Malioboro, adalah hal yang tak pernah lepas dari para penabur kisah. Malioboro itu cantik, indah, gagah, dan jumawa. Maka dengan itu, Malioboro dicintai oleh para khalayak. Sebab seperti yang sudah-sudah, Malioboro tak pernah kalah. Siapapun yang me...
Oops! This image does not follow our content guidelines. To continue publishing, please remove it or upload a different image.
Malioboro itu indah, katanya. Namanya memang besar dan cantik, tanahnya luas dan pengunjungnya ramai. Tetapi dari sekian banyaknya julukan kepada Malioboro, mengapa tak seorangpun mengindahkan bahwa Malioboro juga bisa menjadi seonggok jumawa yang berdiri tegak di antara banyaknya khalayak yang menaburkan kisah.
Bukan, Malioboro tak jahat, tetapi terkadang dengan menyebut namanya saja dapat menjadi kenang yang paling menyakitkan, lebih daripada apapun. Malioboro terlalu gagah untuk dikalahkan, maka dengan itu banyak yang memilih untuk mengalah.
Siapapun yang menaburkan kisah di atas tanah Malioboro, kenangnya akan abadi. Sebab seperti yang sudah-sudah, Malioboro itu terlalu piawai dalam menjaga dan menghimpun berbagai cerita.
Maka dengan itu, selamat datang, selamat berdiri di antara pilu dan senang, selamat menyaksikan sebentang kisah di bawah langit Jogjakarta.