Cerita ini diawali dengan adanya seorang gadis yang sedang menonton anime kesukaannya sambil mewek.
"Huhuu.. Rengoku-sann.. Jangan mati hiks, huaa" yak gadis itu adalah Nakahada Haruka sang MC kita pemirsa!.
Dia sedang menonton anime kimetsu no yaiba, arc mugen train dimana matahari kita yaitu Rengoku Kyoujuro menjadi donat*ups.
"Sial, aniki gua hiks, dasar bola basket!gegara lu gua jadi janda hiks" ais lebay kali ni anak//plak.ditampol readers.
"Hoaamm.. Nyam nyam, is ngantuk pula.. Jam berapa si" ucap haruka lalu melihat jam di handphone nya
"Buset! Jam 01.53?!, anjirlah harus tidur nih, jangan sampe deh besok telat bangun" haruka lansung mematikan HP nya dan segera tidur. Yakali kayang
'Gua masih ga rela aniki mati anjir..' yeu bukannya lansung tidur malah meratapi nasib
Skip, paginya~
Kring.. Kring.. (Anggep ae alarm👌)
Nampaknya alarm tersebut terkacangi karena pemilik kamar tersebut masih enggan untuk bangun.
Sudah 10 menit ia masih belum bangun, sampai ibunya datang ke kamarnya.
"Anak ini, kebiasaan" ucap Ibu haruka yang sudah siap membawa gelas berisi air. Kalian tau buat apa? Buat di siram ke mukak beauty haruka dong.
"Bangun! Bangun! Dasar, sudah siang haruka, kau mau terlambat lagi?" ucapnya setelah menyirami anaknya dengan air
"Eh, udah pagi ya? Baru juga tidur 5 menit" kata haruka lalu mengambil hp nya,dia kaget saat mengetahui jam berapa sekarang
"Mak! Kok gk bangunin ruka sejak tadi! Telat nih aarghh!!" ucapnya dan lansung ngacir ke kamar mandi
"Terserah kamu deh" maknye haruka lelah hayati, diapun keluar dari kamar anak non akhlak nya
Skip~
Sekarang haruka lagi prustasi minna! Karena...
"Duh ini kaus kaki gua mana anjir, mana cuma sebelah yang ilang. Sial amat" kasian kamu :)
---------------------------------
"Mak!! Adek mana mak?! Ruka mau berangkat nih!" ucap haruka dengan tidak selow nya
"Udah duluan dia sama ayahmu, gk sarapan dulu?" mak haruka
"Gk dulu deh, ntar telat. Ittekimasu!!"
"Itterashai"
Di jalan~
"Jshdjajdjs gblk bakal telat ni pasti aargh!!! " bodoamat lah dikira orang setres teriak teriak gaje, yang pasti sekarang haruka sedang prustasod karena sekarang jam pertama fisika! Guru killer di sekolahnya. Mampus awoakwok//digampar ruka.
Saat sudah dekat dengan sekolah haruka merasa lega karena gerbang sekolah belum di tutup, bisa napas dengan lega lah.
(Btw haruka masih SMP kls 9.oke sip)
"Hahh, hadeh capek! Untung ga telat hah.. " ucapn haruka yang lansung duduk di bangku nya
"Haruka, lu ngapa? Cape bener keliatannya" ini Hana, Yamada Hana, sahabat haruka
"Hooh, habis lari maraton gua na, telat bangun gua" jawab haruka dengan lesu
"Heh, pasti begadang lagi kan? "
"Habisnya aniki gua mokad cuk, kan kesal hati ini" ucap nya dengan air mata imaginer yang keluar
"Hadeh.. Taulah, nanti baca manganya kuy" ajak Hana
"Kuylah!!"
Kring... (Bel istirahat)
Haruka dan Hana lagi mojok sambil baca manga KNY. Temen mereka cuma bisa geleng kepala ngeliat mereka yang sekarang cengar cengir dan mewek di pojokan. Sarap.
Pelajaran selanjutnya pun jamkos sampai jam terakhir karena guru ada rapat, jadi ini adalah surga bagi mereka berdua untuk melanjutkan acara membaca manganya.
-------------------------------
Tak terasa bel pulang telah berbunyi, Haruka dan Hana pun sudah membaca banga KNY hingga tamat. Sekarang mereka sedang membereskan barang barang mereka dan bersiap untuk pulang. Ye!
Hana sudah selesai dengan barangnya, tapi Haruka masih belum, doi lagi ngelamun.
"Woy Haruka, kenapa lu?" tanya Hana yang curiga dengan sikap sahabatnya itu
"Na, cogan di KNY banyak yang mati na... Ga rela.. Hkz" ucap Haruka sambil nangis bombay
"Aelah udah lah, cepetan gua tinggal juga ni" ancam Hana yang mulai lelah dengan Haruka
"Iye iye ngab"
----------------------------------
Mereka berdua berjalan pulang bersama seperti biasa, dengan canda dan tawa. Mereka pun sampai di perempatan yang memisahkan mereka. Anjai
"Gua duluan ya Haruka" ucap Hana sambil melambaikan tangan ke arah Haruka
"Yoi cuk, tiati" balas Haruka, dia kudu nyebrang dulu
'Ini firasat gua napa g enak'
Saat Haruka mulai menyebrang tiba tiba ada mobil yang melaju dengan cepat sembari meng klakson, sepertinya remnya blong.
Karena tidak sempat untuk menghindar Haruka di tabrak oleh mobil tersebut yang membuat dia terlempar cukup jauh.
Darah segar terus mengalir keluar dari kepala Haruka, pandangannya berkunang-kunang, pendengarannya juga semakin tidak jelas, yang dia lihat orang orang yang panik dan suara ambulance yang datang.
'Sakit.. Apaan ni, gua bakal mati? Tapi gua belum sempat pulang'
Rasa nyeri di kepala nya semakin menjadj-jadi lalu pandangannya menjadi gelap.
To be continued~
-------------------------------------
Muehehe gimana gimana?
Ais jeleh betul lah ni cerita, hm hm tapi g apa lah coba dulu..
Rey minta dukungannya ya reader tachi hehe
Jangan lupa vote!!
Bye bye~
ESTÁS LEYENDO
Let's Save Them! [fanfiction-KNY]
Fanfictionperkenalkan saya rey, ya. jan panggil author oke👌 jadi ini pertama kalinya aing ngebuat cerita wp, jadi maaf kalau ceritanya jeleg hehe:> semoga ae ni cerita ad yang baca ygy, klo gaada juga no what what, aing cuma gabut. oke sampai disini dulu, s...
![Let's Save Them! [fanfiction-KNY]](https://img.wattpad.com/cover/327810330-64-k530894.jpg)