eps.1 [sekolah]

19 3 1
                                        

"sekelas lagi sama Lo, bosen dah" ujar Aldine
"Yaa mau gimana lagi, takdir kalo kita berdua mulu" jawab Travic.
"Tapi ya jangan sama Lo lagi, dari SD sampe SMA sama Lo teruss".

Travic adalah teman masa kecil Aldine, jadi wajar Aldine bosan dengannya karena sudah bertahun-tahun berteman bahkan orang tua mereka sangat dekat.

Gamteng kan?IYA LAH

Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.

Gamteng kan?IYA LAH.

*Ting Ting*
Bel sekolah berbunyi itu menandakan bahwa pelajaran pertama akan di mulai.

//Eh ini author ngasal:) maklum yh//

Di kelas setiap siswa boleh memilih bangku mereka sendiri tetapi, Aldine tidak mendapat bangku kosong, di sana hanya tersisa bangku kosong yang sangatt kotor dan berdebu, padahal di sebelah Travic ada bangku kosong tapi Aldine tidak mau duduk di sebelahnya karena...yea you know....BOSEN CUYY.

"Woy tol, lo kan ga ada bangkuu, Sini duduk Ama gwe"
"Ogah, di bilang in aku tuh udah bosen sama Lo" Aldine mengatakan dengan kasar, karena terpaksa akhirnya Aldine duduk di sebelah Travic.

*Kijoring*
Suara telepon Aldine berbunyi, entah siapa yang menelepon ia saat pelajaran.

"Hlo? Siapa sih? Ganggu!" Ucapnya
"Ekhm..permisi saya dari... bla bla bla" ucap si penelepon tadi
(Ini siapa anjg!?). Batin Aldine dengan kesal

*Pipp*
Suara telepon di matikan.

"Siapa tuhh" kata Travic dengan kepo
"Kepo" Aldine menjawab dengan kesal
"Lo pms ya? Marah-marah mulu" kata Travic sambil menggodanya
"BGST"

[2 hours later ]

"Udah istirahat nih, ke kantin yuk"
"..."
"Napa diem mulu?"
"KAMU NANYEEAA?? SEKALI LAGI NGAJAK-NGAJAK GUA, GUA TAMPOL MUKA LO" Aldine mengucapkan dengan sangatt kesal, mungkin dia sedang pms, biasa cwee~

Akhirnya Aldine pergi meninggalkan Travic tanpa kata-kata lain, ia sedang pergi ke kantin untuk beristirahat dan makan.

Jangan lupa vote, kasih like kalo kalian sukaa

MAKASIH YA UDH BACA

tunggu episode Selanjutnya...
BYEE

F!RST LOV3? | Watanabe HarutoStories to obsess over. Discover now