Derap langkah beserta hamparan Abaya gelap berwarna Charcoalnya berhasil menerbangkan sedikit debu-debu pasir jalanan di pekarangan rumah itu
Langkahnya nampak terburu-buru apalagi tatkala bola mata coklat gelapnya menangkap Sosok wanita paruh baya yang sedang tersenyum menyambutnya di depan teras
Dengan perasaan rindu yang membuncah ia berlari kecil kehadapan Wanita setengah paruh baya tersebut dan menghambur peluk seraya mengucapkan salam.
"Waalaikumsalam. Dara..!! Welcome to Arizona, how u feel it now? mabuk perjalanan gak?"
Sambil melepaskan peluknya perlahan, Gadis muda yang dipanggil Dara itu pun tersenyum
"No Bunda, I'm feel very good. Alhamdulillah. I Miss you so much, finally bisa ketemu Bunda lagi" seru Gadis muda itu dengan senang
"Oh come'on Mom..i think dara feel tired now, let's come in"
Tiba-tiba Ruqaya, Wanita berperawakan kurus semampai yang tak lain adalah Putri sambung dari Wanita paruh baya tadi muncul dari belakang.
"Oke dear, kerja bagus. Terimakasih sudah mau repot-repot menjemput Dara dibandara"
"Yeah, no problem Mom, i'm glad to help you" jawab nya kontras dengan konotasi suaranya yang tak terdengar senang.
Namun Ibu nya hanya tertawa kecil karena tau Putri nya hanya sedang kelelahan akhir-akhir ini.
"Ayo Dara kita masuk"
"Oke Bunda, aku ambil barang-barang sama koper aku dulu ya di mobil. Masih ada yang ketinggalan "
"Oke dear, let me help you to carry this one" kata Wanita yang dipanggil Bunda itu sambil membawakan koper dan tas milik Dara yang ada dihadapannya.
Iklim cuaca hari ini sepertinya sangat terlalu bersahabat. Dara bisa merasakan sensasi sengatan dari cahaya matahari serta gersangnya udara disini.
Tapi tetap saja ia tak menampik ketakjuban nya akan cerah nya langit Arizona. Belum lagi jalanannya yang lenggang dan bersih serta tertata bangunan nya, tentu ini menjadi pemandangan baru dan menyenangkan untuknya.
Dara, terlahir dengan nama Udara Faiha kini tak terasa sudah menginjak usia kepala dua. Tadinya ia fikir ia hanya akan terperangkap dalam kehidupannya yang monoton di sebuah kota kecil di Negri asalnya tapi kini keadaan telah berubah.
Hal baru, kehidupan baru nya dimulai bagai tantangan baru. Ia memutuskan untuk menerima ajakan Bunda nya yang merupakan saudari dari Ibu nya untuk tinggal di salah satu Kota di Negara pusat kapitalisme dunia.
Saudari Ibu nya itu meminta ia agar bisa menemaninya tinggal dirumahnya karena Suaminya telah tiada sedangkan kedua putri kembar sambungnya akan kembali ke tempat asalnya yaitu Dubai untuk menghandle urusan bisnis keluarga mereka yang merupakan peninggalan Ayah nya.
Walau Dara ragu karena kemampuan berbahasa nya yang masih tidak bisa dikatakan 'cakap' dan terbilang cukup nekat, tapi kini ia semakin mantap untuk tinggal disini. Semua hal banyak yang baru dipandangan matanya dan semua itu menarik matanya.
Ia jadi teringat lagu berjudul 'Reprise' yang dinyanyikan Emma Watson dalam Film musikal 'Beauty and The Beast'. Dimana liriknya tersebut sangat mewakili perasaan nya dulu sebelum menginjakkan kaki nya di tempat baru ini.
" I want advanture in a great wide somewhere..
i want it morethan i can tell.
And for once it might be grand, to had someone understand.
I want so much morethan they've got planned"
senandung dara sambil mengangkut kopernya dari garasi kendaraan roda empat tersebut lalu menutup pintunya dan masuk kedalam kediaman keluarga nya.
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
YOU ARE READING
T E R I K
RandomUdara Faiha Hanua Gadis muda pada umumnya yang tinggal disebuah kota kecil. setiap harinya ia memiliki aktivitas monoton sehingga membuatnya merasa bosan. hingga suatu hari datang kesempatan membawa angin segar serta pusaran nasib yang membuat hid...
