"Kalian kenal gak sama Gulf Kanawut anak 11 IPA A?"
"Si kutu buku itu?"
Off, laki-laki dengan mata sipit itu mengangguk kan kepalanya. Ia menyeruput es teh milik nya kemudian lanjut berbicara "Gue denger-denger dia paling susah di deketin, so....gue mau ngadain taruhan. Ada yang mau ikut?"
Bright menoleh kearah Off "Kalo berhasil, jaminan nya apa?"
"Si Jon...motor kesayangan gue"
"Beneran lu?"
"Aelah beneran lah, mau gak nih?"
"Boleh deh boleh" Tay ikut menimpali, laki-laki dengan kulit tan itu tampak bersemangat.
Ketika semuanya sudah mengangguk sepakat, termasuk Singto....si kalem diam-diam juga biang onar. Mereka menoleh kearah sosok tinggi dengan kulit putih yang sedari tadi hanya diam tampak tak tertarik dengan apa yang mereka bicarakan.
"Mew....gimana?"
Merasa namanya di sebut, Mew mengalihkan perhatian nya dari benda pipih yang ada di genggaman nya "Boleh...." Satu kata yang keluar dari mulutnya membuat yang lain menganga tak percaya. Tumben sekali anak itu mau di ajak taruhan?
"Oke sekarang deal nih ya, taruhan nya bakal kita laksanakan pas acara ulang tahun sekolah. Gimana?"
"Dari tadi lu belum kasi tau kita tantangan nya apa?"
"Ohh iya ya, jadi....."
__
Suara dentuman musik serta ricuh dari dalam ruangan itu tak membuat fokusnya pada sebuah buku tebal yang ada di hadapannya teralihkan. Sejujurnya ia benci dengan keramaian. Jika saja Luke sahabat nya tak memaksanya dan merengek ia tak akan sudi menginjakkan kakinya di tempat berisik yang membuatnya begitu muak dan ingin cepat-cepat pulang.
Kasur serta bantal di kamar nya lebih menarik dan nyaman.
"Gulf...bisa gak sih lu sehari aja lepas dari buku" Luke mendudukkan diri nya di samping Gulf, pria dengan paras manis serta tampan itu.
Gulf menoleh kearah Luke sekilas kemudian fokus lagi dengan buku yang ia baca.
Luke berdecak kesal, mendorong segelas minuman dengan warna agak kekuningan itu dan menawarkan nya pada Gulf.
"Mau Gulf?"
"Makasih Luke, tapi Gulf gak minum"
Luke mengangguk kan kepalanya memaklumi. Gulf itu selalu mengutamakan kesehatan nya, pria manis yang menjabat sebagai sahabat nya sejak ia menginjakkan kaki di SMA ini adalah penggila bersih. Hampir 2 tahun mereka bersama, Luke sudah mengetahui luar dalam Gulf meski tak semuanya.
Anak ini sedikit tertutup, cenderung menyimpan semua nya sendiri.
Di sisi lain, mata itu terus menatap kearah Gulf seolah-olah ingin menelanjangi nya. Tatapannya menyorot tajam dengan tangannya yang tak henti-hentinya menuang minuman beralkohol itu pada gelas nya kemudian meneguknya hingga tandas.
"Jadi.....siapa nih yang mau mulai duluan?" Off membuka suara setelah memberi waktu untuk teman-teman nya itu mempersiapkan diri.
Kemudian Mew nyeletuk "Gak sulit....lu semua mending mundur aja. Gue yang bakal dapetin dia"
Tay menoleh dengan wajah terkejut nya "Buset ngegas amat Pak"
Mew menoleh dengan wajahnya yang sudah memerah akibat alkohol, kemudian menyeringai.
ESTÁS LEYENDO
I'm Pregnant || MewGulf
FanfictionPulang nya Gulf dari pesta perayaan ulang tahun sekolah membuat dunia nya berubah seketika. Bxb - MewGulf - Mpreg - HOMOPHOBIC hope not to drop by!!
