01W

8 2 0
                                        

Di SMA Mentari sedang Berlangsungnya kegiatan mos terakhir untuk memasuki sekolah menengah pertama hampir selesai dan sinar matahari yang begitu terik menandakan hari sudah semakin siang, sinarnya menyorot tepat di atas kepala seorang siswi yang berhidung mancung, manik mata yang indah dan berkulit putih itu membuat wajahnya menjadi merah padam.

"Halo selamat siang semua"

"Siang kak" Jawab seluruh siswa dengan serempak

"saya sebagai wakil ketua osis di SMA Mentari mengucapkan terimakasih atas partisipasi teman² semua mengikuti kegiatan mos ini, kami seluruh anak osis meminta maaf jika sikap kami Ada yang kurang berkenan di hati teman² semua sekian dan terimakasih boleh kembali ke rumah masing- masing"

Siswa siswi yang mengikuti mos pun kegirangan dan bersiap siap untuk pulang ke rumah begitu juga dengan memei.

~~~

"Assalamu'alaikum " Ucap meisya ketika memasuki rumah dengan wajah yang kusut

"Wa'alaikumussalam, kenapa mukanya kusut gitu?mei "
Tanya bunda yang penasaran

"Gapapa bund , mei ke atas dulu ya bund mau mandi bauk Keringatan soalnya hehe"

Meisya malas mengatakan kepada bunda tentang kejadian di sekolah jangan mengatakan mengingatnya saja sudah membuat mood nya jelek.

~~~
Kriiiingg.... Kriinggg...
Alarm di kamar meisya kembali berbunyi 5 menit setelahnya.

"Berisik banget sih masih jam segini jug.. Hah mati deh bakal telat"
Jam menunjukkan pukul 6:45 yan artinya 15 menit lagi bel sekolah akan berbunyi.

Tak butuh waktu lama meisya bersiap² dan bergegas pergi ke sekolah

"Bik inah bunda kemana?? Kok ga bangunin memei?? "

"Aduh non tadi ibuk sudah bangunin non mei bolak balik tapi non mei ga bangun juga jadi bunda udh ke kantor non takut telat katanya "

"Astaga kebo banget gw, yaudah bik memei berangkat ya bii assalamu'alaikum"

Gara gara gw mikirin ketua osis yang songong itu tadi malem jadi kesiangan kan gw

Gerutunya dalam hati..

"Wa'alaikumussalam non hati² ya, jangan lupa srapan di kantin ya non"
Teriak bik inah ketika meisya hendak berangkat"

~~~
"Makasih ya pak mudi mei turun dulu udh telat"

"Hati hati non mei belajar yang rajin"

Meisya berjalan dengan tergesa gesah menuju pintu gerbang sekolah, karena jarak gerbang sekolah skitar 5 meter dari tempat penurunan siswa biar sehat katanya kalau pagi² jalan kaki.

Hanya tersisa waktu 5 menit sebelum gerbang sekolah di tutup dan...

"Huft.... Hampir aja gw telat waktu tersisa 1 menit lagi"

"Khem.. Jadi murid baru aja udh berani TERLAMBAT salut gw sama anak baru sekarang gampang banget ngelanggar Peraturan"

Ucap seseorang yang berjalan berpapasan dengan memei sambil Menyindir dan menekankan kata
" TERLAMBAT "

Namun meisya tak menggubrisnya lebih baik ia masuk ke kls sebelum guru lebih dahulu berada di sana.

~~~
Di kelas
Sampai di kls 3 orang siswi mendatangi meja meisya

"Halo meisya kenalin gw Arin katrina, panggil arin aja temanan yuuk tenang gw gak makan orang kok"

"Haloo gw salsa"

"Dan gw yang cantik jelita cetar membahana bagaikan petir halilintar gunung meletus, angin topan, di tambah pedasnya cibiran tetangga kenalin gw alea putri"

Meisya sedikit tersentak karena kaget mendengar suara teman²nya yang sedikit excited untuk bekenalan

"Ehh.. Iya btw kalian tau nama gw dari mana? "

"Dari bet nama lu mei, lemot juga lu"

Tak lama setelah berkenalan meisya duduk dengan cetar mebahana yaitu alea dann arin dengan salsa.
Kemudian guru pun masuk dan mereka mulai belajar samapai jam istirahat berbunyi.

Krriiiiiiinggggg.......

"Kantin yok gaes laper banget gw abis belajar"

"Sabar napa lu ale ale minuman seribuan"

"Kampret lu masa cakep kaya gue minuman seribuan"

Salsa dan meisya hanya tertawa melihatnya dan mereka pergi ke kantin

"Kalian mau mesen apa? "Kali ini meisya yang bersuara

" Gw bakso kosong aja deh lu apa rin sa?"

"Gw nasgor aja deh minumnya jus jeruk klk lu sa? "

"Gw samain aja deh kaya lu rin bingung gw"

Meisya pergi memesan dengan arin, dan ketika makanan selesai hendak berbalik meisya kembali berpapasan dengan seseorang yang tadi menyindirnya tadi pagi, kali ini. Lelaki itu dengan segerombolan teman² nya.

Lelaki itu hanya menatap meisya dengan lekat dan melewatinya tanpa kata² pedas yang keluar dari mulut cowo itu.

"Makan datang" Ucap arin

Mereka ber empat pun mulai menyantap makanan masing masing. Dan ale memulai bercakapan

"Gaes liat deh temen² ketua osis kiya cakep cakep banget ya ampunn omaygat omaygat " Ucap alea sambil tangan menunjuk

Dan mereka sontak melihat ke arah yang di tunjuk alea.

"Eeeh iyaa cakep cakep buset dah tambah dah ni list gebetan gw" Ucap arin

"Gila lo gebetan pake list, tapi emang pada cakep cakep buanget dah" Ucap salsa

Mereka masing masing menyebutkan reaksi pemandangan ciptaan tuhan yang indah kecuali meisya

Dia hanya terdiam dan malas bersuara ketika dia mengenal salah satu di antara mereka no no bukan mengenal tapi terpaksa mengenal

"Mei diem bae lu, gak bisa ngomong ya lu karena pada cakep cakep" Ucap salsa

"Ga justru gw males liat salah satu di antara mereka "

"Seriusan lo perasaan pada cakep²dah "

Sementara di sebrang sana gerombolan laki² tersebut kembali melihat ke arah meja meisya dkk makan.

Dan salh satu di antara mereka menghampiri meja meisya lebih tepatnya menghampiri meisya seorang



Halo semua segitu dulu yaa makasih, maaf ngebosenin heheee...
Babah see you 👋🏻

















We? [On Going]Historias para obsesionarse. Descúbrelo ahora