Part 1

969 67 4
                                        

Yuta baru bangun tidur pada pukul 06:45 KST,Yuta tinggal sendirian di negri ginseng ini orang tuanya telah meninggal saat dia masih duduk disekolah Dasar,dan sekarang setelah Lulus Kuliah Yuta berniat mencari pekerjaan dengan bermodalkan Ijasah yang ia punya.

Yuta tinggal di apartment kecil yang ia beli menggunakan uang warisan yang ia dapatkan dari orang tuanya,kini Yuta tengah membuat sarapan dengan mulut menguap wajar saja karena semalam Yuta bergadang mencari pekerjaan di sosial media,sebenarnya Yuta punya pekerjaan Part Time saat ia masih kuliah dulu tapi gajih nya tak cukup.
jika kalian bertanya Yuta kulian Biaya dari mana? tentu saja jawabannya dari otaknya,yappp Yuta itu cukup cerdas sampai bisa mendapatkan beasiswa di Universitas Favorite di korea selatan.

Hoammm

Mulut dengan bibir tebal berwarna Cherry itu menguap,menandakan bahwa dirinya masih mengantuk.
kini Yuta tengah menikmati sarapannya dengan satu tangan memegang ponsel.

"aku harus keluar tidak ada gunanya mencari pekerjaan di sosial media" ucapnya pada diri sendiri.

akhirnya Yuta memutuskan pergi keluar untuk mencari pekerjaan juga menjernihkan pikirannya.

dan kini pemuda jepang itu tengah berjalan santai di pinggir jalan dan disampingnya ada gedung-gedung tinggi.
Yuta melihat ke sekeliling siapa tau ada lowongan pekerjaan untuknya,tapi nihil tak satu pun ia melihat ada lowongan pekerjaan.

Drrrt Drrrrt

ponsel yuta bergetar menandakan ada yang mengengiriminya pesan.

Yuta melihat isi pesan yang dikirim temannya itu.

JOHNNY
Yuta temui aku di Cafe **** ada yang ingin aku tunjukan padamu.

setelah membaca pesan dari temannya itu Yuta langsung menuju ke tempat dimana Johnny mengajaknya bertemu,Yuta penasaran dengan apa yang akan Johnny tunjukan padanya.

saat sudah sampai di cafe yang Johnny katakan Yuta langsung masuk dan mencari keberadaan Johnny.

Johnny yang melihat Yuta masuk langsung mengangkat tangannya agar Yuta bisa melihatnya.

Yuta pun mengahmpiri Johnny yang sudah duduk di meja samping jendela ditemani coffe favoritenya.

"jadi apa yang mau kau tunjukan"tanya Yuta to the point karena sebenarnya Yuta sudah penasaran.

"santai dong,pesan minum dulu gih"

"langsung aja john"

"oke oke,jadi gini aku mau ngasih tau kau kalo ada lowongan pekerjaan-

"aku mau john mau banget malah" potong Yuta

"bentar dulu Yuta aku belum jelasin apa-apa kau sudah mau-mau aja"

"yakan aku lagi butuh banget john"

"gini ini lokernya buat jadi sekretaris CEO dan ceonya itu gak suka sama kesalahan sedikit pun kemaren dalam seminggu ini dia sudah mecat sekitar 10 pegawai yang jadi sekertaris dia karena dia sedetail itu"

"terus kenapa kau menawarkan loker ini kepadaku?,kau mau aku bernasib sama dengan mereka?" Yuta bertanya dengan mata menajam.

"justru karena aku percaya padamu yuta,kau kan pinter terus orangnya rapih jadi aku kasih loker ini ke kamu" jelas johnny.

Yuta diam sejenak,di satu sisi dia takut jika harus bernasib sama seperti karyawaan yang sudah lebih dulu bekerja disana,tapi di sisi lain dia sangat butuh pekerjaan ini.

"jadi gimana? mau apa nggak kalo gak mau aku kasih yang lain aja" tanya Johnny lagi.

"kau yakin aku bisa John?" Yuta agak ragu dengan pilihannya.

MY WORLDWhere stories live. Discover now