RUMAH SULTAN DANGDUT

10 0 0
                                        


Kota yang indah dan padat penduduk terdapat sebuah rumah kosong yang terlihat begitu sepi, sunyi, sekaligus angker. Banyak warga yang merasakan kejanggalan ketika melewati kawasan rumah yang terkenal angker itu. Misalnya bulu roma tiba-tiba berdiri ngacrak dengan sendirinya merinding Mun teu apal mah. Hawa panas dingin pun merasuk menelusup membelai tubuh, hingga suara-suara aneh yang kadang terdengar, yang berasal dari sekitaran rumah yang terkenal dengan sebutan rumah Sultan dangdut itu,kalian pasti pengen tahu kenapa rumah kosong itu di sebut rumah Sultan dangdutt? Ya benar karena hantu disana suka bernyanyi dan juga sering terdengar suara musik dangdut dan kendang. Menurut cerita warga, dahulu kala rumah kosong itu mulanya adalah sebuah bangunan rumah yang mewah seorang Sultan dangdut. Namun para penghuni rumah itu meninggal mengenaskan karena stress memikirkan lagu yang harus di buatnya.Rumah itu pun menjadi rumah yang mengerikan.

Saya dan kedua teman saya kalau pulang Melawati rumah tersebut pasti membaca doa dan juga kadang suka salah doaa sobat maklum situasi takut gitu.Eittss sebelum lanjut kita kenalan dulu sobb Nama saya Gerard Ali ubedd,pasti kalian aneh dengan nama saya yups ibu saya keturunan orang Inggris dan ayah saya asli dari Indonesia, Dan kedua teman saya bernama Williams dan Steven salah Jono nama kita memang sedikit elite lah tapi kalau kelakuan kita ya begitulah.Okee lanjut berkenalan sobb.Wiliams dia orangnya tampan si walau kata ibu aku, aku lebih tampan dari dia haha!! iyaa lanjut dia juga orangnya cukup cuek dan juga penakut maklum cuek orang cool gitu sobb!.Sedangkan Steven salah Jono dia itu orangnya rajin shalat Dan cukup tampan lah dengan hidungnya yang kurang mancungg!!.

Kami bertiga di juluki trio Ero, karena ya pasti kalian tahu kalau nama kita kaya orang orang Eropa gituu haha!!, Kita bertiga kalau pulang pergi sekolah selalu bareng ya karena memang rumah kita berdekatan, Namun kalaa itu kita iseng iseng membuat konten ya semacam uji nyaalii lah, kami bertiga berencana untuk melaksanakan konten itu di rumah yang di sebut rumah jurig dangdut kedua teman saya tertawa saat mendengar "rumah jurig dangdut", "haha...buset itu rumah knp bisa jadi rumah jurig dangdut" ucap Jono sambil melihat ke gua namun beda halnya dengan Williams dia malah sudah ciut duluan sewaktu gua mengucapkan nama rumah itu "Jangan konten horor horor lahh broo" ucap Williams sambil menahan pipis, "yahh elah Cool doang tapi penakut" Steven sambil tertawa "jadi gimana nih kita mulai kapan ?" gua bertanya ke mereka.

"Ayooo gass lah"ucap Jono terlihat bersemangat, "gimana kamu mau ikut atau nunggu disini Wil" aku bertanya kepada Williams "yaudah ayo" ucap Williams sambil menahan rasa takutnya. Akhirnya kami bertiga pun mulai memasuki rumah tersebut denngan membawa kamera yang on cam,"ehh bentar balik lagi yoo"ucap Williams sambil menarik tangan ku "yahh elah baru juga masuk Wil" "iyaa will" ucap saya dan Jono sambil tersenyum.Tapi sebenarnya saya juga memang merasakan udara dan suasana dalam rumah itu memang dingin dan sunyi sampai membuat bulu kunduk saya berdiri, setelah beberapa menit menatap sekitran rumah tersebut kami bertiga mulai berjalan ke ruangan berikutnya "ruangan apa nih besar banget coy" Jono berteriak sambil terkesan "buset mewah bett ini mah" Williams yang awalnya takut jadi mulai penasaran dengan isi rumah ini.

