleh kearah gavriel mata kecoklatanya menatap langsung mata hitam gelap milik Gavriel yang menatapnya dengan tatapan yang sangat dalam
" tidak,saya baik²saja. terimakasih karna peduli yang mulia " ucap Laura dengan suara yang damai dan halus enak untuk didengar
namun Gavriel masih menatap nya tanpa berkedip sedikitpun. Laura yang merasa malu dan juga takut memilih berpaling darinya untuk menghindari kontak mata lebih lama lagi
Gavriel yang melihat laura berpaling darinya membuat ia berfikir ' apa ia merasa terancam karna dia ( gavriel)
" baiklah istri dimengerti, jika kamu istri kurang nyaman atau lelah kamu bisa bersandar pada saya untuk kenyamanan "ucap Gavriel
Laura yang terkejut dengan perkataan Gavriel dibuat tersipu malu dan cemas kata² ' istri yang dia (gavriel) ucapkan membuat jantung laura yang sudah berdetak kencang semakin tidak karuan dibuatnya sehingga membuat wajah cantik Laura berubah menjadi merah merona
" saya tidak mau kamu kelelahan karna perjalanan panjang ini " sambung Gavriel dengan suara yang berat dan beribawa seperti tubuh besarnya
" terimakasih yang mulia,tapi sungguh saya merasa baik anda tidak perlu khawatir" jawab Laura dengan gugup dan senyum yang melukis indah diwajahnya
tentu saja ia (laura) tak memiliki kebranian untuk melakukanya meskipun sekarang Gavriel telah reami menjadi suaminya yang baru beberapa saat lalu mereka mengucap janji suci, Laura sendiri pun adalah putri dari kerajaan timur yang kaya namun kekayaan mereka bahkan takkan sanggup untuk menyaingi kekayaan dari kerajaan milik Gavriel, jika diumpamakan kekayaan yang dimiliki dari beberapa negri dibenua pun masih kalah jauh dengan kekuasaan besar milik Gavriel
" Yang mulia saya memeriksa hari mulai gelap dan kita sebentar lagi akan memasuki wilayah hutan bagian timur pertengahan " ucap Haban tangan kanan kepercayaan Gavriel
" saya dan Gavin akan menjaga bagian depan untuk melihat keadaan masa depan, sementara itu Zolan dan Elias akan menjaga bagian belakang untuk keslamatan anda dan sang putri "
