Main Cast : Kim Sowon x Jung Eunha
Sub Cast : Choi Yuju
Hwang Sinb
Kim Umji and Other Cast
Genre : Geben - Oneshoot - Kekerasan - Angst - NC21
This story is a fiction not a true story.
So...
Please understand of their are many dificiencies both on terms of writing or the plot of story.
And...
Please support with follow, vote, and comment guys...
.
.
.
"Bisakah kau tolong aku, Sinb?" Ucapnya dengan nada memohon pada pria didepannya. Tangan gadis ini bergetar. Air mata akhirnya jatuh setelah sekian lama ia tahan. Terlebih saat orang yang sangat ia harapkan pertolongannya malah berkata 'tidak'. Sakit rasanya demi tuhan!
"Maaf Eunha-ssi, sepertinya kau ikut saja dengan mereka."
"M-mwo?" Eunha menganga tak percaya. Kemana perginya rasa iba dan nurani pria ini? Sekedar menjelaskan kejadian yang sebenarnya pun dia enggan.
"Ayo agasshi!"
Eunha menunduk dan akhirnya memilih pasrah saat lengannya dicengkram lalu tubuhnya diseret oleh pria bertubuh tinggi berbaju biru yang sedari tadi memeganginya agar tidak lari. Eunha berniat untuk lari pun sebenarnya tidak. Kakinya terlalu lemas bahkan sekedar untuk berjalan.
"Eunha~"
Langkah keduanya terhenti. Eunha mendengar namun tak menoleh.
"Kau tenang saja, aku akan berusaha untuk menjengukmu tiap hari disana." Pria itu berdeham. "Di penjara."
***
Ruangan ini gelap. Tak sepenuhnya. Ada penerangan disini, walaupun hanya sebuah lampu berwatt rendah yang tergantung diatas. Setidaknya tubuh seorang gadis yang duduk terikat disebuah kursi kayu itu terlihat cukup jelas.
"Jung Eunha..."
Eunha mendongak mendengar namanya disebut. Seorang pria dengan garis wajah yang cukup tegas duduk didepannya. Meja kayu berukuran sedang memisahkan jarak antara Eunha dan pria itu. Pria yang merupakan polisi itu berdeham lalu sambil matanya menatap tajam kearah Eunha.
"Apa motifmu membunuh Jung Yerin?" Tanyanya, dingin. "Apa kau tak punya hati? Membunuh saudara kandungmu sendiri? Jika aku jadi kau, aku tidak akan menampakkan wajahku lagi dimanapun, Nona Jung."
Eunha menggeleng lemah dan memilih diam. Sudah satu minggu dia disini, diinterogasi 3 kali sehari dan pertanyaan yang diajukan selalu sama. Eunha sudah lelah berontak dan membantah. Suaranya seakan habis karena terus saja meneriaki siapapun yang melakukan interogasi konyol ini.
"Jung Eunha! Jawab!" Bentak pria itu sambil memukul meja. Eunha mendelik, melihat tag name yang tergantung didada pria itu lalu kembali melihat wajahnya.
"Tuan Choi Yuju.." Ucap Eunha parau, suaranya serak. "Aku tak mungkin membunuh saudara kembarku. Jangan bodoh. Apa kau dan rekanmu tak bosan terus menerus menanyakan hal ini?"
Tuan Choi tertawa lebar. Kedua tangannya bergerak mendorong tubuhnya dan kursi beroda yang ia duduki. Kursi itu berputar hingga posisinya membelakangi Eunha kini.
"Kau tau apa nona Jung? Kau dan semua tahanan disini semuanya sama. Bersalah dan munafik."
Giliran Eunha yang tertawa kali ini.
Tuan Choi menoleh, "Apa yang lucu Nona Jung?" Ia berdiri lalu berjalan mendekati Eunha yang menatapnya tajam.
"Anda tahu Tuan Choi? Sebagai seorang polisi, anda tidak pantas mengatakan hal itu. Anda dan rekan anda semuanya sama. Egois dan sok tahu!"
Brak!
Tuan Choi kembali memukul meja. Kata-kata Eunha barusan sangat membuatnya tersinggung. Matanya melotot pada Eunha yang justru kembali tertawa karena telah berhasil membuat pria didepannya ini tersulut emosi.
أنت تقرأ
Cerita 21+ [Geben][🥀]
عاطفيّةKumpulan cerita-cerita dewasa yang seharusnya tidak dibaca anak kecil~ Dosa tanggung sendiri~~ #Cerita18+ #Bikin halu, wkwk 😂
![Cerita 21+ [Geben][🥀]](https://img.wattpad.com/cover/287856574-64-k101161.jpg)