Kami bertiga terkesan dengan kemewahan Rumah Sultan Dangdut ini mulai mengalami kejadian kejadian yang membuat kami bertiga merinding, "dorrr....." "ehh monyet,monyet apaan tuh Al " Jono yang terkejut bertanya padaku "halahhh kucing mungkin" ucap ku seperti pemberani padahal sebenarnya saya pun kaget dengan suara itu , beda halnya dengan Williams dia yang tadinya penakut malah menjadi yang paling bersemangat untuk menjelajahi rumah ini. "wihhh liat dengar guys suara apanntuh" Williams sambil menuju ke arah suara tersebut, "Will tunggulah barengan napa" "iyaa" ucap aku dan Jono sambil jalan tergesa gesa. Dan setelah kejaadian tersebut kami pun melanjutkan perjalanan kami untuk menjelajahi rumah ini, namun saat di ruangan mirip studio terdapat banyak sekali alat-alat musik seperti kendang,suling,gitar dan banyak lagi. Saat jono memainkan salah satu peralatan tersebut entah kenapa perasaan saya dan Williams menjadi tidak enak suasana pun menjadi semakin mencekam "Wil ko perasaan gua kaga enak yaa" aku bertanya kepada Williams "iya ya ko sama perasaan gua juga kaga enak" ucap Williams sambil memegang pundaknya.

Dan benar saja tiba tiba terdengar suara seruling dan beberapa benda berjatuhan "jonn ayo keluar dari sini" teriak ku "iya jonn ayo" ucap Wiiliams sambil menarik tangan jono, setelah keluar dari ruangan tersebut tiba tiba ada yang melayang di atas kami bertiga entah itu apa pokonya kita focus untuk keluar terlebih dahulu sunggguh dalam kejadian ini perasaan dan pikiran saya menjadi campur aduk. Saya dan kedua teman saya terus berlari menuju pintu keluar dari rumah tersebut, sungguh sangat melelahkan dan mebuat jantung saya berdebar dan juga bahkan membuat kedua teman saya panik sampai sampai membuat jono salah membaca doa "guffronnaka" "lah ngapain loo baca doa keluar dari wc" ucap ku sambil terheran heran "amin yaa allah aminnn" uacap Williams yang panik "ahh elu juga ngapain main amin amin aja " beginilah kalau kedua temanku panik doa apa saja mereka baca.

Setelah sekian menit berlari lari akhirnya kami bertiga berhasil keluar dari Rumah Sultan Dangdut , yaa meskipun lelah juga tapi kami merasa cukup puas dengan petualangan ini. Setelah keluar dari rumah tersebut kami bertiga pun langsung berlari ke arah motor kami ya karena matahari udah mualai tenggelam kami pun meniggalkan ruamah tersebut dan berjalan pulang kerumah masing-masing dengan jantung yang masih berdetak kencang dan kami bertiga baru ingat bahwa sebelum memasukki rumah tersebut kami bertiga lupa tidak meminta izin ataupun mengucapkan salam. Di perjalanan pulang aku dan jono memuji Williams ya kalian tahu kali kalau Williams itu penakut tapi sekarang dia sudah menjadi pemberani dan jono yang suka becanda mendapat sebuah pelajaran dalam kejadian tersebut bahwa becanda itu ada tempat dan juga waktunya.

Jadilah seorang pemberani dan seorang yang sopan apabila kalian ingin di sopani atau di hargai orang lain

Jaga perbuatan ucapan dan bertingkah laku sopan dan taati peraturan yang ada jika berkunjung

"Tidak ada kata takut

Kalau lita bukan penakut"

Rumah Sultan DangdutWhere stories live. Discover now