My angel

1 1 0
                                        

"Hyunjin... "

"Diam."

"Maafkan aku..."

"Aku sudah bilang untuk diam kan?"

"Aku mencintaimu.."

"Aku jauh lebih mencintaimu."

"Hyunjin..."

Laki-laki itu terbangun dari tidurnya dengan nafas terburu-buru.

"Mimpi itu lagi.. " Hyunjin memegang kepalanya dan menjambak pelan rambutnya, ia sangat frustrasi karena mimpi itu hampir setiap hari datang.

Ia pun bangun dan pergi ke kamar mandi, hari ini ada jadwal fansign bersama Stay, ia harap semuanya berjalan baik-baik saja.

Setelah semuanya selesai ia pun berangkat ke agensi, manajernya sudah menghubungi untuk segera datang karena mobil yang akan mereka pakai akan digunakan juga oleh yang lain, Hyunjin pun berlari pelan menyusuri jalan setapak yang biasanya ia lewati untuk pergi ke agensi. Untung saja ia memilih apartemen yang dekat.

Sambil berlari kecil, Hyunjin merasakan ada angin yang mengitarinya dengan lembut seolah melindunginya. Hyunjin berhenti. Ia memejamkan kedua matanya dan menikmati angin lembut ini.

"Aku... "

Hyunjin tersadar apa yang baru saja ia lakukan, ia kembali berlari menuju kantornya, bisa-bisa kena omel manajer dan member lain.

"Apa aku terlambat?" tanya Hyunjin dengan nafas tersengal-sengal, mengingat ia lari cukup cepat setelah kejadian angin lembut tadi.

"Hampir, " ujar Han.

"Minum dulu nih." Han memberikan botol air kepada Hyunjin dan ia menerimanya, Hyunjin pun meminum nya sampai setengah botol.

"Wah, haus banget ya." ujar Changbin, Hyunjin hanya terkekeh sambil menyeka air di dagunya.

"Udah ngumpul semua kan? Ayo berangkat." ujar Chan. Mereka pun masuk ke dalam mobil van yang disiapkan dan pergi menuju tempat fansign mereka.

Selama di jalan, Hyunjin hanya terdiam melamun. Ia masih memikirkan angin lembut tadi. Ia merasa angin itu melindunginya dan seolah memberikan bisikan lembut. Tanpa Hyunjin sadari, mobil van mereka sudah memasuki parkiran dan berhenti.

"Hyunjin." panggil Chan. Hyunjin terkejut.

"Kita sudah sampai, ayo turun." ajak Chan, Hyunjin melihat manajer dan member lainnya sudah keluar terlebih dahulu, Hyunjin pun menyusulnya.

"Kamu masih memikirkan gadis itu?" tanya Chan yang sedang menemani Hyunjin berjalan ini.

Hyunjin mengangguk.

"Maaf, aku akan berusaha untuk fokus di fansign ini." Hyunjin sedikit membungkukkan badannya tanda permintaan maaf.

Chan memegang bahu Hyunjin dan tersenyum.

"Jangan minta maaf, lakukan saja seperti biasanya, aku dan member lain paham." Chan menenangkan Hyunjin yang gelisah. Hyunjin pun tersenyum dan mereka kembali melanjutkan perjalanan mereka yang tertunda.

Setelah beberapa saat, acara fansign dimulai dan Stay sudah memenuhi hall yang dijadikan untuk fansign hari ini.

Rencananya mereka akan melakukan mini concert juga di acara ini, mereka pun memakai aksesoris dari Stay.

Lagu dengan judul "Your sign" pun berputar memenuhi seluruh hall. Stay pun tak kalah semangatnya untuk menyoraki.

Di tengah-tengah lagu, tiba-tiba saja ada percikan listrik dari salah satu lampu gantung sana. Namun belum ada yang menyadarinya.

"Stayy!!" teriak Hyunjin dengan mengambil langkah lebih dekat dengan stay, di pinggir panggung. Stay pun menjawab panggilannya.

Klik.

"HYUNJIN!!"

Suara teriakan gadis yang Hyunjin kenal membuat ia menoleh mencari sumber suara.

Ia yakin mendengar suara kekasihnya yang sudah meninggal itu.

Bukannya ketemu suara, ia malah kembali merasakan sesuatu yang lembut melindunginya. Seperti angin tadi siang

Hyunjin menutup matanya, ia semakin merasakan ada pelukan hangat nan lembut.

"Aku mencintaimu.. Dan akan selalu melindungimu."

Hening.

Hyunjin merasa sepi.

Ia membuka kedua matanya, ia terkejut karena pemandangan saat ini penuh dengan asap, dan juga ia terduduk seperti memeluk orang.

"Hyunjin!! Kamu nggak papa?" tanya Chan selaku leader Stray Kids. Hyunjin kebingungan tapi ia mengangguk, Chan membantu Hyunjin berdiri dan member lain mendatangi Hyunjin untuk melihat keadaannya.

"Ada apa ini?" tanya Hyunjin yang masih kebingungan.

"Kamu nggak tau?" Seungmin pun ikut kebingungan. Hyunjin menggeleng.

"Lampu gantung itu jatuh dan kamu tepat dibawahnya, tapi... " Felix menggantungkan kalimatnya dan melihat Hyunjin dari bawah sampai atas.

"Kamu baik-baik saja?"

Member lain pun semakin kebingungan.

"Sepertinya, Kara melindungimu." semuanya langsung melihat Chan dan Hyunjin bergantian. Beberapa dari mereka menutup mulutnya tak percaya.

"Kara... " Hyunjin mengambil kalung dari kantongnya dan memegang inisial K disana.

"Aku juga mencintaimu.. Selalu dan selamanya."

Hwang Hyunjin x OC - oneshoot au

Has llegado al final de las partes publicadas.

⏰ Última actualización: Sep 12, 2022 ⏰

¡Añade esta historia a tu biblioteca para recibir notificaciones sobre nuevas partes!

Your SignDonde viven las historias. Descúbrelo ahora