Berawal dari pertemuan dengan seorang klien yang berotak mesum.kayla,wanita berhijab merasa terlecehkan oleh klien tersebut hingga pintu hotel luxury yang terkunci itu mendadak terbuka dan menampakkan sosok dewa dimalam hari.Kayla tidak tahu apakah...
Angin malam berhembus kencang disertai butir butir putih halusdi negara barat dan sekitarnya.Setiap insan yang berlalu-lalangpaati ada yang menggunakan pakaian tebaldan perlengkapan apapun yang bisa menghangatkan tubuh.Namun untuk malam ini udara terasa lebih dingin dibanding malam sebelumnya,tak terlalu banyak manusiayang beraktifitas pada malam ini.Jalanan terlihat longgar.Mereka lebih memilih menetap didalam rumah bersama keluarga dan secangkir minuman hangat.Tapi tidak denganseorang gadis dewasaberumur 23tahun yang sibuk menyelesaikan tugas kantornyadengan mendatangi investornya.Dan ia lebih memilih menyelesaikannya seorang diri dari pada menggutus seseorang dari kantornya Gadis itu memasuki hotel luxury yang langsung disambut hormat oleh seorang pegawai disana "Aku telah membuat janji dengan mr Robinson dihotel ini"ucapnyadengan sopan Pegawai tersebut mencari data di komputernya atas nama mr.Robinson
"Tuan Robinson telah menunggu anda dikamar 3023" ucap pegawai itu dengan menyerahkan kunci kamar tersebut gadis itu menerimanya dengan ragu
Tubuhnya telah berdiri didepan pintu berangka sesuai dengan kartu yang ia genggam.Sesekali ia menarik nafasdan membuangnya,ua berdoa dalam hatinya agar tidak terjadi apapun.
Ruangan kamar yang terlihat mewah dengan fasilitas untuk kelas A.
"Selamat malam mrs.Kayla"
suara berat nan serakterucap manis dari pria yang dibilang sudah tidak muda lagi.Kayla berusaha tersenyum pada klien_nya
"Silahkan duduk"
tuan Robinson mempersilahkan kayla di shofa panjang.Kayla menuruti permintaan tuan Robinson,dan pria tua itu sudah duduk terlebih dahulu.Dan keduanya memulai percakapan kerjasama diantara keduanya.
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
🌍🌍🌍 Beberapa penjaga hotel luxury membungkuk hormat pada sosok yang tengah berjalan memasuki hotel.Ia menghentikan langkahnya tepat didepan pria yg mengenakan jas hitam
"Aku akan menggunakan kamar kelas A" Ucapnya pada manager hotel luxury
"silahkan tuan" ujar manager itu dengan menyerahkan key king.
Pria itu kembali melanjutkan langkahnya menuju lift tanpa di temeni seorang pun.Sosok pria itu sudah sangat terkenal dimata para pegawai hotel luxury.Bahkan ia sangat disegani sebab kepribadiannya yang terkenal ramah,hangat,rendah diri pada siapa pun.
Berbeda sekali dengan sang raja -pemilik hotel-yang sudah dikenal dengan sifat arogan,hidung belang,namun memiliki sifat ceria dan terbilang dekat dengan seluryh bawahannya.
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.
🌍🌎🌏 Kayla sudah beberapa kali merubah posisi duduknya karena merasa tidak nyaman bersama pria didalam satu ruangan,ia juga dapat merasakan tatapanyang sedari tadi tertuju padanya.Kaylaberusaha mempercepat penjelasannyakepada tuan Robison agar pertemuan cepat berakhir.
Setelah menghabiskan waktu lebih dari 2jam diruangan tersebut akhirnya yang ia tunggu pun tiba
"Aku sangat kagum dengan cara penjelasanmu terhadap keejasama ini"
Decakkagum mr.Robinson dengan bertepuk tangan. Gadis yang dipuji hanya dapat tersenyum tipis.
"Baru kali ini aku kagum dengan seseorang yang verbeda agama dengan ku"terdengar nada meremehkan dari ucapan tuan Robinson.
Tuan Robinson menuangkan alkohol pada cangkirnya dan menuangkan orange juice pada cangkir Kayla.
"Silahkan diminum dan mari kita bersulang untuk kerjasama kita" ucap tuan Robinson dengan mengangkat cangkirnya keudara lalu meneguknya hingga habis.
Kayla hanya memandangi cangkirnya dengan tatapan ragu Sedangkan tuan Robunsin telah sudah beberapakali meminum alkoholnya.Pria tua itu menatap Kayla yang tidak meminum orange juicenya,dengan kesadaran yang semakin beekurang ua mengangkat cangkir milik kayla dan halitu membuat kayla cukup terkejut.
"Kenapa kau tidak meminumnya?kau takut aku meracunimu dengan memasukkan obat terlarang dalam orange juice ini?"pertanyaan tuan Robinson tepat mengenai Kayla.
Ia memang sangat berhati hati pada setiap kliennya yang memberikan minuman atau makanan
Detik berikutnya tuan Robinson meminum habis orange juice yang berada di cangkir milik Kayla.Namun gadis itu sama sekali tidak melihat perubahan pada tuan Robinson.
"Kau masih mencurigaiku mrs.Kayla?" Tanya tuaan Robinson dengan tertawa kecil lalu kembali menuangkan orange juice pada cangkir Kayla.
'"Kayla tidak terjadi apapun padaku setelah meminumnya.Jadi mari kita bersulang"ucap tuan Robinson dan kembali menuangkan orange juice pada cangkir miliknya dan meminumnya hingga habis stelah bersulang dengan Kayla yang terlihat terpaksa saat melakukannya.
Kayla hanya menempelkan ujung cangkir tersebut pada mulutnya seperti sedang meminumnya.
"Tuan Robinson terimakasih atas orange juicenya, rasanya sangat manis berbeda dengan orange juice lainnya"ucap kayla dengan meletakkan cangkirnya diatas meja bening.Tuan Robinson tersenyum simpul membuat kayla merasakan sesuatu yang aneh
"Maaf tuan Robinson saya harus pulang karena sudah larut malam" kayla segera merapikan file filenya dengan terburu buru fikirannya sudah membayangkan yang tidak ia harapkan.Kayla tidak mendengar jawaban dari tuan Robinson Ia membungkuk rendah pada pada pria yang tengah menatapnya tajam.
Gadis itu melangkah menjauh dengan langkah lebar,tetapi walau ia sudah melangkah lebar jalan keluar dari ruangan itu terasa sangat jauh.
Kayla merasa ada langkah yang mengikutinya dari belakang.Ia tahu betul siapa pemilik langkah itu jika bukan tuan Robinson.Ketika jari jarinya sudah memefang handle pintu dan ingin membukanya,sebuah tangan besar menarik tasbya hingga membuat Kayla tertarik kebelakang dan tersungkur di atas karpet ruangan.
Bola mata Kayla menangkap tuan Robinson yang memandanginya dengan intens seolah olah ia adalah hidangan nikmat yang siap di santap
¡Ay! Esta imagen no sigue nuestras pautas de contenido. Para continuar la publicación, intente quitarla o subir otra.