"Makan."
Seorang pria berkulit pucat dan berpakaian hitam dengan jahitan benang perak melengkung di ujung jubahnya menyodorkan semangkuk makanan ke arah pria yang lain. Pria yang lain itu terlihat suram dan menyedihkan. Tubuhnya kurus dan terlihat sangat lemah. Rambut hitam panjangnya kusut dan jubah putih yang dikenakannya pun terlihat kotor oleh beberapa bercak kehitaman, seakan-akan jubah itu tidak pernah diganti atau dicuci sebelumnya. Ekspresi pria itu tidak terlihat karena kepalanya menunduk rendah tanpa ada niat sedikitpun baginya untuk berusaha mengangkat kepalanya sendiri.
Pria yang menyedihkan itu adalah Qing Xuan. Jelas penampilannya saat ini sangat jauh berbeda dengan penampilannya yang dulu ketika dia masih menjadi pejabat surgawi. Dulu, mengingat dia hidup dengan begitu terjamin dan kemewahan yang selalu mengelilingi dirinya, dia jelas sangat peduli pada penampilannya sendiri. Bahkan untuk seorang pria, para gadis pasti akan iri dengan wajah mulusnya karena seringnya dia melakukan perawatan untuk wajahnya sendiri. Sehingga wajahnya menjadi lebih mulus dan lebih terawat bahkan jika dibandingkan dengan wajah gadis-gadis muda. Namun sekarang, bahkan untuk merapikan rambutnya sendiri yang berantakan pun dia sudah enggan. Semangat hidupnya benar-benar sudah hilang sejak terakhir kali dia melihat kakaknya terbunuh secara mengenaskan di depan matanya sendiri.
Dia tidak tahu lagi apa gunanya dia hidup sekarang. Dia sudah bukan lagi seorang pejabat surgawi, kekuatan spiritualnya pun telah hilang tak bersisa. Bahkan keluarga satu-satunya yang sangat dicintainya juga telah mati dengan begitu mengerikan. Lalu untuk apa lagi dia hidup? Jika dia tidak ingat bahwa dia adalah manusia yang juga membutuhkan nafas, maka sebenarnya hanya untuk bernafas saja dia sudah sangat malas! Menganggap semua itu adalah hal yang sia-sia!
Dan yang paling mengenaskan dari itu semua adalah, dia dengan sangat tidak berdaya harus tinggal bersama orang yang membunuh kakaknya sendiri! He Xuan! Mungkin saat ini Shi Wu Du sedang menertawakannya dari neraka. Menganggapnya sangat konyol. Karena, bagaimana mungkin dia bisa hidup di bawah atap yang sama dengan orang kejam yang sudah merenggut nyawa kakaknya sendiri dengan sangat tidak berperasaan? Meski sebenarnya Shi Wu Du pantas mendapatkan semua itu, namun tetap saja kematiannya yang tragis benar-benar memukul keras mental Qing Xuan. Bahkan bisa dikatakan, sekarang dia sudah nyaris gila!
"Kau mendengarku?" Suara dingin itu kembali memasuki rungunya. Qing Xuan tidak berniat untuk mengangkat tangannya dan mengambil mangkuk makanan itu. Dia hanya melirik sekilas dan kembali menatap kosong ke arah dua liontin emas yang sedari tadi ada di pangkuannya. Liontin itu adalah satu-satunya hal yang tersisa dari kakaknya. Meski salah satu dari liontin itu sudah rusak dan nyaris hancur, Qing Xuan tetap memohon dengan sepenuh hati kepada He Xuan agar iblis itu tidak membuangnya dan membiarkannya menyimpan benda itu.
Merasa diabaikan, He Xuan yang sedari tadi berdiri di sebelah ranjang pun merasa ingin sekali memukul kepala Qing Xuan, namun dia mengurungkan niatnya. Dia hanya mengambil kembali mangkuk yang tadi dia letakkan di sebelah Qing Xuan dan mulai menyodorkannya secara paksa ke pangkuan pria itu.
Qing Xuan tetap bergeming dan tidak bergerak sedikitpun. Bahkan sampai He Xuan menekan makin dalam mangkuk itu ke arahnya dan berkata datar, "Cepat makanlah, lalu cuci mangkuknya." Dia tetap tidak merespon. Tatapannya kosong.
He Xuan mulai tidak tahan lagi. Sebelah tangannya yang lain terangkat dan merampas dua liontin emas itu dari pangkuan Qing Xuan. Dan secara bersamaan, kepala pria itupun terangkat mengikuti ke mana arah liontin itu pergi. He Xuan menggantung dua liontin itu di tangannya dan Qing Xuan menatapnya dengan panik. Takut jika nanti iblis itu akan membuang atau menghancurkan kenangan terakhir yang dimilikinya tentang kakaknya.
YOU ARE READING
Burn Inside [FF]
FanfictionHalo~ Cerita ini sengaja ingin kutulis karena aku benar-benar tidak bisa menerima jika Qing Xuan dan juga He Xuan harus berakhir begitu saja tanpa adanya romansa di antara mereka. Bagiku mereka berdua sangat manis ( ꈍᴗꈍ) Karena itulah aku berpi...
![Burn Inside [FF]](https://img.wattpad.com/cover/334401941-64-k789244.jpg)