Pertemuan kita berbeda dari yang lain. Nothing like use
_Rayyan alvares falderic_
Happy reading
Tampak seorang pria yang mengenakan pakaian serba hitam membawa seorang bayi bersamanya. Sampai disebuah gang sempit, ia meletakkan bayi itu kedalam sebuah kardus mie berukuran sedang. Setelah itu pria itu pergi dari sana tanpa mempedulikan nasib bayi itu setelah ia tinggalkan.
Tak lama setelah pria itu pergi dari gang itu. Seorang bocah laki-laki berusia sekitar 5 tahun datang sambil berlari dengan lengan yang tampak terluka. Ia langsung bersembunyi di gang kecil itu. Setelah ia rasa aman bocah itu bernapas lega.
"huh. Untung aja mereka rada bego"gumamnya sembari menyenderkan punggungnya. lalu memejamkan matanya.
Kantuk mulai menyerang, baru saja ia akan terlelap. Ia harus kembali membuka matanya
Saat suara tangisan bayi memenuhi runggunya dari arah sebelahnya.
Awalnya ia memilih acuh. tapi entah kenapa ia malah penasaran dengan bayi yang ada didalam kotak itu.
"heh!! Diem aku mau tidur bentar nih! Berisik banget!! "bentaknya pada bayi didalam kardus itu. seketika bayi itu terdiam.
Bocah laki-laki itu menoleh untuk melihat bayi yang terdiam karena bentakannya tadi. Entah kenapa saat matanya bertatapan dengan mata bayi itu ia jadi terpaku. Seakan terhipnotis oleh netra sehitam jelaga milik bayi itu, bocah itu mengangkat bayi itu dan membawanya pulang ke mansion miliknya.
"bi nara!! "teriak bocah itu saat baru saja memasuki mansionnya.
"ada apa tuan muda? " seorang wanita berusia sekitar tiga puluhan bertanya pada bocah laki-laki itu.
"bersihin bayi ini dan beri dia susu. Setelah itu antar dia kekamar saya "
Setelah mengatakan itu, bocah itu langsung menaiki tangga menuju kamarnya.
Sampainya dikamarnya bocah itu langsung saja bergegas membersihkan diri. Setelah selesai mandi dan mengenakan piyama tidurnya. Bocah itu keluar dari kamar mandi.
Bocah itu menaiki kasurnya dan menghampiri bayi yang dibawanya tadi. Bocah itu menatap lekat wajah imut bayi itu tanpa berkedip. Entah mengapa ia jadi terpesona saat melihat bayi kecil itu. Tanpa sadar wajahnya yang biasa datar itu mengulas senyum tipis.
"karena kamu cewek. kakak kasih nama kamu azela fransyana arazia falderic"
"cepat besar sayang"ujarnya dan mengecup pipi gembul bayi itu.
~~~~~~~~~~~
ARN.
A queen
YOU ARE READING
RAZEL
RandomBagaimana jadinya jika seorang bocah yang baru berusia 5 tahun menemukan seorang bayi perempuan saat bersembunyi dari komplotan musuhnya disebuah gang kecil. Memang bocah itu bukan sembarangan bocah. Bocah itu merupakan anak dari keluarga mafia yan...
