sebelumnya janlup ramein vote and komen. terimakasih ('⊙ω⊙')
drtt! drrt!
hyunsuk melirik ponselnya yang berdering di mejanya, tertera nama direktur park disana. bossnya.
langsung saja hyunsuk meletakan dokumen yang ada di tangannya dan segera mengangkat telfon yang masuk dari park jihoon.
"ah iya ada apa pak? saya sedangm menyiapkan dokumen untuk meeting nanti" tanya hyunsuk begitu sopan.
"sekertaris choi aku butuh bantuanmu, cepat ke ruanganku sekarang"
"tapi-"
tutt.
hyunsuk mendengus sebal segera meletakan ponselnya dimeja tak lupa merapikan dokumen tadi dan langsung berjalan keluar menuju ruangan direktur park jihoon yang tak jauh dari ruangannya.
sudah terhitung hampir lima tahun hyunsuk bekerja menjadi sekertaris park jihoon,
bahkan dirinya terkikik geli ketika mengingat peristiwa jihoon bersujud pada ayahnya sendiri karena tak mau hyunsuk di gantikan oleh sekertaris lain.
entahlah! hyunsuk sendiri juga tidak tau.
.
sementara itu jihoon di ruangannya tengah mengetuk ngetuk meja. menunggu kedatangan sekertaris choi yang sudah ia telfon beberapa saat lalu.
sial. rasanya jihoon sudah tidak tahan.
hingga suara ketukan pintu membuat jihoon menghentikan aktivitasnya "masuk!"
pintu terbuka menampilkan hyunsuk dengan kemeja putih tanpa pas di luarnya. pas sekali.
"kunci pintu" perintah jihoon setelah hyunsuk menutup pintu dan hendak berjalan ke arahnya.
"ada apa pak manggil saya kesini" hyunsuk berdiri di depan meja jihoon yang tengah menatapnya dari atas sampai bawah.
aneh.
"apa pak jihoon ingin mengetahui tentang dok-"
"sst, saya tidak mau membahas kertas tak penting itu" sela jihoon membuat hyunsuk terdiam setelahnya.
hyunsuk hendak menarik kursi untuk duduk namun jihoon lebih dulu memyuruh sekertarisnya itu untuk.berdiri di depannya.
sial. hyunsuk menggigit bibirnya sendiri, ia takut setengah mati. apa dirinya ada salah?.
jihoon kembali melirik hyunsuk dari atas sampai bawah lalu menjilat bibirnya sendiri yang terasa kering "mendekat"
mau tak mau hyunsuk mendekat ke depan jihoon masih dengan tatapan bingungnya.
"pak? saya ada salah?" ujar hyunsuk memberanikan diri untuk bertanya
jihoon memejamkan matanya lalu menghela nafas, langsung ia menarik pinggang hyunsuk untuk duduk di pahanya.
"a-ah pak saya tak bisa seperti ini" gugup hyunsuk mendorong bahu jihoon serta berusaha turun dari pangkuan bossnya itu.
hyunsuk semakin di buat gugup begitu jihoon menatapnya dengan intens dan semakin menarik hyunsuk hingga tubuh mereka hampir bersentuhan.
"saya horny" ucap jihoon langsung mencium benda kenyal favoritnya.
jihoon tidak bohong soal dirinya horny, ia memang horny setelah junkyu mengirimkan video porno tiba tiba.
dasar teman sialan.
"mmph-pakh" hyunsuk membulatkan matanya terkejut begitu jihoon langsung melumat bibirnya dengan begitu kasar dan tak sabaran.
![[ 🔞 ] secertary, hoonsuk ✔](https://img.wattpad.com/cover/347670141-64-k537281.jpg)