Intro

10 0 0
                                        

Baik. Ehem .... Aku harus mulai dari mana ya?
Cerita ini terinspirasi dari pengalaman nenek aku yg dulu tinggal disalah satu Gang, Gang buntu. Sekitar tahun 1998, Gang tersebut masih dikelilingi persawahan bahkan hutan. Tapi sekarang, tempat itu sudah jadi pusat transportasi Udara. Singkat cerita, Nenek aku bilang tempat dimana aku bekerja, dulunya ada teror dari gadis yang bunuh diri akibat tidak direstui oleh orang tuanya. Membawa botol racun, berkeliling di gang itu, bernyanyi  sebuah lagu Isabella dari Jamal Abdillah. Kala itu di sore hari, Orang-orang yang sedang bersantai di beranda rumah syok menyaksikan gadis itu meminum racun bak minum air mineral. Tidak ada yang mencegahnya karena tangan satunya
lagi memegang sebuah pisau dapur yang sesekali ia ayunkan. Seperti ditelan bumi, keberadaan gadis itu hilang setelah masuk kehutan, dan ditemukan habis magrib sambil memegang sebuah surat yang ia tulis untuk kedua orang tuanya. Tepat di TKP ditemukannya barang bukti yang ia bawa.

Case close oleh polisi, orang tuanya tidak ingin melanjutkan penyelidikan. Malam dimana dia dikebumikan, saat itu juga teror dimulai. Sampai tempat dimana lokasi itu diubah, arwahnya tidak berubah.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Jun 06, 2023 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

BELLAWhere stories live. Discover now