Disebuah rumah kecil atau lebih tepatnya gubuk kecil,yang sebenarnya sudah tidak layak pakai,tapi bagi mahluk imut nan mungil itu sudah lebih dari cukup.
Perkenalkan nama mahluk imut nan mungil ini bernama ananta ayyara atau sering dia sendiri dan warga sekita memanggil nya ayya.
Ayya seorang anak remaja lelaki yang berusia kurang lebih 15 tahun.ia sebatang kara setelah ditinggal selama-lamanya oleh sang nenek yang merawatnya sedari kecil.
Dan kini ia hanya tingga sendirian digubuk peninggalan neneknya,ayya juga seseorang yang lugu dan polos,lebih tepatnya tidak tau apa-apa tentang dunia yang kejam ini.
"Aduh ayya lapar,tapi ayya tidak punya uang"ucapnya sedih sambil terduduk di teras gubuknya sendirian.
Setelah cukup lama berdiam diri kini ia beranjak untuk mencari pekerjaan yang bisa menghasilkan uang setidaknya untuk makan hari ini.
Kini ia berjalan menyusuri trotoar dan melihat anak-anak yang menjual koran.
Ia menghampiri salah satu dari anak yang menjual koran itu dan menyapanya.
"Halloo,ayya mau ikut kaka jualan juga boleh gak?"tanyanya dengan berharap.
Anak itu menoleh dan meneliti penampilan ayya dari atas sampai bawah.
"Boleh,tapi kamu harus izin sama pemiliknya dulu"ujarnya memberitahu.
"Boleh anterin ayya ke pemiliknya gak?"
"Boleh,sebentar ya,aku habisin jualan aku dulu"
Setelah sedikit lama menunggu akhirnya anak itu atau kita sebut saja namanya adam.kini adam menghampiri ayya yang terduduk lemas dipinggir jalan seraya menunggunya.
"Kamu kenapa ko lemas?"tanyanya khawatir.
"Ayya lapar kaka,belum makan dari tadi pagi"ujarnya mengadu.
"Yaudah ayok kaka traktir kamu makan dulu,baru kita ketempat bang bagas"ya bang bagas adalah pemilik koran-koran yang mereka jual.
"Wahh terimakasih kaka!"ujarnya antusias dan langsung berdiri mengikuti adam.
Sesampainya diwarung makan mereka memesan nasi dan lauknya tahu tempe saja,karna uang adam hanya cukup membeli lauk itu.
Setelah selesai makan kini mereka melanjutkan perjalan menuju ke tempat bang bagas yang dimaksud.
Ketika ingin menyebrang adam tidak menyadari bahwa ayya tertinggal dibelakangnya.
Saat sampai diseberang ia menoleh dan melihat ayya yang hendak menyebrang dan berlari tampa melihat bahwa lampu jalan yang untuk pejalan kaki sudah berganti.
Saat sedang asik berlari ia tidak menyadari ada sebuah mobil melaju dari sebelah kanan nya,saat mendengar klakson yang begitu keras ayya terkejut dan menoleh tapi naas ia terlambat karna depan mobil sudah menabrak tubuh mungil nya dan terpental cukup jauh .
"AYYA!!!"teriak adam dan menghampiri tubuh ayya yang sudah berlumuran darah.
Disela-sela kesadaran nya ayya tersenyum dan mengatakan dalam hati ia akan bertemu ayah,bunda,dan neneknya.
Tapi itu hanya angan mu saja sayang,karna jiwa mu nyasar.hehehe
🦋
🦋
🦋
🦋
Ditempat lain lebih tepatnya dirumah sakit ternama ada seorang remaja lelaki yang terbaring dibangsal ruangan yang luas,lebih tepatnya VVIP.
