I

121 9 2
                                        

Seungmin itu penyanyinya.
Seungmin itu segalanya.
Seungmin itu miliknya.

Semua orang sudah tau jika lelaki dengan tubuh tinggi juga rambut panjang sebahu itu benar benar jatuh cinta kepada Kim Seungmin. Perhatiannya bukan main! Disaat ia sakit, lelaki itu akan dengan sigap menemani Seungmin.

Walau dalam sedihnya, sebenarnya Seungmin bukan seseorang yang cengeng. Ia lelaki tegar yang bisa mengontrol emosinya. Tapi Hyunjin, lelaki yang kita deskripsikan barusan itu memang menaruh seluruh atensi kepada lelaki yang satunya.

Seungmin just like a puppy, dan Hyunjin adalah tuannya. Bukan dengan konotasi negatif tentunya. Namun dimatanya, Seungmin ini pelipur lara membawa suka. Matanya saja ikut bicara disaat mereka sedang bersama, senyumnya halus membuat siapapun tersipu karenanya.

Keduanya benar menjalin hubungan, Hyunjin meminta Seungmin menjadi kekasihnya sejak kelas 3 sekolah atas. Perjalanannya tentu tidaklah mulus, ada saja rintangan bagi keduanya.

Ya walau kebanyakan dari masalah itu berasal dari orang ketiga yang mau menghancurkan hubungan keduanya. Seungmin sebenarnya khawatir karena Hyunjin begitu populer di sekolah, bisa bisanya dia menyatakan cinta terhadap Seungmin hanya karena Hyunjin senang melihat Seungmin menyanyi.

Bagai melodi nan indah yang menenangkan siapapun yang mendengar nyanyiannya. Hyunjin ini begitu memuja, disaat Seungmin hari ini akan ikut kontes menyanyi di kampusnya. Lelaki itu pergi ke sebuah florist terbaik dikotanya, membeli satu bucket bunga terindah untuk lelaki pujaannya. Sebagai tanda rasa jika ia memang bangga terhadap Seungmin tentunya.

"Hmmm Hyunjin kemana sih..."

Sementara itu, Seungmin sedang bersedia dibelakang panggung. Jujur tentu ia gugup walaupun sudah sering mengikuti lomba menyanyi di tempat lain. Sayangnya, ia masih belum melihat Hyunjin hari ini.

'Iya puppy, ini udah dijalan kok.'

Pesan terakhir yang Seungmin terima waktu itu. Tapi sudah hampir setengah jam ia menunggu, belum ada tanda Hyunjin tiba di ruangannya.

"Kim Seungmin, sebentar lagi giliranmu. Ayo bersiap siap." Ujar salah satu panitia yang muncul dari depan pintu.

Sambil menggerutu, Seungmin keluar dari ruangan itu menuju panggung. Hampir saja ia memijakan kakinya ke sebuah tangga di sisi panggung. Seseorang berlari dan menarik atensi Seungmin kala itu.

Disana ada Hyunjin dengan bunga terindah untuk Seungmin seorang

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Disana ada Hyunjin dengan bunga terindah untuk Seungmin seorang. Bibirnya yang tertekuk kini kembali merekah, menatap pujaannya telah tiba tepat sebelum ia tampil hari ini.

"You look pretty, puppy. I wish you good! I Love you" Hyunjin berbisik, tapi Seungmin bisa membaca jelas gerakan bibir Hyunjin yang begitu manis menyemangatinya.

Maka tanpa ragu, Seungmin terseyum lebar dan naik ke atas panggung. Sampai dimana suara musik mulai terdengar dan Seungmin mulai bernyanyi dengan indah.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Jul 23, 2023 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Seung Mine.Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang