prolog

11 2 0
                                        

Hola guysss ya ampun gue nulis cerita baru, gimana ceritanya, gatau gue juga ahahah...

_______________

" Bodoh, mengapa kau membawa seorang gadis ?, Yang aku inginkan bukan seorang gadis, aku ingin dia yang sudah tidak gadis" amuk seorang laki laki berjas hitam.

" Maafkan aku Tuan, aku belum bisa bekerja baik untuk mu"

" Apa kau tahu ?, Tangan ku sudah gatal ingin merobek mulut mu yang penuh alibi itu" ucap nya remeh.

"Sekali lagi aku minta maaf tuan, aku akan menerima hukuman yang kau berikan" pasrah nya

" Baiklah kalo begitu, aku masih berbaik hati untuk mu, aku maafkan dan kau akan tetap menerima hukuman dari ku" ucapnya sambil berdiri dan " masuk lah ke kandang putra ku, aku ingin kau tinggal di sana selama yang aku mau" lanjut nya

"Tu- tuan.. apa kau yakin?" Tanya nya sambil terbata bata

"Apakah aku pernah tidak yakin dengan keputusan ku?"

" Ba- baik..lah" jawab nya pasrah. pria dewasa dengan kisaran umur 40 tahun itu pasrah dengan hukum yang di berikan atasan nya, tapi jika dipikir pikir lebih baik ia masuk kandang daripada dia harus merasakan panas di sekujur tubuh nya, jika tidak masuk kandang maka bakar hidup hidup jawaban nya. Tpi menurut orang yang sedikit punya otak mungkin tidak ada yang lebih baik dari keduanya.

" Bagus, kau sangat penurut dan aku suka" celoteh laki laki berjas tersebut sambil memperhatikan pria dewasa yang telah ia perintahkan untuk masuk ke dalam kandang putra nya, Joan. Harimau peliharaan nya, joan memang jinak tapi kepada laki laki berjas itu saja, jika ada yang memasuki kandang nya, ku pasti kan dia tidak akan bisa bertahan hidup, Joan harimau yang sensitif terhadap orang lain, jadi jika bukan laki laki berjas itu maka mati jawaban nya.

" Joan, seperti nya kau lapar nak. Makanlah, Meski daging yang kau makan sedikit alot, aku pergi" pamit nya pada joan.

AGARIGeschichten, die süchtig machen. Entdecke jetzt