Pandangan pertama...

435 24 0
                                        

Isagi yoichi,seorang pemuda manis dan cantik,ia sudah hidup sendiri karena ibu dan ayahnya meninggal saat ia berumur 3 tahun

Ia depresi ia sering di gauli oleh preman preman gang yang sering mencoba memperkosanya

"Hahh....anjir capek bet cok" ucap isagi lemas

Ia mencoba membuka hp nya untuk mencari perusahaan yang dapat menerima nya,seketika matanya berbinar saat melihat sebuah perusahaan yang memiliki lowongan kerja yang gajinya sangat besar

Ia pun langsung mempersiapkan semuanya untuk melamar di perusahan ini,isagi langsung berpaikan yang sangat rapi

Ia bergegas pergi ke perusahannya dan masuk disambut oleh security berkacamata dan berjas hitam

Ia pun menunggu dan ada seorang asisten yang memanggil nya

"Hei kau ingin melamar kerja disini ?" ucap orang itu

"Iya aku melamar kerja disini" ucap isagi ramah

"Oh baiklah semoga kau diterima ya manis" ucap orang itu cengengesan

Isagi sedikit geli mendengar kata manis dari oleh orang itu tapi ia harus menjaga sifat nya mau bagaimana lagi orang itu adalah seniornya

Isagi pun masuk keruangan bossnya itu dan disambut oleh aura yang dingin,ia sedikit gemetar namun ia harus tetap profesional dan tenang

"Permisi pak saya ingin melamar kerja disini" ucap isagi lembut dan ramah

Isagi menatap boss,ia heran boss nya ini menatap nya terus seperti melucutinya dan terus menatap kearah tubuhnya

"Ah iya baiklah namamu isagi yoichi kan" ucap bossnya

Isagi mengangguk dan sae pun mengecek berkas berkas,ia terkejut isagi ternyata madih seorang siswa sma

"Kau masih sekolah?" ucap sae datar

"E-ehh iya pak tapi..." isagi sedikit murung

"Kenapa?" ucap sae

"Saya sudah...tidak sekolah sih.." ucap isagi

"Hmm begitu yasudah kau kuterima" ucap sae

'Ehh iya terima kasih pak sae"ucap isagi senang

Terlihat sedikit senyum miring dari sae dan langsung menatap isagi cabul dan sedikit rona merah di pipi sae

"Kau lucu isagi....wajah manis mu membuat gw ingin meniduri lo  ,ah fuck gw akan membuat lo menjadi milik gw selamanya" ucap sae

Sae memegang kepala nya dan tersenyum misterius

"Ah gw udah gila oleh lo...isagi.." ucap sae

Sementara itu isagi sangat senang akhirnya ia bisa mendapatkan kerja yang digaji sangat besar

"Huaa gua senang banget gila...tapi gua penasaran apa yang harus gw kerjakan di situ" ucap isagi

"Ah sudahlah gw tidur saja" ucap isagi dan tidur
.
.
.
.
.
Keesokan harinya isagi pun menggunakan baju yang rapi dan pergi ke perusahaan itu

Saat sampai ia datangi oleh senior yang lain dan diberi tahu apa pekerjaan nya itu,isagi sangat kaget ternyata pekerjaannya adalah seorang anggota mafia

"Ehh benarkah gua seorang anggota mafia" ucap isagi kaget

"Iya kan lo yang mendaftar" ucap senior itu

"Umhh baiklah" ucap isagi pasrah

"Pakai ini" ucap senior itu

Isagi pun mengangguk dan pergi ke kamar ganti nya

Isagi pun keluar dan memperlihatkan bajunya pada seniornya dan senior malah tersipu

¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.

Isagi pun keluar dan memperlihatkan bajunya pada seniornya dan senior malah tersipu

"Ummh gw malu bet make ini" ucap isagi merona

"ngapain malu anjir  justru badan sexg lo mendukung banget gila " ucap seniornya

(Gilaaa...pantatnya montok dan semok banget...anjir)pikir senior

(Mama..takut...)pikir isagi

"Umhh yaudah sekarang gw harus belajar apa ya kak" ucap isagi

"Nah sekarang gua ajarin lo pake pistol" ucap senior itu

Isagi mengangguk dan mengikuti seniornya dan pergi ke ruang menembak

"Pakai ini buat pemula kaya lo dan gunakan ini untuk membuat pendengaran mu tidak rusak" ucap seniornya

"Yaudah sekarang gw coba ya kak" ucap isagi

"Satu...dua....TIGA" Hitungan seniornya

DORRR

Isagi menembak sangat tepat sasaran membuat seniornya melongo

"Wooww sangat bagus isagi...boss akan sangat senang" ucap seniornya

"Haha terimakasih kak " ucap isagi

"Sekarang kau coba lempar tiga pisau ini tepat sasaran" ucap seniornya

"Baiklah" ucap isagi

Isagi pun melempar tiga sekaligus dan semua nya tepat sasaran membuat seniornya sangat melongo

"S-sangat bagus isagi...gw seneng bet ngajarin lo" ucap seniornya

"Ummh makasih kak " ucap isagi

Mereka terus berlatih hingga sore dan mereka beristirahat

"Hah capek cok" ucap seniornya

"Sama.." ucap isagi

"Btw kalau lo umur berapa " ucap seniornya

"Hah gw umur 17 tahun kak" ucap isagi

"Hah masa kan bukannya gaboleh ya?" ucap seniornya

"Gatau juga kak gw langsung diterima aja sama pak sae" ucap isagi

"Oh iya gw belum ngenalin nama gw salken gw takami" ucap takami

"Iya salken gw isagi kak" ucap isagi senyum manis

"Btw ini udah malam pulang yu " ucap takami

Isagi pun mengangguk dan mereka pun pulang kerumah masing masing

        

To be continue......



My Mafia boss obsession with me (AU.Saesagi)Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora