INTRO

1K 35 0
                                        


Tittle: กับ ดัก พระจันร์

INTRODUCTION

Perasaan seperti apa yang mampu menyebabkan seseorang bunuh diri ?

Kau takkan pernah tahu... Karena aku akan membunuhmu dengan tanganku sendiri

"Kita memiliki dua kotak kondom. Ada tiga per kotaknya. Kita sudah menggunakannya empat"

"Kita menggunakannya sebanyak itu?"

"Sebenarnya, hanya tiga,. Tapi di ronde pertama, satu sobek. Jadi aku menghitungnya empat. Karena aku menghitungnya, saat kugunakan tanganku. Apa? Oh Tuhan, kamu pikir aku sedang becanda?"

"Maksudku jumlah yang digunakan, bukan angka yang tidak terhitung"

"Oh oke, jangan membuat wajah, heyyy..."

"Yang benar saja."

"Oke, apakah ini memengaruhi pertanyaan yang kita tanyakan?"

""Tes dilakukan di sini sepertinya tidak begitu meningkatkan ikatan interpersonal."
Jawab sepasang mata yang menatap dua daftar pertanyaan yang sudah diisi masing masing.

"Ini menunjukan bahwa orang orang dapat memiliki hubungan fisik, sex, tanpa harus memiliki keterikatan yang mengelilingi mereka, memahami suasananya, percakapan atau sesuatu yang lain yang dapat mempengaruhi menjadi benar, tapi nilai kepuasannya berada pada interaksi fisik yang lebih dan lebih lagi." Dia membaca jawabannya dan menambahkan, "Aku mendapatkan jawabanku, bagaimana denganmu?"

"Aku bisa bercinta dengan lelaki manapun tanpa perasaan buruk apapun. Oke, kupikir ini jawaban untuk pertanyaannya."

"Akhir dari kesepakatan"

"Oh, kau akan kembali"

"Yaa"

"Tunggu sebentar, biarkan aku membantumu bangun"

Lelaki kekar itu berdiri, tetap telanjang, mengulurkan tangannya untuk membantu lelaki kurus lainnya yang akan beranjak dari lantai dingin diruangan yang hanya beralas kasur tua.

Lelaki yang berkulit pucat itu menggunakan bahu lebarnya untuk membantu dan mendudukannya pada kursi agar bisa memakaikan bajunya. Dia juga sepenuhnya telanjang dan merasa sedikit memalukan, meskipun mereka sudah menjalin hubungan.

Lelaki kurus itu memindahkan kakinya untuk memakai celananya, tetapi dia merasakan sangat kesakitan hingga dia membuka mulutnya untuk bernafas dan akhirnya meminta bantuan.

"Kemari dan bantu aku memakai celanaku"

Sosok kekar lainnya sudah selesai memakai celananya, dan berlutut didepan lelaki putih itu dan membantunya memakaikan boxer dan kemudian jeansnya.

"Mengapa kulitmu sangat tipis?" Tanya lelaki yang berkulit lebih tipis.

Lelaki kurus yang bertanya, melihat lelaki dihadapannya, dan jejak ditangannya, bekas gigitan olehnya dan ciuman yang tertinggal dikulitnya dan menggelengkan kepalanya sesuai dengan yang sedang dipikirkannya "aku tidak melakukannya sedrastis ini. Tapi aku benar benar meninggalkan bekas diseluruh kulit tubuhnya"

"Kamu punya kulit sangat tipis" kata lelaki kurus itu.

"Aku pasrah, punggungku juga sakit sekali, disana pasti ada bekas cakaran juga." Kata lelaki kekar, kemudian dia berbalik memperlihatkan punggungnya dan cakaran punggungnya, bekas dari perbuatan orang didepannya.

"Hanya punggungmu yang sakit, dilarang mengeluh, ya! Pantatku juga sakit dan aku tidak mengatakan apapun tuh."

"Maafkan aku, maaf." Lelaki kekar yang lukanya sedikit itu meminta maaf dan menambahkan, "pakai bajumu, sudah larut malam"

"Uhmm"

"Aku akan mengatakan selamat tinggal untuk stick lamp ini untuk sementara." Ucap lelaki kekar itu.

Mereka berdua sama sama tertawa, karena saat mereka melakukan eksperimennya, yaitu pergaulan sex bebas di lingkungan sekitar. Ini sudah malam, dan tak ada satupun yang akan melihat. Tak ada yang tahu tempat ini jika mereka tidak memiliki alat cukup penerangan, jadi mereka membeli stick lamp murah atau paling tidak lampu bohlam yang memiliki cahaya remang remang. Ditambah lagi, fakta antara kotak penyimpanan tua yang terhubung. Pengaturannya tidak mengurangi rasa emosional tempat ini sedikitpun.

Loteng tempat ini pun bagus karena disini memiliki jendela kaca yang dapat menampakkan secara jelas cahaya bulan purnama, membuatnya mungkin untuk ruangan berbentuk segitiga samakaki menjadi tempat bercinta dibawah sinar bulan seperti di film Prancis.

Dimana mereka menyatukan keringat miliknya dengan keringat pasangannya, mereka menyatukan kulit dengan kulit.

Sebuah hubungan yang kasar bahkan yang diam diam, tidak akan ada yang menangkap mereka. Benar benar menyenangkan.

"Apa kau ingin memakai itu dirumahmu?" Tanya lelaki bertubuh kurus.

"Rumahku memakai lampu yang berpijar terang"

"Berat"

Mereka berdua turun dari gedung yang benar benar gelap tanpa meraba raba, tanpa menyentuh apapun karena mereka berpikir tidak ada yang akan terjadi. Mereka hanya membuktikan kecurigaan mereka bersama. Meski kata *TEMAN* tetap tidak diperhitungkan.

"Lalu sisa kondomnya bagaimana?" Tanya si lelaki kekar.

"Simpan saja, aku tidak akan menggunakannya pada seseorang, atau secepatnya."

"Ini masih tersisa dua bungkus, kau mau menyimpannya satu sebagai souvenir?"

21.47 wib

MOON TRAP [Unofficial] (BAHASA INDONESIA)Stories to obsess over. Discover now