𝘴𝘦𝘭𝘢𝘮𝘢𝘵 𝘱𝘢𝘨𝘪 𝘥𝘶𝘯𝘪𝘢, 𝘴𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘩𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘵𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘢𝘨𝘪 𝘺𝘨 𝘣𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘤𝘦𝘳𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘤𝘦𝘳𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘯𝘺𝘶𝘮𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘪𝘥𝘢.
siapa dia? Maida Tamara, seorang gadis berusia 16 tahun berparas cantik ditambah senyumannya yg dapat meluluhkan siapapun hingga tidak ada seorangpun yg dapat menolak keinginannya.
pagi itu adalah pagi yg spesial untuknya, kenapa? karena dia akan pulang ke negara kelahirannya yaitu Indonesia. Bukan hanya itu, dia juga akan bertemu dengan teman masa kecilnya disana.
08xxxxxxxxxx
ranggaaaaaa
sorry,siapa?
coba tebak siapa..
dari pp nya kyk kenal
hayo siapa hayoo
tudep deh gua kepo ni
ini gw maidaaaa
HAHAHAAH
pangkling kan lo?!
serius lo maida??
buset kinclong amat
dpt no gua dr mana?
lo kapan pulang?
dari mama hehe
woiya dong jelas, gw inceran bule disana
ini gw lagi dibandara
hari ini juga gw bakal pulang
cepetan jangan lemot
gua kangen *pesan ini dihapus
lo pikir gw naik roket?!!
sabar dong gembel
alhamdulillah maida melakukan penerbangan dengan lancar, waktu menunjukkan pukul 11.45 maida terlalu takut untuk naik taxi semalam ini, ia berpikir keras apa yg harus ia lakukan, karena tdk mungkin ia menelepon kakaknya jika ia ada di bandara sekarang. Yang ada rencana untuk memberi kejutan ke kakaknya akan gagal.
" duhh apa gw nunggu pagi dulu baru pulang? tapi kelamaan gasi? plss tolong dong otak lo kerja dikit bantuin gw mikir" ucap maida berbicara sendiri sembari mengetuk ngetuk kepalanya dengan pelan.
tak lama muncul ide cerdik dari kepala maida
"ahhh!! iyaa!! rangga, gw harus telpon rangga.." maida mengeluarkan ponselnya dan bergegas menelepon rangga. Namun itu tidak mudah, sudah 2 kali telponnya tidak dijawab. Hampir saja maida menyerah, namun saat kali ke 3 akhirnya muncul jawaban dari seorang pria bersuara keserak serakan
"ha? kenapa? udh sampe mana?" ucap rangga memulai pembicaraan dengan lemas dengan keadaan mata masih tertutup.
"gw udh sampe bandara, lo bisa jemput gw ga ngga? gw takut naik taxi malem2 gini" dengan nada cemas maida lontarkan sehingga rangga yg mendengar suaranya tak tega membiarkan maida semalaman di bandara.
" yauda gua jemput sekarang, gua ngebut tenang aja" jawab rangga sembari bangun dari tidurnya dan mematikan telpon.
bergegas mengganti pakaiannya dan tanpa seijin orang tuanya, rangga langsung pergi untuk menjemput maida karena khawatir akan terjadi apa apa jika ia tidak cepat.
sesampainya di bandara rangga sudah bisa melihat maida yg sedang duduk dikelilingi barang2 bawaanya. 𝗧𝗜𝗡 𝗧𝗜𝗡𝗡𝗡 !!
maida yg sedang duduk kelelahan pun terkejut dengan suara klakson mobil yg ada di depannya, rangga membuka kaca mobilnya sembari tertawa menertawakan reaksi maida.
" apa apaan sih lo? kalo gw jantungan gimana? 4 tahun gw tinggal ga berubah ternyata masih rese aja " ucap maida dengan nada marah dan kesal.
" HAHAHAHA maaf nyonya maida, sini masuk keburu makin malem" rangga mengalihkan percakapannya agar maida tidak banyak mengeluarkan tenaga untuk memarahinya. Rangga turun dan membantu maida memasukan koper2 ke bagasi mobil.
ŞİMDİ OKUDUĞUN
lentera malam
Romantizmsepasang sahabat kecil yg statusnya tidak diyakini sebagai sahabat, karena terselip rasa cinta yg muncul semenjak merek bertemu kembali
