"AAAKKHH!"
Mark terus merintih dan berteriak saat 2 penis memasuki lubangnya secara bersamaan.
"Sakittt" hanya itu kata yang terus Mark ucapkan sejak tadi.
Mark sekarang berada di salah satu level dalam permainan gelap sang ayah.
Mark hanya perlu mendesah dibawah para entity, tapi siapa sangka bahwa dalam level kali ini, Mark, justru bertemu 6 entity sekaligus yang harus dia puaskan.
Ruangan kali ini adalah ruangan BDSM, hanya saja semuanya dikeliling oleh air yang terbuat dari wine.
Mark berada di dalam kolam wine itu dengan 2 pria yang memasuki lubangnya dari depan belakang sekaligus.
Sementara 4 pria yang lain lebih memilih memotret tubuh Mark, merekam mereka, menaruh berbagai sex toys ke tubuh Mark dan memberikan rangsangan lebih ke pada Mark, seperti menaruh es batu ke dalam kolam wine tersebut dan membuat kulit tubuh Mark menjadi jauh lebih sensitive karena perubahan suhu itu.
"Aahhh sensitive!" desah Mark.
"Sensitive huh?" pria yang di depan mencipratkan air ke puting dan dada Mark lalu mengelus nya sekaligus menyedotnya.
"Aaahhhh ahhh ah kumohon jangan terlalu keras euungghh"
Pria yang dibelakang juga menjilat leher Mark yang di pakaikan sebuah pet collar dengan liontin berbentuk love.
"You know? I like your ass" pria yang lain ikut masuk ke dalam kolam dan meremas remas pantat Mark.
"Nyahhh ahhh"
3 pria yang lain juga ikut turun ke kolam dan mulai menyentuh-nyentuh tubuh Mark, juga memberikan rangsangan kepada Mark.
"Ahhh uhhh ahhh ahhhh mmmhhhh ahhh eeeuunnghhhh akkkhhh" desah Mark semakin menjadi saat mereka berenam bergantian memasuki nya.
Disaat Mark hampir pingsan karena sakit dan kelelahan, 4 wanita berstatus entity dominan datang ke kolam.
"Kau belum memuaskan kami, maka kamu belum bisa melewati level ini" ucap salah satu wanita yang datang tadi.
Para pria keluar dari kolam lalu pergi ke dalam kegelapan dan sekarang tersisa mereka berlima di kolam itu.
Mark kembali harus memuaskan mereka ber4 karena jika tidak maka dia akan terus dikurung dalam level ini dan tak dapat keluar dari permainan gelap sang ayah.
Tubuh Mark sudah remuk dan sangat sakit tapi mereka bermain dengan sangat sangat brutal. Bahkan jika Mark pingsan mereka akan memaksa Mark untuk bangun.
"Ahhhh kumohon pelan hiks sakittt ahhh"
"Ahh anak ini" kesal salah satu wanita.
Salah satu wanita menampar pantat Mark, salah satu bagian paling sensitive.
"AAAKKKHHH NOOOO" teriak Mark tapi mulutnya langsung dibungkam.
"Diam dan menurut, semakin kamu mengeluh maka kami akan semakin brutal memperkosamu"
Kolam itu terus dipenuhi jeritan dan desahan Mark, sekaligus geraman dari para entity penuh nafsu.
Mark terus berdoa agar dia bisa segera keluar dari neraka ini.
To Be Continue.....
Tes ombak dulu
YOU ARE READING
Backroom🔞 || Dream & Aespa x Mark
FanfictionMark terpaksa ikut kedalam permainan gelap yang dibuat oleh ayahnya. Permainan yang dibuat mirip seperti Backroom namun disetiap levelnya akan ada lelaki/perempuan dominan yang berbeda-beda dan harus dipuaskan agar bisa melewati level itu. Mark terp...
