Never click suspicious links
Reminder: Wattpad will never ask for passwords, payment information, or other sensitive account security details.

satu

252 17 3
                                        

"Nau, udah mau pulang?"

Naura – gadis yang dipanggil membalikkan badannya. Ada Gama yang sedang menyenderkan tubuhnya ke pintu, lengkap dengan setelan jas hitam yang di khususkan untuk hari special ini.

Lantas Naura mengangguk padanya.

"Iya nih" Cowok itu mengangguk kemudian berjalan keluar dari ruangan tempat Naura berada. Belum jauh dia melangkah, Gama kemudian berbalik dan berjalan mendekati Naura.

"Capek, Nau?" ujarnya saat menangkap Naura yang tengah membereskan perlengkapannya sambil sesekali mengusap keringat nya.

"Capek dikit, ngantuk sih gue"

"Makan dulu sebelum pulang"

"Iya santai kaya sama siapa aja lo"

Gama mengangguk - angguk. Naura adalah sahabat lamanya. Walaupun mereka berada di sekolah yang berbeda, tapi karena dulunya rumah mereka berdekatan maka Gama dan Naura sudah seperti dua orang yang tidak dapat dipisahkan.

Sekarang Naura berada di acara resepsi pernikahan kakak kandung Gama. Naura merias Maudy – kakak Gama, di hari spesial nya. Gadis itu memang cukup lama dan cukup handal dalam bidang make up artist ini. Maka dari itu Gama dan Maudy memberikan kepercayaan penuh kepadanya.

Dan hasilnya hari ini, sesuai ekspetasi. Hasil tangan Naura tidak pernah mengecewakan.

"Gue kedepan ya, Nau. Kalau mau pulang telfon gue, biar gue anter"

"Gausah gue naik grab aja. Acara kakak lo anjir masa mau lari"

"Gampang lah bentar doang"

"Ngga ngga, gue balik sendiri aja"

Maka Gama hanya menurut, karena berdebat dengan Naura tidak akan ada habisnya.

"Mau ketemu kak Maudy dulu?"

"Nanti gue kesini lagi, ganti baju dulu lah kaya babu gini gue" Gama hanya tertawa. Padahal tidak ada yang salah dari pakaian Naura. Hanya saja terpancar jelas di wajah gadis itu bahwa dirinya sedang lelah.

"Yaudah hati - hati, Nau"

"Sip sip, duluaan ya Gam"


🤍

Tepat pukul 7 malam ini, Naura menepati janji nya untuk hadir ke pernikahan Maudy. Walaupun sebenarnya sejak tadi Naura sudah mendukung acaranya lewat riasan yang dia poleskan ke wajah Maudy, tapi kehadiran Naura tetap dinantikan oleh Maudy dan tentunya Gama.

Lengkap dengan dress putih selutut dan rambut yang diikat setengah, Naura sudah sampai ke tempat acaranya. Naura tidak sendirian malam ini karena dia ditemani oleh Vano – kakak kandungnya yang hanya berjarak 3 tahun dengannya dan juga Kelvin – adiknya yang baru berumur 12 tahun.

Vano malam ini terlihat tampan dengan setelan jas berwarna hitam dan tidak lupa jam tangan yang selalu menempel di tangan kiri nya. Sedangkan Kelvin malam ini hanya memakai kemeja putih saja, dia menolak memakai jas dengan alasan 'gamau kembaran sama abang'.

Kedatangan mereka disambut oleh Gama yang langsung melebarkan tangannya saat Kelvin memanggil namanya.

"Apaan si peluk - peluk"

Gama hanya tertawa. Kelvin yang didepannya sudah beranjak remaja dan mulai menolak untuk dipeluk.

"Eyy sombong banget" Kelvin hanya mengeluarkan lidah nya untuk mengejek Gama.

"Bang, kata kak Nau makanan disini enak - enak. Minta dong"

"Tinggal ambil juga"

"Temenin atuh ga berani" Maka Gama hanya bisa menuruti kehendak Kelvin.

You've reached the end of published parts.

⏰ Last updated: Feb 12, 2022 ⏰

Add this story to your Library to get notified about new parts!

losing usStories to obsess over. Discover now