section 1

69 1 0
                                        

Semua berawal dari dia. Dia yang selalu ada di hidupku. Dia yang selalu menemani hari hariku. Dia yang ingin berkorban untukku. Ya. Sejak dulu selalu dia. Tetapi mengapa aku baru menyadarinya. Sadar bahwa hanya dialah yang selama ini ku cari. Dia yang selama ini ku impikan. Terkadang kita tidak perlu mencari cinta. Kita hanya perlu melihat apa dan siapa yang ada di sekitar kita.

"Kirana! lama banget sih! ngapain aja! Ayo pulang!" ya. Dia adalah Genta. Genta adalah teman kecilku, teman yang selalu ada sampai kami bersekolah di SMA pun dia tak pernah bisa jauh dariku. "Iya taa bentar lagi! Ini tinggal ngedit dikit lagi kok bentar lagi kan deadline koran sekolah, kalo gue ga ngerjain koran sekolah mau jadi apa?" jawabku "Yaudah yaudah gue ngalah deh. Gue tunggu di depan sekolah ya. Jangan lama lo. GC!" Diapun pergi dengan muka kesalnya.

Ga lama genta pergi aku pun segera menyelesaikan pekerjaan yang sudah ku kerjakan sejak lama itu. Ya harus aku yang mengerjakan semuanya. Alasan pertama karena staff staff editor yang lain berhalangan masuk dan Alasan kedua aku memang seorang ketua jurnalistik. Setelah beberapa lama aku mengerjakan tugas untuk koran sekolah akhirnya akupun menemui genta yang sudah lama menungguku di depan sekolah. "Lama banget sih! Katanya sebentar gimana sih" gerutunya "Iya iya maaf deh. Yaudah sekarang kita mau kemana? Lagi ada film bagus nih. Nonton aja yuk. Gue traktir deh sebagai gantinya" Jawabku "Nah gitu kek bagus kalo gini caranya gue nunggu lo telat juga gapapa" Balasnya sambil nyengir "Yeee itu sih mau lo"

Akhirnya sampailah aku dan genta di bioskop. Lalu akupun mencari jadwal film yang ingin aku tonton dan sangat kebetulan film itu sebentar lagi akan mulai. Akhirnya pun aku mengajak genta untuk membeli tiketnya "Ayo gen cepetan udah mau mulai nih filmnya. Lo yang beli tiketnya gue yang beli popcornya ya" Tanpa menunggu balasanya akupun langsung segera ke popcorn shop dan membeli dua popcorn manis dan asin. Ya popcorn kesukaan genta adalah popcorn asin. Setelah aku membeli popcorn lalu genta datang dengan dua tiketnya. "Yuk!" ajakku

Film yang ingin aku tonton adalah film This is love yang menceritakan tentang dua orang sahabat yang pada akhirnya jatuh cinta satu sama lain. Seketika Genta berbisik "ini filmnya pas banget ya sama kita" lalu akupun menjawab dengan santai "hah apaan biasa aja. lebay lo" lalu genta pun membalas "yee beneran kan sama kayak gue suka sama lo tuh sama kayak filmnya" "yee mau banget. udah ah nonton aja jangan berisik" jawabku dengan sedikit kesal. Akhirnya pun dia diam dan menonton film itu. Ternyata film itu sangat sedih yang pada akhirnya seorang Genta anak basket yang terkenal itu menangis! Ya dia menangis akupun yang tadinya sudah meneteskan air mata menjadi tertawa melihat Genta menangis "Hahahahaha! Genta lo lucu banget bisa nangis gitu! Hahahaha gila seorang Genta yang anak basket dan famous kayak lo bisa cengeng dengan film ginian. Hahahaha!" Candaku "Diem deh lo gue lagi menghayati filmnya nih. Tadi katanya lo nyuruh gue diem sekarang lo yang malah berisik gimana sih. Ini salah satu bentuk penghayatan gue tau. Sedih banget itu nanti kalo kita pacaran jangan kayak gitu ya say" Ucapnya "Ihh bercanda aja terus udah tonton tuh filmnya"

Akhirnya pun aku dan genta keluar dari bioskop tersebut dan diantar pulang oleh genta. Ya dia adalah Genta sahabatku. Dia adalah orang yang telah dekat dengan ku selama kurang lebih 10 tahun. Pepatah mengatakan bahwa jika perempuan dan laki laki bersahabat pasti akan ada yang suka. Apakah itu perempuanya atau laki lakinya. Namun aku dan genta percaya bahwa itu hanya tahayul pepatah itu tidak akan berlaku bagi kami. Genta adalah sahabatku dan aku yakin Genta pun akan menganggapku demikian. Setengah hidupku telah kulalui bersama Genta. banyak kenangan kenangan aku bersamanya. Aku justru merasa karena kenangan itulah aku tidak akan pernah bisa menyukainya.





Yey chapter 1 sudah selesaiiii! Hope you like it guys kalo ada yang mau saran atau kritik add line aja yaaa nantiii

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: May 12, 2015 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

Its Always Been YouWhere stories live. Discover now