I will put you close, until no space between us

129 15 0
                                        

Characters:
Ishigami Senku (Male Lead)
Y/n (reader or your name as Female Lead)

----------------------
Setelah 3700 tahun pembatuan akhirnya pria pecinta sains ishigami senku terlepas dari pembatuan tersebut. Tidak lama kemudian y/n, sang asisten lab yang suka menjadi target eksperimennya juga terlepas dari pembatuan tersebut.
.
.
57, 58, 59, 60 Krak.. krak..krak...  Boom!
"Akhirnya setelah bertahun - tahun aku terlepas dari pembatuan!" Suara lembut y/n yang merasa senang akhirnya dia menjadi orang "pertama" yang lepas dari pembatuan.
.
"Akhirnya kau bangun juga kelinci percobaanku" seru seorang pria berambut warna daun bawang yang bentuknya melawan gravitasi bumi.
.
"Eh?" Tanya y/n kebingungan.
.
"Kau adalah orang kedua yang bangun setelah aku, tebak sudah berapa tahun kita membatu?" Uji senku.
.
"Ehm, kira-kira 3699 tahun?" Jawab y/n bimbang.
.
Sebuah cubitan mendarat di pipi y/n. "Salah!, Ini sudah 3700 tahun tahu!" Seru senku yang merasa kesal dengan jawaban y/n.
.
Y/n tidak menyadari bahwa sedari tadi dia masih telanjang dan tidak memakai sehelai kain apapun.
.
"Senku, memangnya cuaca hari ini dingin ya?" Tanya y/n yang merasa kebingungan.
.
"Pakai ini." Senku melemparkan baju yang sudah ia jahit selama hidup di zaman batu ini.
.
"Eh? Kenapa? Kan aku udah pakai baju, ini ka--" saat y/n meraba tubuhnya, dia sadar bahwa sekarang dia tidak memakan baju.
.
"KYAAAA!!!!! DASAR COWO MESUM HENTAI! SUDAH BERAPA BANYAK YANG KAU LIHAT???" tanya y/n panik
.
"Lumayan, aku sudah bisa mengira ukuran dada dan pinggangmu." Jawab senku santai.
.
Sebuah tamparan mendarat di pipi senku. "Mesum! Kau seharusnya tidsk melihat ini!" Seru y/n sambil memakai baju.
.
"Di zaman ini mana ada yang peduli kalau misalnya bertelanjang, disini hanya kita berdua kok" kata senku acuh tak acuh.
.
Pipi y/n pun memerah, dia merasa malu karena bagian tubuhnya ditatap oleh Senku. Y/n adalah asisten lab Senku, awalnya dia mendaftar klub sains karena tidak ada yang mendaftar, hanya Senku saja yang mendaftar. Y/n pun tidak familiar dengan istilah-istilah sains, tetapi dengan bantuan Senku, Y/n bisa mahir dan menjadi satu-satunya asisten Senku (karena hanya dia yang mendaftar).
.
"Ayo sudah, jangan berlama-lama seperti itu, nanti tubuhmu mengalami pembekuan kembali! Cepat pakai bajumu!" Perintah Senku. Y/n pun mengambil baju itu.
"Hei otak mesum, jangan ikut ya!" Kata Y/n malu sambil pergi memakai baju di tempat lain.
.
Setelah menunggu beberapa lama akhirnya Y/n keluar dengan pakaian yang sudah dibuatkan oleh Senku. Karena Senku yang membuat, jadi modelnya pun tidak terlalu bervariasi.
"Pakaian apa ini?" Gerutu Y/n
"Pakai saja! Daripada kamu tidak pakai baju.." respon Senku kepada Y/n
.
Mereka pun berjalan menyusuri kota-kota yang sekarang kini menjadi hutan rimba belantara, penuh dengan lumut dan tumbuhan paku-pakuan. Satu demi satu langkah mereka lalui, tidak lupa Senku selalu memberi tanda pada daerah yang mereka lalui.
.
"Hei Senku..." Panggil Y/n
"Hmmm?" Respon Senku
"Kau tidak takut hewan buas akan berkeliaran disini?" Tanya Y/n yang ketakutan.
"Hewan? Coba liat saja jejaknya, menurutmu apa ada hewan disini?" Tanya Senku kepada Y/n. "Satu-satunya mamalia disini adalah kita berdua Y/n!" Sambung Senku. Y/n pun terdiam, karena memang benar sedari tadi mereka berjalan, Y/n memperhatikan tidak ada tanda-tanda hewan buas yang lolos dari pembatuan.

Mereka pun melanjutkan perjalanan menyisir hutan belantara itu dan tibalah mereka pada suatu gubuk kecil namun terlihat nyaman.
"Hei Senku, kamu bohong ya?" Tanya Y/n.
"Bohong? Maksudmu apa?" Tanya Senku balik.
"Sebenarnya sudah ada yang lepas dari pembatuan kan selain kita?" Tanya Y/n yang meragukan kejujuran Senku setelah melihat gubuk yang terbangun sempurna. Karena menurut Y/n ketika dia memperhatikan bangunan tersebut, umur bangunan itu terlihat baru dibangun kurang lebih 1 minggu-an.
"Hei, ingat... Aku lebih dahulu terlepas dari pembatuan sialan itu daripada kamu. Lalu, aku membangun gubuk ini sebagai tempat aku bernaung dan laboratorium kecilku." Kata Senku sambil menggenggam tangan Y/n erat-erat menuju gubuk kecil itu. "lalu, lihat ini, aku mengumpulkan beberapa bahan bahan penelitian untuk mencari misteri dari pembatuan ini. Keadaan ini harus segeran berakhir..." Sambung Senku sambil menunjuk ruangan kecil yang dinamainya laboratorium itu.

First time i thought you were a constelation✨ [Ishigami Senku x Reader]Stories to obsess over. Discover now