1

2.9K 174 5
                                        

"Happy Reading"

Pemuda bersurai hitam itu sedang berjalan kearah Lift dirumah besarnya.
Ia menekan tombol lift yang akan membawanya kelantai bawah, Perutnya sudah berbunyi sedari tadi.
Ia lapar sungguh, tapi siapa suruh lebih fokus mengerjakan skripsi nya?

Saat pintu lift itu terbuka, pemuda itu lantas keluar dari sana dengan cara jalan bak orang sombong.
Para maid semuanya membungkuk ketika pemuda itu menginjakkan kakinya dilantai dapur.

"Siapkan Sandwich untukku"
Ucapnya tegas, lalu para maid pun mengangguk dan membungkuk hormat pada tuan mudanya. Mereka lantas segera membuatkan tuannya Sandwich tanpa banyak berpikir lagi.

Pemuda bersurai hitam itu segera mendudukkan dirinya disalah satu kursi meja makan, sembari menunggu sandwich nya siap, ia pun memainkan benda pipihnya.
Hingga tak lama kemudian........Pemuda lain datang dari arah samping, pemuda bersurai Silver itu melingkarkan kedua tangannya dileher pemuda bersurai hitam.

"Hooh? Yeonjun Hyung? Kau baru pulang?"
Tanya pemuda bersurai hitam itu, ia menaruh benda pipihnya diatas meja.
Sedangkan pemuda yang diketahui namanya Yeonjun itu pun beralih duduk disebelah pemuda bersurai hitam itu.

"Nee. Lagi pula sudah ada ayah di perusahaan, jadi aku pulang saja. Mumpung semua pekerjaan ku sudah selesai"
Ucap Yeonjun yang diangguki oleh pemuda didepannya.

Hening. Keduanya sebenarnya tidak ada topik untuk dibicarakan, hingga Sandwich pemuda bersurai hitam itu datang.
"Ini Tuan Muda. Apakah Tuan muda juga ingin dibuatkan?"
Tanya maid itu diakhir kalimat pada Yeonjun.

Yang ditanya menggeleng.
"Tidak usah, aku akan meminta yang ini saja"
Ucapnya enteng sekali, pemuda bersurai hitam itu mengendus kesal.

Yeonjun terkekeh lalu menyuruh maid barusan untuk pergi dari kalangan dapur.
Setelah semua maid pergi dari sana, Yeonjun pun berdeham.
"Soobin-ah berbagilah padaku"
Ucap Yeonjun, sedangkan Pemuda bernama Soobin itu mengerutkan keningnya kesal.

"Hyung kau bisa menyuruh mereka membuatkan nya untukmu, tapi jangan harap aku akan membaginya padamu!"
Ucap Soobin tegas, ia lantas membawa Sandwich itu lari kearah kamarnya.
Sedangkan Yeonjun?? Ia mengendus kesal lalu menyusul Soobin yang sudah ada didalam lift.

Pintu lift akan tertutup rapat jika saja tangan kekar Yeonjun tak menahannya.
Pemuda bernama Yeonjun itu segera melangkahkan kakinya memasuki lift itu.
Saat lift sudah tertutup, Yeonjun memojokkan Soobin dipojokan lift.

"Bagi itu padaku Soobin-shii"
Paksa Yeonjun dengan suara beratnya, Soobin sebenarnya takut akan aura yang muncul pada Yeonjun.
Tetapi sebisa mungkin ia menahan ketakutannya.

"Yak! Ini punyaku! Lagi pula aku lapar tau!"
Yeonjun merotasikan matanya jengah, lantas ia mendekatkan wajahnya kearah wajah Soobin.

Soobin menutup rapat matanya, hingga sandwich yang ada di mulutnya bergerak.
Reflek ia membuka matanya, dan lihat! Lihatlah!!
Yeonjun memotong sandwich yang ada di mulut Soobin dengan bibirnya!

Yeonjun terkekeh ketika melihat ekspresi wajah Soobin yang benar-benar terlihat kesal padanya.
"Hyung! Kau mengambil banyak bagian dari Sandwich ku! Bagaimanapun caranya! Kau harus membuatkannya untukku!"
Bentak Soobin, Yeonjun mengunyah sandwich nya lalu ia tertawa.

Soobin mengendus kesal, lalu ia memencet tombol lift supaya membawa mereka turun lagi.
Baiklah ini saatnya Yeonjun menjadi babu Soobin, karena sudah tak tau malunya mengambil bagian dari sandwich nya.

[✓] Step Brother •YeonBinHistorias para obsesionarse. Descúbrelo ahora