Hallo...
Berhubung thread yg sebelumnya di gembok dan ane ada niatan lanjut cerita ini maka dengan ini ane launching kan Klub Karaoke jannah season 2. Berikut sisa-sisa thread klub karaoke Jannah yang ane simpen.
beberapa hari kemudian keadaan di rumah pak kyai semakin menggila. Umi, Tuti dan Ratih pun berpesta dengan liar di rumah itu hampir setiap hari, godaan kepada suami Tuti dan Ratih pun semakin liar, Tuti dan Ratih bahkan tak segan menunjukkan kemesraan dengan Risman, Doni, dan Randi di depan suaminya. Seperti yang sudah-sudah suami mereka tak berkutik oleh keliatan istri nya sendiri. Penampilan keduanya pun banyak berubah, Tuti mengecat rambutnya berwarna merah, kedua lengannya penuh di tato kemudian perut, puting dan bibirnya di tindik. Pakaian yg dikenakan jelas selalu sexy, hot pants dan tangtop menjadi pakaian andalan nya, dia membuang semua pakaian tertutup nya. Sedangkan Ratih Menato punggung dan perut nya, terdapat gambar wanita telanjang di punggungnya dan tulisan perek di perutnya. Tentu suaminya marah namun Ratih mengancam akan menggugat cerai jika suaminya bawel dan suaminya lemah tak berdaya. Bagaimana dengan Lastri? Tidak ada kemajuan dari hubungan Doni dan Lastri, hanya sebatas chat saja. Lastri memiliki suami pria keturunan timur tengah yang bekerja sebagai pedagang di pasar, dia bernama Imron. Toko Imron selalu ramai oleh Cici-cici amoy, toko Imron memang sedikit tertutup, banyak Cici-cici pelanggan Imron yg menjadi mualaf, berkat jasanya Imron di pandang sebagai orang hebat karena berhasil mengajak wanita keturunan untuk berpindah keyakinan.
Imron bisa di bilang memiliki penis jumbo, kebutuhan sex istrinya terbilang sangat tercukupi, saking tercukupinya malahan istrinya menganjurkan dia untuk mencari istri lagi karena bisa di bilang Lastri kelelahan melayani nafsu binatang suaminya. Suatu ketika istrinya sedang mandi dan meninggalkan hp nya di meja, Imron penasaran dan membuka hp istrinya, sontak dia kaget melihat chat Lastri dengan Doni, tapi Imron hanya tersenyum karena istrinya membalas chat Doni seadanya. Desas desus perubahan penampilan Ratih dan umi Zaenab terdengar di telinga Imron, Imron pun penasaran siapakah Doni? Apa dia biang dari perubahan penampilan dari Ratih dan umi Zainab? Dia pun memutuskan untuk menyelidiki nya.
Hari ini merupakan hari Sabtu, waktunya Tuti mengunjungi anak dan suaminya di kampung sebelah, Tuti berangkat ke rumahnya di temani kekasih nya yaitu Randi. Tuti berpenampilan sangat sexy, dia memakai kemeja lengan panjang ketat dengan 3 kancing di buka, sedangkan kebawahan nya dia memakai rok berbahan elastis setengah paha.
Sampai di depan rumahnya Tuti turun dari mobil sambil merangkul Randi dengan mesra, suami nya menunggu sambil menggendong anaknya yang masih balita sambil melongo melihat perubahan istrinya. Dengan cueknya Tuti mendekati mereka sambil merangkul Randi dengan mesra bagaikan sepasang kekasih. Ratih pun mencium tangan suaminya kemudian dia mengambil anaknya dari gendongan suaminya, pelukan dan ciuman hangat di kening anaknya menandakan betapa dia sayang dan kangen ke anaknya. Tuti pun mengenalkan Randi kepada suaminya, dengan muka sinis suaminya menyalami Randi. Randi pun tersenyum ramah menanggapi sambutan suami Tuti. Dipersilahkan nya Randi oleh suami dan Tuti untuk masuk ke rumah, Randi pun menunggu di ruang tamu sedangkan Tuti dan suaminya masuk ke kamar pengantin mereka.
Di kamar Tuti di hujam beribu pertanyaan, namun Tuti tidak menggubrisnya dan hanya sibuk mengobrol dengan anaknya. Tuti pun kesal dan menyuruh suaminya mengantarkan anaknya ke rumah orangtuanya. Joko pun pergi membawa anaknya ke rumah orangtua Tuti yg tidak jauh dari rumahnya. Saat suaminya pergi Tuti pun menghampiri Randi yg duduk di ruang tamu dengan hanya memakai celana dalam tanpa pakaian apapun yg menutup tubuh atasnya, dengan manja Tuti menggelayut di pangkuan Randi.
Tuti: maafin sayaangkuu... Suamiku emang rese orangnya.
Randi: biarin aja sayangku, mungkin dia cemburu.
Kemudian mereka berciuman dengan mesra, bertukar lidah hingga air liur mereka menetes, tetesan ludah pun mereka jilat, tangan Randi meremas toket Tuti dengan kencang, sedang-kan Tuti membelai wajah Randi sambil terus menciumi dan menjilati wajah Randi.
