Malaikat jatuh.

3 1 0
                                        

Namaku Razerchieldom, seorang Malaikat yang melayani Dewi Artemis. Suatu hari, Dewi jatuh cinta pada seorang Pahlawan panggilan. Dia menjalin hubungan badan dengan nya, namun sebab itulah dia mendapatkan hukuman.

"Jangan lakukan itu!" Teriakku yang saat ini sedang di tahan oleh beberapa Malaikat.

Sang Dewi sekarang tengah terikat di pancang tiang berbentuk X.

"Razer, diamlah!" Ujarnya menonggakan wajah kearahku dengan lesu.

"Kau tak boleh ikut terlibat dalam masalah ini ..." Ujarnya tersenyum padaku dengan wajah yang sudah penuh luka.

Aku yang tak pernah melihat nya seperti ini, bahkan sampai sekarang pun masih tak menerima bahwa ini kenyataan.

"Konyol sekali, konyol sekali! Apa guna nya Kota langit ini?! Dewa dan Dewi harus nya punya ke mutlak masing-masing bukan hidup seperti ini dengan hukum! Aku tak menerima nya!"

Seorang Dewa membuka kipas tangan nya, dia adalah perdana menteri Sang Kaisar Langit.

"Lancang! Malaikat apa kau ini?! Berani sekali, berkata begitu di depan Kaisar Langit Zeus!"

Aku menggertakan gigiku. "Berani nya kau Loki!"

Tatapan ku membuat nya gemetar, dia sangat ketakutan.

"Sangat bar-bar, malaikat seperti ini milik Dewi Perang  ... Aku maklumi, itu karna Tuan mu pun sama menjijikkan nya seperti dirimu ..." Ujar Loki menatap ku dengan mata merendahkan.

Aku menggeram mengepal tangan dibawah. Mata ku sangat tajam menatapnya dengan decikan kesal.

"Ckkkk, Kau! Sekali lagi kau berkata begitu, aku pasti akan membunuhmu!"

Loki termundur seketika. "Hiks!"

Semua orang di Ruangan Singgasana Langit jadi gemetar.

Aku malaikat tertinggi, pelayan Artemis. Tak ada satupun yang pernah menang melawan ku dalam pertarungan. Namun, aku menolak menjadi Dewa karna aku terlahir sebagai Malaikat. Rasa ingin melayani orang yang kuat selalu ku miliki, karna itu aku bertemu dengan Dewi Perang dan melayani. Aku tak pernah menemukan seorang yang melawan ku tanpa berhenti meski sudah berjuta tahun ku habiskan dalam pertarungan duel dengannya. Sehingga aku mencapai batas, dan aku pun mengakui nya yang meminta ku menjadi pelayan nya.

Tapi, suatu hari seorang Pahlawan datang.

"Pahlawan sama, katakan yang sebenarnya pada Kaisar langit! Kau lah yang bersalah karena menyatakan Cinta dari awal dan membuat Dewi ku dimabuk oleh perasaan itu ..."

Pahlawan menoleh kearahku dengan senyuman.

"Apa yang kau katakan? Mana mungkin, aku hanya mahluk fana ini bersikap seperti itu Pada seorang Dewi ... Apalagi Dewi yang bar bar sepertinya, pasti aku akan langsung di bunuh ..."

Seketika Kaisar menatap tajam padaku.

"Kau mau bicara apa lagi Razer?!"

Aku menggertakan gigiku. "Pahlawan sialan! Berani, beraninya kau!"

"Sudah cukup!" Ujar seorang berdiri di depan Palang X eksekusi Dewi Artemis.

Aku melihat kearahnya. "Thor!"

Pedang ditangan nya membuat aku mengamuk. "Kau mau melakukan apa?!" Teriakku memberontak sehingga lepas dari tangkapan para malaikat.

"Brisik!" Ujarnya mengarahkan pedang dengan sekali tebas kearahku.

Drushhhhhhhh, aku menangkis nya dengan sayap.

"Thor, kau jangan berani menyentuhnya!"

Dewi berteriak dengan tangisan. "Cukup! Cukup! Cukup! Berhenti lah ikut campur, Razer!" Ujarnya Dewi Artemis menangis.

Berdirinya Kerajaan MonsterWhere stories live. Discover now